Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » MOROTAI: PULAU YANG TERLUPAKAN MENJADI PUSAT GEOPOLITIK ASIA PASIFIK

MOROTAI: PULAU YANG TERLUPAKAN MENJADI PUSAT GEOPOLITIK ASIA PASIFIK

  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Pulau Morotai, yang terletak di Kepulauan Maluku Utara, Indonesia, dulunya hanya dikenal dalam konteks sejarah Perang Dunia II sebagai tempat bertempur bagi pasukan Sekutu dan Jepang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Morotai mulai menarik perhatian dunia. Dari pulau yang terlupakan, kini ia bertransformasi menjadi pusat geopolitik yang semakin relevan, terutama di kawasan Asia Pasifik. Dengan lokasi strategisnya yang menghubungkan beberapa negara besar di kawasan ini, Morotai kini dilihat sebagai kunci penting dalam lanskap geopolitik dan keamanan global. Keberadaan Morotai sebagai jalur strategis ALKI 3, salah satu dari tiga alur laut kepulauan Indonesia yang vital menambah nilai geostrategisnya. Namun, bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan potensi ini tanpa terjebak dalam ketegangan yang lebih besar? Apakah Morotai benar-benar siap untuk menjalankan peran besar ini!.

Sejarah Morotai sebagai Pulau yang Terlupakan

Morotai memiliki sejarah panjang yang kurang mendapat perhatian setelah Perang Dunia II. Selama perang, pulau ini berfungsi sebagai pangkalan militer yang vital bagi Sekutu dalam upayanya melawan Jepang di kawasan Pasifik. Morotai menjadi tempat strategis karena letaknya yang dekat dengan Filipina, Papua Nugini, dan Australia. Namun, setelah perang berakhir, pulau ini kembali sepi, dengan infrastruktur terbatas dan minim perhatian dari pemerintah Indonesia. Keberadaannya sebagai pulau kecil yang jauh dari pusat perhatian menjadikannya terlupakan dalam konteks pembangunan nasional.

Namun, Morotai kini mulai menyadari peran barunya. Seiring dengan ketegangan yang meningkat di Laut China Selatan, pulau ini kini diakui sebagai titik penting dalam peta geopolitik dunia, Dewi(2021). Morotai kini semakin relevan sebagai jalur pelayaran internasional yang tak hanya penting untuk pertahanan tetapi juga untuk geoekonomi Indonesia, karena peran vitalnya dalam rantai distribusi perdagangan global.

Munculnya Morotai Sebagai Pusat Geopolitik

Akhir-akhir ini, Morotai telah menjadi sorotan karena peranannya yang semakin penting dalam geopolitik Asia Pasifik. Lokasinya yang strategis membuat pulau ini menjadi pusat perhatian negara-negara besar yang melihatnya sebagai titik krusial dalam menjaga stabilitas kawasan. Morotai kini bukan hanya dianggap sebagai tempat untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga memiliki nilai tinggi sebagai pusat logistik dan militer. Dalam skema geomaritim, Morotai terletak pada posisi yang sangat menguntungkan karena berada di jalur ALKI 3 yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Laut Indonesia, membuka peluang besar untuk Indonesia sebagai pengendali jalur pelayaran internasional yang vital.

Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi transformasi Morotai adalah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan, yang memengaruhi negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Australia. Keberadaan Morotai di jalur ALKI 3 menjadikannya sangat strategis, bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk kelancaran arus perdagangan yang menghubungkan berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. 

Pertahanan dan Keamanan

Morotai menjadi semakin penting dalam konteks pertahanan dan keamanan. Sebagai pulau yang terletak di perbatasan wilayah Indonesia, Morotai memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga integritas wilayah Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Pembangunan fasilitas militer di Morotai semakin intensif, dengan tujuan untuk memperkuat pertahanan Indonesia di kawasan yang penuh ketegangan ini. Dalam skema geomaritim, pulau ini menjadi ujung tombak yang mengawasi jalur pelayaran internasional, yang semakin banyak dilalui oleh kapal-kapal perang dan kapal dagang dari negara besar.

Namun, dengan meningkatnya perhatian terhadap Morotai, ada tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia. Pembangunan yang cepat harus disertai dengan kesiapan dalam hal sumber daya manusia dan teknologi pertahanan. Infrastruktur yang memadai untuk mendukung kemampuan pertahanan di pulau ini harus disiapkan secara matang, Sembiring, (2022). Morotai bukan hanya menjadi tempat yang vital untuk kepentingan militer, tetapi juga harus dikelola dengan bijak agar tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat lokal yang ada di sekitar pulau ini. 

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Wilayah Maluku Utara (PW GP Ansor Malut) terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini terlihat dalam audiensi resmi PW GP Ansor Malut bersama Komando Resor Militer (Korem) 152/Babullah yang digelar menjelang dua agenda penting organisasi pada 9 Agustus 2025 […]

  • Panitia Pelaksana Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kota Tidore Kepulauan

    Panitia Konfercab NU Kota Tidore Kepulauan Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Tidore (BALENGKO) – Panitia Pelaksana Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan memastikan seluruh rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) akan diselenggarakan pada 20 Desember 2025 dan siap berjalan dengan lancar. Kepastian ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Konferensi Cabang, Jafar Noh Idrus, saat ditemui pada rapat persiapan panitia di Tugulufa, Jumat (21/11/2025). Sebagai Panitia Pelaksana Konferensi […]

  • Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Makassar, (balengkospace.com), 11 Mei 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe menghadiri pelepasan jamaah haji Kloter 15 asal Maluku Utara di Aula Mina, Embarkasi Haji Makassar, Minggu (11/5). Kloter ini dijadwalkan terbang menuju Madinah, dengan total 393 jamaah yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara diantaranya berasal dari Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, […]

  • Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur dengan lomba 17 Agustus warga

    Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 344
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Makassar Timur, 14 Agustus 2025 — Pemuda Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar berbagai lomba 17 Agustus untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Warga dari berbagai RT ikut hadir dan berpartisipasi, menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan. Koordinator Lapangan KKN, Febrianti Sangaji, menyampaikan bahwa panitia mempersiapkan kegiatan dengan […]

  • Suasana penyuluhan bahaya narkoba di Balai Desa Karangmanggis bersama mahasiswa KKN dan BNN Kendal

    Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata dan BNN Kendal Edukasi Generasi Muda di Desa Karangmanggis

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 494
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Karangmanggis, Kendal Kamis (14/8/25)– Pemerintah Desa Karangmanggis bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 4 Universitas Alma Ata Yogyakarta dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal menggelar penyuluhan bahaya narkoba. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Karangmanggis dan menghadirkan Kepala Desa, perangkat desa, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BabinKamtibmas), […]

  • DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    • calendar_month Ming, 6 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Implementasi reformasi kebijakan dalam pengalokasian Dana Alokasi Umum (DAU) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang kemudian membagi DAU ini menjadi DAU yang berjenis kelamin Block Grant dan DAU yang berjenis kelamin Specific Grant. Pemerintah Pusat melakukan reformasi kebijakan pengalokasian Dana Alokasi Umum tersebut […]

expand_less