Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

PENA DAN BUKU JADI PENYEBAB KEMATIAN ANAK

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 973
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam kehidupan sosial, setiap orang selalu terikat dengan nilai dan jaringan sosial lainnya untuk menjalankan fungsi sosial nya. Sialnya, terkadang faktor-faktor eksternal selalu menjadi pembatas yang menyebabkan Individu berperilaku menyimpang (deviance) makin tumbuh karena persoalan integritas dan regulasi yang tidak seimbang.

Dikabarkan dari pelosok timur Indonesia, tepat di kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilansir Tribunews.com, terkait seorang siswa kelas IV di sekolah dasar (SD) ditemukan meninggal dunia dengan dugaan mengakhiri hidupnya (Kamis, 29/1/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah pohon cengkeh yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya bersama sang nenek, (baca: TribunFlores.com).

Berdasarkan kronologi singkat yang beredar luas di media pemberitaan dan media sosial (Rabu,4/2/2026), hal ini memicu solidaritas sosial yang kembali saling menyalahkan antar kebijakan Negara dan amanat konstitusi Indonesia tentang jaminan pendidikan bagi Masyarakat rentan. Dalam amanat tersebut, pendidikan seharusnya membebaskan, bukan menekan, bahkan sampai merenggut nyawa. Pada tulisan kali ini, saya mencoba melihat masalah bunuh diri melalui cara pandang sosiologi.

Dalam karya Emile Durkheim yang tersoshor berjudul “Le Suicide”, Durkheim membagi empat jenis bunuh diri berdasarkan faktor tersebut, Salah satu di antaranya adalah anomik. Durkheim memandang bahwa tingkat bunuh diri dalam masyarakat dipengaruhi oleh kuat atau lemahnya integrasi dan regulasi sosial. Menurutnya, bunuh diri yang terjadi akibat kondisi anomie atau kekacauan norma dalam masyarakat bukanlah tindakan individual semata, melainkan fenomena sosial yang didorong oleh kekuatan dari luar individu, terutama tingkat integrasi sosial (keterikatan) dan regulasi sosial (aturan) dalam masyarakat.

  • Penulis: Oleh: N.J Gaston Mahasiswa Yogyakarta
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Legislator PAN Temukan Harga Minyak Tanah di Morotai Jaya Tembus Rp9.000, Desak Evaluasi Total Agen

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 640
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO) – Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, kembali sorot dugaan permainan Minyak tanah bersubsidi. Ia meminta Polres pulau Morotai juga harus fokus dugaan minyak tanah bersubsidi. Menurut Akbar, pengurangan kuota dan permainan harga BBM minyak tanah bersubsidi ini suda menjadi masalah klasik, Ia berharap masalah ini […]

  • Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    Protes Jalan Rusak, Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Balengko Space, Ternate – Warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Selatan, melakukan aksi unik dengan menanam pohon pisang di badan jalan rusak tepat di depan RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus penanda bahaya bagi para pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Penanaman pohon pisang itu dilakukan di lubang jalan yang […]

  • Warga Kawasi dan WALHI melaporkan dugaan Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi ke lima lembaga negara terkait bencana banjir lumpur merah yang berulang.

    Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi Digugat Warga ke Lembaga Negara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 383
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Tata kelola ekologi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pulau Obi kini menjadi sorotan tajam di tingkat nasional. Aliansi warga Desa Kawasi dan Desa Soligi, didampingi WALHI Nasional, WALHI Maluku Utara, serta Koalisi Pengacara Lingkungan (KAPAL) Maluku Utara, resmi mendatangi lima lembaga negara sekaligus di Jakarta, akhir pekan kemarin. Perwakilan warga […]

  • Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata.

    Teror di Jalanan Kota : Pergeseran Wajah Kekerasan Seksual dari Ruang Privat ke Publik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Sakila Korois (Mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam IAIN Ternate)
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Ternate – Bumi Moloku Kie Raha sedang tidak baik-baik saja. Di balik ketenangan jejeran pulaunya, Maluku Utara kini menghadapi ujian berat: ancaman kekerasan seksual yang mulai merambah hingga ke jalanan kota dalam bentuk kekejaman yang nyata. Data Simfoni PPA hingga September 2025 mencatat angka yang mengkhawatirkan: 246 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, yang […]

  • Oleh: Sahabuddin Lumbessy (Ketua PC IKA PMII Kepulauan Sula)

    Konsolidasi Jam’iyah Nahdlatul Ulama untuk Sula Bermartabat

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Sahabuddin Lumbessy (Ketua PC IKA PMII Kepulauan Sula)
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Memperkuat sistem pengelolaan Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) di daerah merupakan ikhtiar strategis untuk mewujudkan cita-cita luhur para pendiri NU. Dalam perjalanan panjang organisasi, NU telah melalui berbagai dinamika yang justru menempa dirinya menjadi organisasi keagamaan yang kuat, adaptif, dan memiliki basis jamaah terbesar di Indonesia. Data tahun 2019 mencatat jumlah anggota NU mencapai 91,2 juta […]

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 459
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

expand_less