Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sejarah Kepemimpinan Perempuan Pertama Di Maluku Utara Dalam Bingkai Kesetaraan Gender”

Sejarah Kepemimpinan Perempuan Pertama Di Maluku Utara Dalam Bingkai Kesetaraan Gender”

  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 693
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Isu yang selalu menjadi perbincangan yang hangat adalah Kesetaraan Gender yang selalu mengklaim bahwa perempuan hanya mengurus Rumah Tangga seperti di Dapur, Sumur, Kasur, bahkan hanya untuk melayani suaminya, dan beberapa topik perbincangan lainnya. Olehnya itu perlu dibahas lebih mendalam Kesetaraan Gender didalam kepemimpinan perempuan minimal 30% jumlah kursi di parlemen. Isu Kesetaraan Gender semuanya menarik untuk ditelusuri lebih dalam.

Masalah Perempuan diperbolehkan atau tidaknya menempati posisi pucuk kepemimpinan sudah lama diperdebatkan di kanca publik, wacana kepemimpinan perempuan adalah sesuatu yang selalu menarik untuk dibahas. Pembahasan ini disebabkan karena kepemimpinan merupakan kesepakatan secara bersama antara pemimpin Perempuan maupun pemimpin seorang Laki-Laki serta pengikut dan harus mampu mewujudkan rasa keadilan, rasa aman, untuk menjaga keutuhan sebagai pemimpin dalam masyarakat.

Kesetaraan Gender sampai saat ini bisa dikatakan menjadi polemik penyebabnya belenggu Budaya Patriarki yang melekat di masyarakat. Maka seringkali perempuan selalu dianggap rendah karena tugas perempuan hanya sekadar pekerjaan domestik, ketika masuk ke dalam pucuk kepemimpinan, bahkan perempuan dipandang sebelah mata dan justru akan membawa dampak yang negatif terhadap masyarakat.

Presiden Republik Indonesia ke-4, Abdurrahman Wahid telah memberi peluang kepada perempuan untuk memegang posisi kepemimpinan. Karena Laki-Laki yang terima berada dibawah kepemimpinan perempuan itu sangat penting untuk keberhasilannya, bahkan Abdurrahman Wahid sangat menerima kualifikasi Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Republik Indonesia ke-5.

Menurut Abdurrahman Wahid dalam pandangannya mengatakan, jangan menganggap perempuan lebih lemah dan tidak memiliki kapasitas untuk memimpin jika berhadapan dengan laki-laki. Bisa ditinjau kembali bahwa perempuan telah memegang posisi kekuasaan sepanjang sejarah seperti Ratu Balqis, Cleopatra Margaret Theatcher, Benazir Bhutto, dan Corie Aquino.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggali Api Islam Cak Nur

    Menggali Api Islam Cak Nur

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Arsrhum
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Dikisahkan dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Faudi, suatu ketika Mintaredja, seorang politisi dan pejabat pemerintahan pada masa Orde Baru, mengajukan pertanyaan kepada Lafran Pane: mengapa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus bersikap independen? “Kami independen tidak bergabung dan menjadi bagian dari partai politik untuk membuktikan kesungguhan kami mempersatukan semua bagian umat tidak peduli partai […]

  • Kemeriahan turnamen futsal mahasiswa dalam acara Living Law USHP Sport di Yogyakarta.

    Living Law USHP Sport Sukses Digelar, Pererat Kebersamaan Mahasiswa Lewat Olahraga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 177
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Perhelatan Living Law USHP Sport yang berlangsung pada 18–19 April 2026 sukses dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang berpusat pada turnamen futsal ini diikuti oleh tim-tim dari berbagai kampus di Yogyakarta, menjadikannya ajang strategis untuk menumbuhkan sportivitas di kalangan mahasiswa. Seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan dengan […]

  • Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Ada rasa miris ketika melihat keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, harus memikul anggota keluarganya menyeberangi sungai dan melewati jalan rusak demi mencapai fasilitas rujukan. Ini bukan adegan dari situasi bencana, melainkan bagian dari keseharian pelayanan kesehatan di wilayah dengan akses yang terbatas. Di tengah kondisi itu, yang patut dicatat adalah perjuangan […]

  • PSPK UGM bersama Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara” di Ruang Sartono PSPK UGM, Selasa (13/01/2026).

    Diskusi PSPK UGM & IKPM-HT Mengurai Ketimpangan di Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 13 Januari 2026 — Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan Universitas Gadjah Mada (PSPK UGM) bekerja sama dengan Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Ketimpangan Kawasan Transmigrasi UPT Patlean, Maba Utara”, Selasa sore (13/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Rural Development Outlook 2026 PSPK UGM. Diskusi berlangsung […]

  • Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 960
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate – Suasana meriah mewarnai malam puncak pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bela Ternate, Jumat malam (20/6/2025). Acara ini menjadi penutup dari rangkaian panjang seleksi yang dimulai sejak Februari lalu. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, Kepala Balai […]

  • Ketua Fatayat NU Tidore Astuti Ardenan memberikan pernyataan pers kasus kekerasan seksual Oba Utara.

    Fatayat NU Tidore: Kasus Remaja Oba Utara hingga Musisi Lokal Bukti Kekerasan Seksual Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Tidore Kepulauan, 4 September 2025 – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan mengecam keras tindakan kekerasan seksual yang menimpa remaja 21 tahun di Desa Bukit Durian, Dusun Bukulasa, Kecamatan Oba Utara, pada 2 September 2025. Kasus yang Mengkhawatirkan Ketua Fatayat NU Kota Tidore, Astuti Ardenan, menilai kasus kekerasan seksual bukan hal baru. […]

expand_less