Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 757
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kedaulatan Bukan Sekadar Bendera

Membela pulau berarti menolak reduksi kedaulatan menjadi sekadar pengibaran bendera atau patroli angkatan laut. Kedaulatan sejati lahir dari keberlanjutan komunitas, ketika laut dijaga dari pencemaran, ketika hasil tangkapan cukup untuk menghidupi keluarga, ketika tanah tidak dijual kepada investor asing yang hanya ingin membangun resort mewah.

Dalam The Ocean Economy in 2030 (OECD, 2016), disebutkan bahwa eksploitasi ekonomi terhadap laut akan meningkat pesat dalam dekade ini, mengancam ekosistem dan komunitas pesisir. Jika anak-anak pulau tidak membangun kekuatan kolektif untuk mengelola sumber daya mereka sendiri, maka kedaulatan akan tetap menjadi slogan kosong.

Setiap nelayan yang mempertahankan hak menangkap ikan di lautnya sendiri, setiap perempuan pesisir yang menjaga tradisi pengolahan hasil laut, setiap anak muda yang menulis tentang keindahan dan kesulitan hidup di pulau kecil, sesungguhnya sedang menghidupkan kedaulatan. Mereka menjaga agar laut tidak menjadi sekadar halaman belakang korporasi global.

Menghidupi tanah dan laut berarti membangun sistem ekonomi lokal yang berkelanjutan. Model koperasi nelayan, pasar ikan komunitas, pendidikan berbasis lingkungan maritim, adalah bentuk nyata dari perlawanan terhadap kolonisasi ekonomi baru. Ini bukan sekadar retorika omong kosong seperti mulut elit politik.

Gelombang tidak pernah statis melainkan terus bergerak dan terus berubah. Demikian pula ancaman terhadap kedaulatan. Ancaman datang bukan hanya dalam bentuk kapal asing yang melanggar batas laut teritorial, tetapi juga dalam bentuk peraturan yang bias elit, dalam investasi yang menggerus ruang hidup, dalam narasi pembangunan yang menyingkirkan suara komunitas lokal.

Strategi melawan invasi sunyi ini tidak bisa hanya mengandalkan patriotisme kosong. Malainkan harus dibangun di atas pengetahuan tentang hukum laut, tentang hak adat,  ekologi pesisir, geopolitik regional. Seperti diuraikan oleh Christian Bueger dalam Maritime Security bahwa keamanan maritim modern menuntut keterlibatan komunitas lokal sebagai aktor aktif bukan sekadar objek perlindungan negara.

Anak-anak pulau perlu menjadi navigator baru dalam membaca perubahan arah angin politik global, memahami peta baru jalur perdagangan maritim, mengantisipasi perubahan regulasi internasional. Mereka harus membangun jaringan solidaritas, baik lokal maupun global, untuk mempertahankan hak atas laut dan pulau-pulau mereka.

Kedaulatan di setiap ombak berarti bahwa setiap tindakan kecil menjaga terumbu karang, memprotes reklamasi, mengajarkan anak-anak tentang hak laut mereka adalah bagian dari perjuangan besar. Setiap gerakan dayung, setiap ayunan jala, setiap baris puisi tentang laut adalah deklarasi: “Kami ada di sini. Ini tanah kami. Ini laut kami.”

Di tengah derasnya arus globalisasi yang sering mengabaikan pinggiran, anak-anak pulau seperti di Loloda harus berani berdiri di batu karang, menantang gelombang, dan berseru dengan penuh keyakinan “Kami membela setiap ombak. Kami membela setiap pulau.” Dengan begitu ada  catatan harapan yang tersampaikan meskipun selalu di abaikan oleh negara.

  • Penulis: Muhammad Asmar Joma
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Ternate (Balengkospace.com) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji asal Maluku Utara pada Selasa, 6 Mei 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Asrama Haji Ternate dan dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh penting daerah. Tampak hadir perwakilan dari Kapolda Maluku Utara, Kajati […]

  • Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula

    FPM Desa Pas Ipa Desak Inspektorat Serahkan LHP ke Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 376
    • 0Komentar

    SANANA (BALENGKO) – Front Persatuan Masyarakat (FPM) Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, meminta Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan Anggaran Desa Pas Ipa yang sebelumnya telah dilayangkan FPM ke Kejaksaan pada […]

  • Suasana diskusi publik SEMAINDO Halmahera Barat tentang pengembangan geothermal dan transisi energi rendah karbon di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Julfi Hadi, menilai bahwa panas bumi merupakan salah satu kekuatan energi strategis yang dimiliki Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara vulkanik memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. “Jika negara di Timur Tengah memiliki minyak sebagai energi utamanya, maka Indonesia memiliki panas bumi sebagai energi khasnya,” ujarnya. Menurut […]

  • BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    BIROKRASI ALA SHERLY TJOANDA LAOS

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.140
    • 1Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Oleh: Fahrul Abd. MuidPenulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Peneliti Media Gerbong Nusantara Dentuman reformasi birokrasi ala Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos menjadi “tahiyyat awal” untuk memulai akan membereskan manajemen tata kelola pemerintahan Provinsi Maluku Utara hari ini yang wajib hukumnya berdasarkan pada asas transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, efektif dan efisien […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe memberikan arahan saat melepas kontingen tinju Maluku Utara yang akan bertanding pada Kejuaraan Nasional di Palu, Sulawesi Tengah, Ahad (19/10/2025).

    Pelepasan Kontingen Tinju Maluku Utara Menuju Kejurnas 2025

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 19 Oktober 2025 — Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas kontingen tinju Maluku Utara yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional Tinju di Palu, Sulawesi Tengah. Acara pelepasan digelar secara sederhana namun khidmat, dihadiri oleh pengurus Pertina Maluku Utara serta para atlet dan pelatih. Dalam arahannya, KH. Sarbin Sehe menekankan […]

  • Kelas Inspirasi Rote Mengajar 2026 (Sumber: Dokumentasi Rote Mengajar oleh Josephina Manurung).

    Sepenggal kisah pulang seorang kakak untuk adik-adiknya di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tiga puluh tahun lalu, tahun 1996, adalah terakhir kalinya saya menetap di Pulau Rote. Saat itu saya hanyalah anak desa yang berangkat merantau untuk melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas, membawa cita-cita yang bahkan saya sendiri belum berani ukur besarnya. Sejak hari itu, jalan hidup membawa saya jauh dari Nusa Fua Funi tercinta ini: kuliah, lalu […]

expand_less