Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

BATOMA Datangi KemenHAM dan Komnas HAM, Tuntut Negara Hentikan Rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri

  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 544
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jakarta (BALENGKO) — Barisan Terobos Maluku Utara (BATOMA) Jabodetabek bersama massa dari Maluku, Maluku Utara, dan Papua menggelar aksi solidaritas di Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) RI dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI, Jakarta, menolak tindakan rasisme yang menimpa pesepak bola nasional Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.

Aksi bertajuk “Dari Timur untuk Yakob dan Yance” ini digelar sebagai respons atas maraknya ujaran rasial seperti “monyet”, “hitam”, “keriting”, dan “penghuni hutan” yang diarahkan kepada Yakob dan Yance Sayuri di stadion maupun media sosial.

Koordinator Lapangan aksi, Vinot, menegaskan bahwa ujaran tersebut merupakan bentuk dehumanisasi dan pelanggaran hak asasi manusia. Menurutnya, rasisme tidak dapat dibenarkan dalam konteks apa pun, termasuk dalam dunia sepak bola.

Usai menggelar aksi, perwakilan BATOMA mengikuti audiensi dengan KemenHAM RI. Dalam pertemuan tersebut, BATOMA menyampaikan kronologi lengkap rasisme yang dialami Yakob dan Yance Sayuri, termasuk fakta bahwa ujaran rasial juga ditujukan kepada anak Yance Sayuri yang masih di bawah umur melalui media sosial.

Audiensi tersebut dihadiri Staf Khusus Menteri HAM, Yosef Sampurna Nggarang, bersama jajaran KemenHAM terkait. Pihak KemenHAM menyatakan bahwa kasus rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri merupakan persoalan hak asasi manusia yang membutuhkan penanganan serius dan terkoordinasi.

KemenHAM RI menyampaikan komitmen untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan PSSI serta pihak terkait di dunia sepak bola nasional guna mencegah terulangnya praktik rasisme dan memberikan perlindungan kepada atlet dan keluarganya.

Setelah dari KemenHAM RI, BATOMA melanjutkan aksi ke Komnas HAM RI. Dalam pertemuan tersebut, Komnas HAM menegaskan bahwa ujaran rasis yang menyamakan manusia dengan binatang merupakan pelanggaran HAM serius dan tidak boleh dinormalisasi.

Komnas HAM RI menyatakan akan mengambil langkah lanjutan dengan melibatkan lembaga terkait, termasuk aparat penegak hukum, guna memastikan adanya pertanggungjawaban atas tindakan rasisme tersebut.

BATOMA menilai selama ujaran rasial masih dibiarkan tanpa sanksi tegas, maka slogan “No Racism” di sepak bola Indonesia hanya akan menjadi jargon. BATOMA menegaskan negara harus hadir dan bertindak untuk menghentikan rasisme struktural dalam sepak bola nasional.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Novit

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya sebut 490 Pemda berpotensi kekurangan dana gaji PNS

    Dampak Penyesuaian TKD, 490 Pemda Berpotensi Kekurangan Dana untuk Bayar Gaji Pegawai

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sekitar 490 pemerintah daerah (pemda) di Indonesia diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat. Dana tersebut diperlukan untuk membayar gaji pegawai negeri sipil (PNS) serta memenuhi kebutuhan operasional minimum di daerah masing-masing. Menurut Purbaya, potensi kekurangan anggaran tersebut muncul setelah adanya penyesuaian Transfer ke […]

  • Organda Morotai Tolak Kenaikan Dexlite

    Tolak Kenaikan Dexlite, Organda Morotai Gelar Hearing di DPRD: Ancam Mogok Massal 7 Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI, BALENGKO SPACE – Gelombang protes akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai menyasar sektor transportasi di daerah. Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Organisasi Angkutan Darat (DPC Organda) Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi konvoi dan hearing di Kantor DPRD Pulau Morotai, Senin (11/5/2026). Aksi ini dipicu oleh kenaikan harga […]

  • ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 23 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kota Ternate mendesak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, untuk memanggil dan meminta klarifikasi dari Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, terkait dugaan kuat keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi. Aksi […]

  • Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Source : Istimewa

    Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Ekonomi seringkali dipersepsikan sebagai ilmu yang rumit, penuh angka, grafik, dan istilah teknis yang hanya layak dipelajari di bangku sekolah menengah atau perguruan tinggi. Padahal, tanpa disadari, aktivitas ekonomi justru paling awal dan paling sering dijalani manusia sejak usia kanak-kanak. Saat seorang anak memilih jajanan di sekolah, menabung menggunakan celengan, atau meminta orang tuanya membelikan, […]

  • Aliansi Mahasiswa Soroti Dugaan Pelanggaran Hukum oleh PT Angkasa Pura Indonesia

    Aliansi Mahasiswa Soroti Dugaan Pelanggaran Hukum oleh PT Angkasa Pura Indonesia

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 674
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Rabu, 2 Juli 2025 | Jakarta — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penegak Hukum (AMPH) menggelar aksi damai di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas dugaan pelanggaran hukum dan etika bisnis yang mereka nilai terjadi dalam proses pelelangan lahan usaha di Bandara Internasional I […]

  • Source : Istimewa

    PERKADERAN HMI SEBAGAI LABORATORIUM INTELEKTUAL DANGAGASAN KEBANGSAAN

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Madarudin Lapandewa
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Himpunan Mahasiswa Islam yang prakarsai oleh Ayah Handa Lafran Pane pada tanggal 5 Februari Tahun 1947 bertepatan di Sekolah Tinggi Islam (STI) di ruang mata kuliah ilmu Tafsir dengan tujuan pertama mempertahankan NKRI dan Mempertinggi derajat rakyat Indonesia, kedua Menegakkan serta mengembangkan ajaran Islam. Kedua tujuan ini sebagai dasar moral pijakan perkaderan yang harus di […]

expand_less