Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Pemecahan Urusan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Solusi atau Tantangan Baru?

Pemecahan Urusan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Solusi atau Tantangan Baru?

  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dahulu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi—hingga ke tingkat pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi—dibentuk dengan tujuan menyinergikan kebijakan dan program terkait ketenagakerjaan serta transmigrasi. Harapannya, kebijakan tersebut mampu menciptakan keterkaitan yang erat antara penyediaan lapangan kerja dan penempatan tenaga kerja, termasuk bagi transmigran, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia, pembangunan, dan pengembangan wilayah.

Namun, dalam praktiknya, realisasi di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan tujuan awal. Program ketenagakerjaan jarang menyentuh wilayah transmigrasi maupun memberikan manfaat signifikan bagi para transmigran.

Pada masa pemerintahan Orde Baru, transmigrasi menjadi salah satu program unggulan dalam upaya pemerataan penduduk dari kota ke desa. Tujuan utama program ini adalah memindahkan warga miskin di perkotaan yang tidak memiliki lahan ke wilayah pedesaan, dengan harapan mereka memiliki keterampilan bertani atau berwirausaha sehingga mampu memanfaatkan lahan yang diberikan. Diharapkan pula, terjadi kolaborasi dan saling berbagi pengetahuan antara transmigran dan warga lokal demi kemajuan komunitas.

Namun, kenyataannya berbeda. Calon transmigran seharusnya mendapatkan pelatihan dari program ketenagakerjaan sebelum diberangkatkan, tetapi hal ini jarang dilakukan. Lebih dari itu, banyak lokasi transmigrasi pada masa tersebut ditempatkan di kawasan yang secara hukum masih berstatus hutan. Padahal, prinsip dasar program transmigrasi mencakup 2C (clear and clean), yakni bebas dari status kawasan hutan dan memiliki kejelasan hak serta pemanfaatan lahan, serta 4L (layak usaha, layak berkembang, layak hidup, dan layak lingkungan). Sayangnya, implementasi di lapangan sering kali tidak memenuhi prinsip-prinsip tersebut.

Tulisan ini tidak bertujuan membahas program transmigrasi secara rinci, melainkan menyoroti relevansi penggabungan urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi. Dalam konteks saat ini, sudah selayaknya kedua urusan tersebut dipisahkan: Dinas Tenaga Kerja berdiri sendiri, sementara urusan transmigrasi digabungkan ke Dinas Permukiman atau Badan Pemberdayaan Desa, mengingat transmigrasi pada hakikatnya merupakan bagian dari pembangunan permukiman yang nantinya akan berkembang menjadi desa mandiri.

  • Penulis: Imran Tahir
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    Dodola Terbengkalai, Kadispar Morotai Pilih Bungkam saat Dicecar Wartawan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 608
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Sikap tidak kooperatif dan terkesan alergi terhadap kritik ditunjukkan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Pulau Morotai yang baru menjabat sekitar dua pekan. Di tengah sorotan publik terhadap buruknya perhatian pemerintah terhadap sejumlah fasilitas wisata unggulan, Kadispar justru memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media. Sikap tidak kooperatif itu terlihat saat sejumlah wartawan […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    Pemuda Pesakitan, Penikmat Sejarah Peradaban.

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kita hidup di zaman yang gemerlap tapi sunyi,masa ketika para pemuda lebih sibuk memotret reruntuhan sejarah ketimbang membangunnya kembali. Mereka menjadi penikmat kisah-kisah perjuangan, bukan pelanjut perjuangan itu sendiri. Kita bangga dengan masa lalu, tapi lupa bertanggung jawab atas masa depan. Pemuda hari ini, dalam banyak hal telah menjadi pesakitan sejarah.Tersandera oleh kemapanan, dipenjara oleh […]

  • Usulkan ‘Car Free Day’ di Kawasan CBD, Naswin Rowo: Dongkrak Ekonomi Pedagang Pasar Tanpa Bebani APBD

    Usulkan ‘Car Free Day’ di Kawasan CBD, Naswin Rowo: Dongkrak Ekonomi Pedagang Pasar Tanpa Bebani APBD

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 286
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morotai, Naswin Rowo, mengajukan gagasan strategis guna menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Central Business District (CBD). Gagasan tersebut berupa penerapan kegiatan serupa Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor setiap hari Minggu di kawasan pusat kota. Usulan ini lahir sebagai respons […]

  • Pemprov Maluku Utara Beri Subsidi 50% untuk Angkutan Mudik Lebaran

    Pemprov Maluku Utara Beri Subsidi 50% untuk Angkutan Mudik Lebaran

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, Selasa (11/3/25) Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, menggelar rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku Utara dalam rangka persiapan mudik Lebaran. Rapat yang berlangsung di Ternate ini membahas sejumlah kebijakan strategis, termasuk alokasi anggaran subsidi bagi para pemudik. Kepala Dinas Perhubungan Maluku Utara, Salmin Janidi, […]

  • Pasca Pengukuhan Jumat Lalu, Naswin Rowo Blak-blakan Soal Desakan Kader Agar Maju Jadi Bupati Morotai

    Pasca Pengukuhan Jumat Lalu, Naswin Rowo Blak-blakan Soal Desakan Kader Agar Maju Jadi Bupati Morotai

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Muh. Muzijad Mandea
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Gelombang dukungan politik terus mengalir deras pasca pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pulau Morotai periode 2026-2031 yang berlangsung khidmat pada Jumat (23/10) malam kemarin. Nama Ketua DPC PKB Pulau Morotai, Naswin Rowo, mendadak menjadi buah bibir. Tak hanya dinilai sukses mengonsolidasi partai, sosoknya kini […]

  • Indra Dom Dom : Skateboard, Musik dan perjalanan Tanpa Batas di Dunia Kreatif Jakarta

    Indra Dom Dom : Skateboard, Musik dan perjalanan Tanpa Batas di Dunia Kreatif Jakarta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram @indra_domdom Jakarta, sebuah kota yang penuh dinamika, menjadi rumah bagi banyak jiwa kreatif. Salah satunya adalah Indra Dom Dom, seorang skateboarder sekaligus beatmaker yang terus menyalakan semangatnya di dua dunia yang penuh tantangan ini. Berikut adalah cerita menariknya dalam perjalanan skate dan musik, yang tak hanya menggambarkan passion, tetapi juga dedikasi […]

expand_less