Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ISRA’ MI’RAJ dan PERADABAN SUJUD

ISRA’ MI’RAJ dan PERADABAN SUJUD

  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Menurut saya hanya ada dua nilai-value dalam peristiwa kemukjizatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw yang menjadi spirit kebangsaan untuk digunakan oleh seorang pemimpin baik Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota dalam membangun Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Pertama, kalau hendak sukses membangun bangsa Indonesia ini menjadi sebuah negara yang maju, kuat dan hebat maka harus dimulai dengan membangun ‘peradaban sujud’. Saya, anda dan kita semua harus bersujud sebelum bekerja dan kita kembali lagi bersujud sesudah sukses bekerja dalam membangun bangsa ini. Kita sujud sebelum belajar dan lebih-lebih kita kembali sujud lagi sesudah belajar.

Seorang Presiden harus sujud sebelum membuat policy-kebijakan dalam pemerintahannya dan kemudian bersujud lagi setelah kebijakan itu dieksekusi untuk kemashlahatan rakyatnya. Kalau kita hendak membangun peradaban ilmu pengetahuan, politik, ekonomi, sosial-kemasyarakatan, maka kita harus mulai membangun peradaban ini dari masjid ke masjid-dari peradaban sujud ke sujud. Kalau jabatannya sudah ikut sujud maka otomatis jabatan itu tidak akan pernah disalahgunakan untuk menyengsarakan rakyatnya. Seorang ilmuwan yang rajin bersujud maka ilmunya tidak akan disalahgunakan untuk menipu orang lain.

Seorang pedagang, pengusaha, kontraktor dalam bekerja yang selalu bersujud maka profesinya itu tidak akan pernah disalahgunakan untuk menipu orang lain. Kecerdasannya, kekayaannya, populeritasnya, gelarnya yang selalu ikut bersujud dalam mencium tanah airnya maka ia akan gunakan semua itu untuk kemashlahatan umat. Ia tidak pernah sombong dengan segala yang dimilikinya. Karena hakikat sujud itu adalah kembali ke asal kejadian kita yakni ‘Turaab’-tanah-aadamu min turaab-bahwa Nabi Adam itu berasal dari Tanah kawan!

Kedua, bahwa Masjid sebagai tempat ‘peradaban sujud’ bagi seorang Muslim, sehingga dipastikan badannya sudah dijamin suci dari hadas kecil dan ia pun berada dalam keadaan suci dengan air wudhu’nya. Ketika selesai ia bersujud di dalam Masjid dengan mencium tanah air itu, maka ia pun harus kembali lagi bersujud dimana saja ia berada. Karena bumi ini adalah Masjid tempat bersujud bagi orang yang beragama untuk selalu mencium tanah airnya. Jangan berkhianat dengan tanah airmu sendiri, siapa yang terbukti berkhianat dengan tanah airnya sendiri maka halal darahnya untuk di eksekusi mati.

Untuk membangun bangsa ini seorang pemimpin harus mencium tanah airnya sendiri dengan cara bersujud, sehingga tanah-tanah yang kita miliki haram untuk dirusaki-dieksploitasi karena dijelaskan dalam sebuah kaedah ushulul fiqhi, “siapa saja yang merusak tanah airnya-mengeksploitasi tanah airnya untuk dijual ke tangan bangsa asing, maka sama saja ia merusak agamanya”. Dan semua kekayaannya jika bersumber dari cara merampas tanah rakyat, merusak dan melakukan eksploitasi tanah-tanah miliki rakyat, maka yang bersangkutan adalah pendusta agama dan pembohong agama. Ia akan mati dalam keadaan ‘su’ul khaatimah’ dan mulutnya akan dipenuhi oleh tanah. Karena selama hidupnya ia rakus, tamak karena memang hobinya yang suka merampas tanah-tanah orang lain.

Kalau ada yang merusak bumi ini akan berdampak terhadap kerusakan ekosistem bumi, merusak kerukunan kebhinekaan kita sebagai sesama warga bangsa Indonesia dan akan memutuskan hubungan shilaturrahim dengan alam ini. Apakah anda sudah bosan dengan agama, sehingga anda akan merusak dan menciderai agamamu sendiri kawan! 

Dengan memperingati peristiwa yang Maha Agung ini, marilah saya, anda dan kita semua secara barjama’ah untuk membangun ‘peradaban sujud’ ke sujud di bumi ini, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw saat diperjalankan dari Masjidil Haram sebagai tempat peradaban sujud dan menuju ke satu titik peradaban yakni Masjidil Aqsha juga sebagai tempat peradaban sujud kepada Allah Swt. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Bajo Institut Malut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sumber foto : Istimewa

  • Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    Dilema Guru Masa Kini: Tegas Disalahkan, Diam Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Mujais Apling, S.Pd.,M,.Pd (Dekan Fakultas Inovasi Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara)
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Memperingati Hari Guru tahun ini, bangsa Indonesia kembali diajak untuk menoleh sejenak pada realitas yang dihadapi para pendidik di seluruh pelosok negeri. Di balik peran mulia mereka dalam mencetak generasi masa depan, terdapat beban dan tantangan yang jauh lebih berat dibandingkan beberapa dekade lalu. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga dituntut memahami dinamika sosial, tekanan […]

  • PENGUKUHAN PENGURUS: Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali (tengah), berfoto bersama jajaran pengurus DPC Organda Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2024-2029 usai prosesi pelantikan di Aula Daloha Resort, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Organda dan Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor transportasi darat di Morotai.

    Nakhoda Baru Transportasi Morotai: DPC Organda 2024-2029 Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MOROTAI (BALENGKO) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Maluku Utara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2024-2029 pada Sabtu (14/2/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Aula Daloha Resort ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, yang mewakili Bupati. Turut […]

  • Tanggul Penahan Abrasi

    Diterjang Ombak Besar, Tanggul Penahan Abrasi di Desa Awanggoa Rusak Parah, Rumah Warga Terancam Ambruk

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, BACAN – Infrastruktur pelindung pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan kembali lumpuh akibat anomali cuaca. Tanggul (swering) penahan abrasi yang membentang di sepanjang bibir pantai Desa Awanggoa, Kecamatan Bacan, dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah usai diterjang gelombang laut ekstrem pada Senin (06/07/2026) lalu. Hantaman ombak yang berlangsung maraton sejak pukul 04.00 hingga […]

  • Universitas NU Maluku Utara dan Kementerian Transmigrasi Jalin Kerja Sama Strategis di Kawasan Transmigrasi

    Universitas NU Maluku Utara dan Kementerian Transmigrasi Jalin Kerja Sama Strategis di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 757
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Jakarta – (16/7/25) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Penandatanganan ini menandai dimulainya kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Transmigrasi, Jakarta, pada Selasa, 15 Juli 2025. Sekretaris […]

  • KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Ternate, Kamis (1/5/2025) -Menghormati buruh dan menjaga martabat bangsa menjadi pesan utama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Dalam keterangannya, KH. Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh buruh dan pekerja yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan nasional. “Buruh adalah pekerja tangguh. Mereka tidak hanya berkontribusi di […]

expand_less