Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » ​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

​Naswin Rowo Ajak Lulusan Unipas Mengabdi, Atasi Krisis Operator Dapodik di Morotai

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 454
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI-Guna memutus rantai kendala klasik pendataan sekolah, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, meluncurkan gagasan strategis dengan mengajak para sarjana komputer lokal turun tangan.

Ketua DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031 tersebut mengimbau para lulusan Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, khususnya dari program studi Teknik Informatika yang belum memiliki kesibukan, untuk mengabdi menjadi tenaga operator Dapodik di desa masing-masing.

​Langkah ini dinilai sebagai solusi jitu jangka panjang untuk mengatasi kekosongan SDM operator yang selama ini memicu kegagalan sekolah mendapatkan bantuan BOSP.

​”Selama ini, pihak sekolah kerap beralasan sulit mendapatkan tenaga operator di desa, sehingga mereka terpaksa menumpang ke operator sekolah lain dan sulit dikontrol. Dengan memberdayakan lulusan Unipas, kita bisa menyelesaikan krisis SDM ini sekaligus memberi ruang pengabdian bagi pemuda daerah,” ujar Naswin kepada Media (18/6).

​Selain rekrutmen SDM, Naswin mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai untuk bergerak cepat menyelenggarakan pelatihan operator Dapodik khusus bagi sekolah-sekolah yang tidak memperoleh dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026. Pelatihan ini mutlak dilakukan secepatnya pada bulan ini sebelum memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.

​”Kementerian Pendidikan akan segera merilis aplikasi Dapodik versi terbaru. Melalui sistem inilah sekolah menginput semua data krusial, mulai dari sarana prasarana, peserta didik, hingga tenaga pendidik, agar bisa terakomodir dalam pengajuan Dana BOSP 2027,” jelasnya.

​Naswin mengingatkan agar kelalaian tahun lalu tidak terulang kembali. Berdasarkan evaluasi, tercatat ada 11 SD/SMP serta 15 lembaga PAUD di Morotai yang gagal menerima dana BOSP tahun 2026 lantaran tidak melakukan sinkronisasi data pada Juli dan Agustus 2025 lalu.

​”Penarikan data BOSP untuk tahun 2027 dibatasi ketat hingga 31 Agustus 2026. Berarti, sekolah hanya memiliki waktu krusial pada bulan Juli dan Agustus tahun ini untuk melakukan sinkronisasi data. Jangan sampai lengah lagi,” tegas legislator PKB tersebut.

​Di samping urusan teknis, faktor kepemimpinan kepala sekolah juga menjadi sorotan tajam. Naswin menegaskan, nihilnya dana bantuan di beberapa sekolah bukan semata salah operator, melainkan akibat rendahnya kepedulian kepala sekolah terhadap tenggat waktu administrasi.

​”Kepala sekolah dituntut lebih proaktif dan peduli. Faktanya, sebagian keterlambatan penginputan terjadi karena kepala sekolah lambat menyerahkan dokumen data pokok ke pihak operator. Jika manajemen sekolahnya abai, maka dampaknya fatal bagi operasional siswa,” pungkas Naswin.

  • Penulis: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Ternate menyerukan penyelesaian konflik agraria di Maluku Utara

    Konflik Agraria Maluku Utara: Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ketua LBH Ansor Kota Ternate
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Delapan puluh tahun Indonesia merdeka. Dalam usia bangsa yang tidak lagi muda ini, kita kembali mendengar gema kalimat sakral dalam Pembukaan UUD 1945: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.” Sebuah kalimat yang seharusnya menjadi roh dalam setiap kebijakan negara. Namun pertanyaan mendasar perlu kita ajukan: apakah kemerdekaan itu benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.295
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP […]

  • Oleh: Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    ANALISIS KRITIS—DISKURSIF IAIN TERNATE

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I., MA
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Dewasa ini muncul sikap jadaliyyin—kontroversial terhadap amaaman—posisi dan wujuudun—keberadaan Institut Agama Islam Negeri Ternate sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan negeri ilmiah. Padahal masyarakat Maluku Utara memiliki ekspektasi—harapan yang tidak main-main bagi kehadiran IAIN Ternate, karena institusi ini dianggap memiliki kelompok akademis—religius ilmiah yang berperan sebagai ‘jagoan’ keagamaan ditengah masyarakat Maluku Utara yang berbasis pada empat […]

  • Generasi muda Moloku Kie Raha sedang mengikuti diskusi budaya dan sejarah lokal

    Generasi Muda Moloku Kie Raha dan Tanggung Jawab Merawat Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Muhamad Affath Hidayah
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Sesekali cobalah kita tengok ke belakang atau yang kerab disebut masa lalu. Sebagai generasi baru, kita tak harus melupakan sejarah; mengingat kembali ketika para leluhur (nenek moyang) dengan perjuangannya rela berlumuran darah, pun tak mengenal siang dan malam berjuang hingga darah penghabisan, demi keberlangsungan hidup anak cucunya. Perjuangan dengan segala cara coba dilakukan untuk kemaslahatan […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku, Al Walid Muhammad Umamit. (Sumber foto: Istimewa)

    LBH Ansor Maluku Terpilih Kembali Jadi Penyedia Bantuan Hukum Posbakum PTUN Ambon 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Ambon (BALENGKO), 8 Januari 2026 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku kembali terpilih sebagai penyedia layanan bantuan hukum pada Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon tahun 2026. Ini merupakan kali kelima LBH Ansor Maluku dipercaya menjalankan tugas tersebut. Penetapan ini dilakukan setelah LBH Ansor Maluku dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi, […]

expand_less