Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 829
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Di tepi lautan luas yang menelan cakrawala, pulau-pulau kecil di Loloda negeri para tetua di Halmahera bagian Utara berdiri sebagai benteng sunyi. Tidak banyak yang memikirkan keberadaan mereka, kecuali saat badai datang atau wacana geopolitik dunia bergeser. Namun, bagi mereka yang tinggal di sana, setiap jengkal tanah, setiap hempasan ombak adalah pernyataan eksistensi yang tak terbantahkan.

Anak-anak pulau di negeri itu tidak belajar kedaulatan dari buku tebal atau kuliah di aula-aula megah. Mereka mempelajarinya dari rasa asin di lidah, dari kerasnya batu karang di telapak kaki, dari nyanyian angin yang membawa kabar ancaman dan peluang. Di sini, kedaulatan bukan slogan melaikan  bagian dari napas sehari-hari.

Dalam setiap deburan ombak ada kisah pertahanan dalam melawan penggusuran, melawan proyek tambang laut, melawan narasi pembangunan yang sering mengorbankan mereka atas nama kemajuan. Kedaulatan tidak datang dari pidato pejabat, tetapi dari tangan-tangan nelayan yang setiap hari mengarungi laut, dari ibu-ibu yang menenun jaring kehidupan di pasar-pasar kecil.

Membela pulau bukan sekadar soal menjaga tanah dan air. Ini adalah perjuangan menjaga cara hidup, menjaga bahasa, menjaga kepercayaan bahwa dunia ini lebih luas dari sekadar pusat-pusat kekuasaan metropolitan. Hal ini adalah tekad untuk bertahan sebagai diri sendiri di tengah gelombang globalisasi yang mencoba menyeragamkan segalanya.

Seperti ditulis dalam jurnal Island Studies Journal oleh Baldacchino (2018), pulau-pulau kecil memiliki kapasitas resistensi unik “micro-resistance” terhadap arus besar homogenisasi dunia. Resistensi ini lahir dari keterbatasan, dari keterasingan, tetapi juga dari kedekatan yang intim dengan lingkungan alam.

Ombak yang tak pernah berhenti mengajar satu hal yakni kekuatan sejati lahir dari ketekunan. Pulau-pulau yang tampak kecil dan rapuh sesungguhnya menyimpan semangat baja. Mereka mungkin tererosi perlahan, tapi tidak pernah menyerah.

Setiap anak muda yang memilih untuk tinggal dan membangun komunitasnya, setiap perempuan yang tetap menanam harapan di pesisir yang tergerus, setiap nelayan yang menolak menjual hak tangkapnya kepada perusahaan besar adalah pejuang kedaulatan.

Kedaulatan di atas ombak berarti membangun sistem pertahanan dari bawah mulai pendidikan lingkungan berbasis komunitas, gerakan ekonomi solidaritas, diplomasi rakyat yang berbicara dari hati ke hati, bukan dari podium ke podium.

Dalam dunia yang semakin rakus akan ruang dan sumber daya, mempertahankan pulau adalah bentuk keberanian yang radikal. Saya mengangap ini adalah seruan untuk dunia bahwa ada ruang yang tidak bisa dijual, ada identitas yang tidak bisa dibeli, ada kehidupan yang tidak bisa dikomodifikasi.

Anak-anak pulau dengan pena mereka yang sederhana, dengan perahu mereka yang mungil, dengan lagu-lagu mereka yang menggetarkan udara pesisir, sedang menulis bab baru sejarah dunia. Sebuah bab tentang kedaulatan sejati yang tidak diukur dari besarnya kekuasaan, tetapi dari dalamnya cinta pada tanah air dan laut air.

Karena pada akhirnya kedaulatan tidak hanya soal garis batas tetapi juga tentang garis kehidupan yang ditarik dari generasi ke generasi yang melintasi ombak, badai, dan waktu.

  • Penulis: Muhammad Asmar Joma
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik di Daruba: DPC GAMKI Morotai 2026-2029 Fokus Topang Program Gereja dan Pemerintah Daerah

    Resmi Dilantik di Daruba: DPC GAMKI Morotai 2026-2029 Fokus Topang Program Gereja dan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gereja GMIH Getsemani Daruba, pada Selasa, 15 September 2026. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program strategis organisasi ke depan. Dalam sambutannya, […]

  • Ekspedisi Dahlan Muda BEM UAD Mentawai Mengabdi di Desa Muara Sikabaluan

    Menyalakan Asa di Muara Sikabaluan: BEM UAD Gelar Ekspedisi Dahlan Muda di Kepulauan Mentawai

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, MENTAWAI – Di tengah gelombang Samudra Hindia yang memisahkan Kepulauan Mentawai dari daratan Sumatra, sekelompok mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menapakkan kaki dengan satu misi besar: mengabdi, belajar, dan menumbuhkan kepekaan sosial. Melalui program bertajuk Ekspedisi Dahlan Muda BEM UAD Mentawai, mahasiswa hadir langsung di Desa Muara Sikabaluan, Kepulauan Mentawai. Program lintas […]

  • Forum BEM Se-DIY menggelar aksi damai memperingati Hari HAM Sedunia di Perempatan Gondomanan, Yogyakarta, disertai sholat ghoib dan doa bersama untuk korban banjir bandang di Sumatera, 10 Desember 2025.”

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Hari HAM Sedunia, Sholat Ghoib, dan Penggalangan Dana Akbar untuk Sumatera

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Yogyakarta, BALENGKO — 12 Desember 2025, Dalam momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember, Forum BEM Se-DIY menggelar aksi damai di Perempatan Gondomanan, Yogyakarta. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Daerah Istimewa Yogyakarta bersama elemen masyarakat sipil turut hadir dalam aksi yang berlangsung sekitar siang hingga sore hari. Koordinator […]

  • Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Ambon, 28 April 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjadi pembicara utama dalam Apel Komandan Satuan di Rindam XV/Pattimura, Ambon. Acara yang mengusung tema “Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI dalam Pembangunan Pulau Terluar untuk Perkuat Kedaulatan, Pertahanan, dan Ketahanan Nasional” ini berlangsung pada pukul 11.00 WIT. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe […]

  • Tarian soya-soya Maluku Utara ditampilkan di event JKPI Yogyakarta oleh mahasiswa dan pelajar

    Tarian Soya-Soya Maluku Utara Tampil di Event JKPI Yogyakarta 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Kota Yogyakarta menjadi pusat perayaan budaya dalam ajang Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar sejak 5 hingga 9 Agustus 2025. Bertempat di kawasan titik nol kilometer, acara ini menyedot perhatian masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga mancanegara. JKPI 2025 menampilkan parade budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk […]

  • Kepala MTsN 1 Pulau Morotai Nursina Fete Bangga, Siswanya Raih Multiple Juara di Gelaran Galatama II

    Kepala MTsN 1 Pulau Morotai Nursina Fete Bangga, Siswanya Raih Multiple Juara di Gelaran Galatama II

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 239
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Kontingen Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Galatama II tingkat Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Kota Ternate, Rabu (8/7/2026). Dalam kompetisi bergengsi ini, siswa-siswi MTsN 1 Pulau Morotai berhasil meraih berbagai juara di sejumlah cabang lomba, mulai dari bidang literasi, keagamaan, hingga bahasa. […]

expand_less