Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Soroti Maraknya Kasus Asusila di Morotai, Anggota DPRD Naswin Rowo Desak Pembatasan Penjualan Minuman Keras

Soroti Maraknya Kasus Asusila di Morotai, Anggota DPRD Naswin Rowo Desak Pembatasan Penjualan Minuman Keras

  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kasus pemerkosaan yang terjadi di Kabupaten Pulau Morotai mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo. Ia menilai perlu adanya langkah konkret untuk mencegah berulangnya tindak kejahatan tersebut, salah satunya dengan memperketat peredaran minuman keras, khususnya cap tikus.

Naswin menekankan bahwa pencegahan kriminalitas harus dimulai dengan meminimalisir faktor-faktor pemicu. Berdasarkan pengamatannya, konsumsi alkohol menjadi faktor dominan dalam sebagian besar kasus asusila di wilayah tersebut.

“Angka kriminalitas, khususnya kasus asusila di Morotai, cukup memprihatinkan. Jika ditelusuri, hampir sebagian besar pelakunya berada dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi,” ujar Naswin.

Oleh karena itu, Naswin mengimbau pihak keamanan, dalam hal ini Kepolisian, untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Desa (Pemdes) dalam membatasi pengelolaan dan penjualan minuman keras tradisional. Ia menyarankan agar penjualan cap tikus tidak dilepas begitu saja ke masyarakat, terutama kepada kalangan anak muda.

“Penjualan minuman keras, terkhusus cap tikus, perlu dibatasi. Tidak bisa dijual dengan bebas ke masyarakat. Jika memungkinkan, produksi tuak atau cap tikus sebaiknya dialihkan hanya untuk keperluan pembuatan gula aren,” tambah Naswin.

Meskipun diakui bahwa latar belakang kriminalitas sangat beragam mulai dari faktor ekonomi, paparan konten pornografi, hingga pengaruh lingkungan. Naswin berpendapat bahwa minuman keras merupakan faktor yang paling sering memicu seseorang kehilangan kendali dan berbuat jahat.

“Sulit memang menghilangkan semua faktor penyebab sekaligus. Namun, minimal kita bisa mengurangi satu faktor risiko utama sehingga angka kriminalitas dapat ditekan. Dalam hal ini, peran para pemuka agama di desa juga sangat penting untuk terus mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Terkait penanganan hukum, Naswin berharap aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada para pelaku demi menciptakan efek jera. Sementara itu, bagi korban, ia mendesak adanya pendampingan intensif, baik pemulihan fisik maupun psikologis, mengingat trauma berkepanjangan yang pasti dialami oleh para korban kekerasan seksual.

  • Penulis: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 23 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kota Ternate mendesak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, untuk memanggil dan meminta klarifikasi dari Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, terkait dugaan kuat keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi. Aksi […]

  • Sejumlah massa aksi dari PMII Cabang Persiapan Pulau Morotai membentangkan spanduk tuntutan di depan Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026). Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan proyek Labkesmas senilai Rp15,3 Miliar dan meratakan bantuan bagi lansia. Sumber foto : Istimewa

    Aksi Unjuk Rasa PMII Morotai: Soroti Ketimpangan Sosial hingga Proyek Infrastruktur Bermasalah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 719
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) , 22 Januari 2026 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Persiapan Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (22/1). Massa menuntut keadilan terkait penyaluran bantuan sosial serta transparansi proyek pembangunan di daerah tersebut. Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 […]

  • Sejumlah barang bukti hasil razia aparat gabungan di Galela Barat diamankan untuk proses hukum. Source: Humas Polres Halut.

    Bentrok Warga di Galela Barat, Polisi Lakukan Penyisiran, Senjata dan Miras Disita

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (Balengko) – 1 April 2026 — Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara bersama aparat gabungan TNI–Polri melakukan penyisiran dan razia di dua desa, yakni Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menyusul bentrokan antar pemuda yang terjadi pada Selasa (31/3/2026). Razia tersebut dilakukan sebagai langkah cepat aparat untuk […]

  • Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 471
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang ibu rumah tangga berinisial CMB, warga Kabupaten Pulau Morotai, mengalami patah kaki serius setelah diduga ditabrak sepeda motor yang dikendarai seorang oknum anggota polisi berinisal AS (24/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Kecelakaan tersebut terjadi di pertigaan depan Kantor Samsat Daruba, tepatnya di depan Toko Haji Murni. Saat itu, korban baru […]

  • Sarif Robo: Dari Inspirasi Kampung Hingga Menjadi Dosen dan Kandidat Doktor

    Sarif Robo: Dari Inspirasi Kampung Hingga Menjadi Dosen dan Kandidat Doktor

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Sarif Robo, putra sulung dari pasangan alm. Lukman Robo dan Nurain Hadad, tumbuh sebagai sosok yang menginspirasi di kampung halamannya Kulaba. Lahir sebagai anak pertama dari lima bersaudara, Sarif tidak hanya menjadi panutan bagi adik-adiknya, tetapi juga bagi banyak anak muda di sekitarnya. Dengan perjalanan pendidikan yang penuh tekad, ia kini menjadi seorang dosen sekaligus […]

  • Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

    Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kelapa Bido (Cocos nucifera var. bido), tanaman endemik khas Pulau Morotai, Maluku Utara, kian menarik perhatian dunia karena potensinya sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pengembangan Kelapa Bido memiliki peluang untuk membentuk ekosistem industri berbasis bioekonomi yang tidak hanya menghasilkan pendapatan dari satu produk, tetapi menciptakan berbagai sumber nilai ekonomi […]

expand_less