Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 1.155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Adalah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang mengikat para kadernya untuk tetap berjuang dalam rangka memberikan musa’adah (konstribusi) pemikiran, tenaga dan waktunya untuk terlibat aktif dalam pembangunan Maluku Utara bangkit dan Indonesia maju. Membantu kerja-kerja pemerintah, baik pusat maupun daerah pada konteks kerja-kerja Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, kerja-kerja siyasiyyah (politik) dan berkomitmen yang tinggi dan konsisten pada penguatan hubungan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai maqashid al-syari’ah yaitu tujuan-tujuan beragama di Indonesia sekaligus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui lembaga pendidikan Madrasah, Pondok Pesantren dan lembaga Pendidikan perguruan tinggi di Maluku Utara dengan mendidirikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) secara cepat, bahwa IKA PMII Maluku Utara berjihad, berijtihad dan beristinbath sekuat tenaga dan pikirannya untuk merealisasikan kemashlahatan bagi warga negara bangsa tanpa membeda-bedakan antara suku, agama, ras dan golongan dan selalu menghilangkan kemudharatan.

Sedangkan disisi yang lain IKA PMII Maluku Utara juga memperhatikan  nilai-nilai dasar agama Islam yang menggunakan manhajiyyah Ahlussunnah wal jama’ah, seperti al-‘adalah (keadilan), al-musawamah (kesetaraan), dan al-hurriyyah (kemerdekaan) untuk mewujudkan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Maka IKA PMII Maluku Utara berkeyakinan penuh (haqqul yaqin) bahwa pendekatan maqashid al-syari’ah atau mashlahan dhuriyyah merupakan sesuatu yang penting  demi terwujudnya kemashlahatan warga negara (wathaniyyah) Indonesia. Jika hal tersebut diabaikan maka akan menimbulkan al-mafsadah (kerusakan) bahkan hilangnya tatanan hidup dan kehidupan kebangsaan kita yang tidak mampu merealisasikan kemanfaatan sumber daya alam untuk warga masyarakat yang notabenenya tidak akan lagi berkonstribusi terhadap pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan kekayaan kebudayaan kita.

Maka musa’adah (konstribusi) nyata IKA PMII Maluku Utara dalam pembangunan manusia dan kebudayaan Indonesia adalah niscaya, langkah gerak IKA PMII Maluku Utara agar terus memposisikan organisasi ini ditengah-tengah masyarakat Indonesia yang plural dan menjadi benteng Islam Nusantara, memiliki posisi tawar-menawar yang kuat dan dapat diandalkan untuk melakukan perubahan (taghyir) kearah yang lebih mashlahah dan memberikan solusi yang cerdas dalam persoalan-persoalan kebangsaan, ke-Islaman, ke-Indonesiaan, keadilan, kesejehteraan dan kemanusiaan. IKA PMII Maluku Utara wajib berkolaborasi dan memberikan dukungan yang komprehensif kepada realisasi visi-misi dan program-program kerakyatan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara yang nyata-nyata pro rakyat hari ini dan yang akan datang untuk menguatkan visi-misi dan program Presiden Republik Indonesia agar mempercepat tercapainya target pembangunan bangsa Indonesia yang kuat pada sektor swasembada pangan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata.

    Teror di Jalanan Kota : Pergeseran Wajah Kekerasan Seksual dari Ruang Privat ke Publik

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Sakila Korois (Mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam IAIN Ternate)
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Ternate – Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata. Data Simfoni PPA hingga September 2025 mencatat angka yang mengkhawatirkan: 246 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, yang […]

  • Rektor UNUTARA Dr. M. Nasir Tamalene (kanan) bersama Dubes RI di Uzbekistan, Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin (tengah) . Kunjungan ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan PTNU untuk berkarir sebagai tenaga pendidik sains di sekolah internasional Uzbekistan. (Foto: Istimewa)

    LPTNU Jajaki Kerja Sama Pendidikan di Uzbekistan, Siapkan Lulusan Berwawasan Global

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 411
    • 0Komentar

    TASHKENT (BALENGKO) — Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Uzbekistan untuk menjajaki kolaborasi pendidikan internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perguruan tinggi NU di kancah global serta membuka peluang karier bagi lulusannya di kawasan Asia Tengah. Pertemuan Strategis di Kedutaan Besar Delegasi yang terdiri dari sejumlah rektor perguruan tinggi NU […]

  • Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyampaikan bahwa proyek pembangunan talud di Desa Yayasan telah rampung 100 persen dan dilaksanakan sesuai masa kontrak Tahun Anggaran 2025.

    Kadis PUPR Morotai: Proyek Talud Desa Yayasan Senilai Rp4,1 Miliar Sudah 100 Persen

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) – Pekerjaan pembangunan talud di Desa Yayasan, Kabupaten Pulau Morotai, yang dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025, kini telah mencapai progres 100 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa, (6/1/25). Fahmi menjelaskan, proyek […]

  • Source : Istimewa

    KETIKA BERNALAR KRITIS DIBUNGKAM

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, istilah critic kadang diperuntukkan kepada orangnya. Sementara Poerwadarminta [1904-1968], kritik berarti kemelut, keadaan genting. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kritik adalah kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya atau pendapat orang lain. Maka, orang yang ahli dalam memberikan pertimbangan-pembahasan tentang baik dan buruknya sesuatu disebut kritikus. […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.509
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Portrait of Prof. Richard Kearney, Charles B. Seelig Chair (Philosophy) photographed for use in the 3/11 issue of Chronicle Picture Lee Pellegrini

    Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Jurusan Aqidah Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Imajinasi sebagai Hermeneutika Kemungkinan Imajinasi pernah dipuji sebagai jantung kreativitas manusia, juga  medium yang menghubungkan fakta dan fiksi, realitas dan kemungkinan, dunia empiris dan dunia simbolik. Namun, menurut Richard Kearney, imajinasi justru tengah mengalami kematian yang ironis di zaman yang seolah paling penuh dengan citra. Buku The Wake of Imagination karya Richard Kearney, menggambarkan paradoks […]

expand_less