Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » MOROTAI: PULAU YANG TERLUPAKAN MENJADI PUSAT GEOPOLITIK ASIA PASIFIK

MOROTAI: PULAU YANG TERLUPAKAN MENJADI PUSAT GEOPOLITIK ASIA PASIFIK

  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Pulau Morotai, yang terletak di Kepulauan Maluku Utara, Indonesia, dulunya hanya dikenal dalam konteks sejarah Perang Dunia II sebagai tempat bertempur bagi pasukan Sekutu dan Jepang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Morotai mulai menarik perhatian dunia. Dari pulau yang terlupakan, kini ia bertransformasi menjadi pusat geopolitik yang semakin relevan, terutama di kawasan Asia Pasifik. Dengan lokasi strategisnya yang menghubungkan beberapa negara besar di kawasan ini, Morotai kini dilihat sebagai kunci penting dalam lanskap geopolitik dan keamanan global. Keberadaan Morotai sebagai jalur strategis ALKI 3, salah satu dari tiga alur laut kepulauan Indonesia yang vital menambah nilai geostrategisnya. Namun, bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan potensi ini tanpa terjebak dalam ketegangan yang lebih besar? Apakah Morotai benar-benar siap untuk menjalankan peran besar ini!.

Sejarah Morotai sebagai Pulau yang Terlupakan

Morotai memiliki sejarah panjang yang kurang mendapat perhatian setelah Perang Dunia II. Selama perang, pulau ini berfungsi sebagai pangkalan militer yang vital bagi Sekutu dalam upayanya melawan Jepang di kawasan Pasifik. Morotai menjadi tempat strategis karena letaknya yang dekat dengan Filipina, Papua Nugini, dan Australia. Namun, setelah perang berakhir, pulau ini kembali sepi, dengan infrastruktur terbatas dan minim perhatian dari pemerintah Indonesia. Keberadaannya sebagai pulau kecil yang jauh dari pusat perhatian menjadikannya terlupakan dalam konteks pembangunan nasional.

Namun, Morotai kini mulai menyadari peran barunya. Seiring dengan ketegangan yang meningkat di Laut China Selatan, pulau ini kini diakui sebagai titik penting dalam peta geopolitik dunia, Dewi(2021). Morotai kini semakin relevan sebagai jalur pelayaran internasional yang tak hanya penting untuk pertahanan tetapi juga untuk geoekonomi Indonesia, karena peran vitalnya dalam rantai distribusi perdagangan global.

Munculnya Morotai Sebagai Pusat Geopolitik

Akhir-akhir ini, Morotai telah menjadi sorotan karena peranannya yang semakin penting dalam geopolitik Asia Pasifik. Lokasinya yang strategis membuat pulau ini menjadi pusat perhatian negara-negara besar yang melihatnya sebagai titik krusial dalam menjaga stabilitas kawasan. Morotai kini bukan hanya dianggap sebagai tempat untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga memiliki nilai tinggi sebagai pusat logistik dan militer. Dalam skema geomaritim, Morotai terletak pada posisi yang sangat menguntungkan karena berada di jalur ALKI 3 yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Laut Indonesia, membuka peluang besar untuk Indonesia sebagai pengendali jalur pelayaran internasional yang vital.

Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi transformasi Morotai adalah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan, yang memengaruhi negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Australia. Keberadaan Morotai di jalur ALKI 3 menjadikannya sangat strategis, bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk kelancaran arus perdagangan yang menghubungkan berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. 

Pertahanan dan Keamanan

Morotai menjadi semakin penting dalam konteks pertahanan dan keamanan. Sebagai pulau yang terletak di perbatasan wilayah Indonesia, Morotai memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga integritas wilayah Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Pembangunan fasilitas militer di Morotai semakin intensif, dengan tujuan untuk memperkuat pertahanan Indonesia di kawasan yang penuh ketegangan ini. Dalam skema geomaritim, pulau ini menjadi ujung tombak yang mengawasi jalur pelayaran internasional, yang semakin banyak dilalui oleh kapal-kapal perang dan kapal dagang dari negara besar.

Namun, dengan meningkatnya perhatian terhadap Morotai, ada tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia. Pembangunan yang cepat harus disertai dengan kesiapan dalam hal sumber daya manusia dan teknologi pertahanan. Infrastruktur yang memadai untuk mendukung kemampuan pertahanan di pulau ini harus disiapkan secara matang, Sembiring, (2022). Morotai bukan hanya menjadi tempat yang vital untuk kepentingan militer, tetapi juga harus dikelola dengan bijak agar tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat lokal yang ada di sekitar pulau ini. 

  • Penulis: Fahri Sibua Magister Akuntansi
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Unsplash Indonesia adalah negeri yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai tanaman yang sejak dahulu dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu tanaman yang populer dalam dunia pengobatan alami adalah kunyit. Tidak hanya menjadi bumbu dapur, kunyit juga memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan, khususnya dalam mengatasi masalah asam lambung. Apa Itu Asam Lambung? […]

  • ilustrasi

    ISRA’ MI’RAJ dan PERADABAN SUJUD

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Menurut saya hanya ada dua nilai-value dalam peristiwa kemukjizatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw yang menjadi spirit kebangsaan untuk digunakan oleh seorang pemimpin baik Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota dalam membangun Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Pertama, kalau hendak sukses membangun bangsa Indonesia ini menjadi sebuah negara yang maju, kuat dan hebat maka […]

  • GP Ansor Maluku Utara Bersilaturrahim dengan Sultan Ternate: Kolaborasi untuk Mengembangkan Pariwisata Religius dan Menghidupkan Budaya Islam di Kota Ternate

    GP Ansor Maluku Utara Bersilaturrahim dengan Sultan Ternate: Kolaborasi untuk Mengembangkan Pariwisata Religius dan Menghidupkan Budaya Islam di Kota Ternate

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Ternate, (11/4/25) – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Maluku Utara mengawali masa kepengurusannya dengan melakukan silaturrahim bersama Yang Mulia Sultan Ternate, sebagai langkah awal untuk memperkuat sinergi dengan Kesultanan Ternate, khususnya dalam mengembangkan potensi pariwisata religius di Kota Ternate. Dalam pertemuan penuh kehangatan tersebut, Sultan Ternate menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali budaya-budaya Islam yang pernah mengakar […]

  • Massa aksi BATOMA Jabodetabek membawa poster dan spanduk penolakan rasisme saat menggelar aksi di depan Komnas HAM RI, Jakarta.

    BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Barisan Terobos Maluku Utara (BATOMA) Jabodetabek bersama massa dari Maluku, Maluku Utara, dan Papua menggelar aksi solidaritas di Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta, menolak tindakan rasisme yang menimpa pesepak bola nasional Yakob Sayuri dan Yance Sayuri. Aksi bertajuk “Dari Timur untuk […]

  • Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

    Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Dok. Balengko Space Ternate, (13/2/25) – Umat Muslim di seluruh dunia segera menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum itu, ada satu malam istimewa yang penuh dengan keutamaan, yaitu Malam Nisfu Syaban. Tahun ini, malam tersebut jatuh pada malam Jumat, 14 Syaban 1446 H (13 Februari 2025). Malam ini menjadi waktu yang sangat mustajab […]

  • Zulfikran Bailussy, Ketua LBH Ansor Ternate, membantah larangan pejabat publik memimpin HIPMI

    Ketua LBH Ansor Ternate: Tidak Ada Larangan Pejabat Publik Jadi Ketua HIPMI

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Praktisi hukum sekaligus Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, membantah pernyataan yang menyebut Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio C. Pawane, harus mundur dari jabatannya jika ingin maju sebagai Ketua Umum HIPMI Maluku Utara. Menurut Zulfikran, penafsiran yang menyebut pejabat publik dilarang memimpin HIPMI adalah keliru. Berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga […]

expand_less