Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Yohanes Ama Laga Soromaking Terpilih sebagai Ketua BEM Janabadra Periode 2026-2027

Yohanes Ama Laga Soromaking Terpilih sebagai Ketua BEM Janabadra Periode 2026-2027

  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Masa penantian mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta akan kekosongan wadah aspirasi akhirnya resmi berakhir. Melalui proses Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) yang berlangsung demokratis, Pasangan Calon Nomor Urut 2, Yohanes Ama Laga Soromaking dan Reno, resmi keluar sebagai pemenang dan dipercaya menakhodai BEM Universitas Janabadra Periode 2026–2027.

Kembalinya BEM Universitas Janabadra menjadi momentum krusial bagi kebangkitan dinamika kemahasiswaan di ‘Kampus Kebangsaan’ tersebut usai sempat vakum beberapa waktu. Kehadiran kembali lembaga eksekutif mahasiswa ini diharapkan sanggup menjadi jembatan komunikasi yang solid antara mahasiswa dan pihak rektorat.

Yohanes Ama Laga Soromaking Ketua BEM Janabadra Siap Kembalikan Marwah Kampus Pergerakan

Ketua BEM UJB terpilih, Yohanes Ama Laga Soromaking, menegaskan komitmen kepemimpinannya untuk mengembalikan marwah Universitas Janabadra sebagai kampus pergerakan yang kritis, responsif, dan berintegritas.

“Kami siap membangun BEM Universitas Janabadra yang memiliki integritas, profesionalitas, dan komitmen penuh dalam memperjuangkan hak-hak mahasiswa,” ujar Yohanes mengulang komitmen yang disampaikan dalam dialog publik Kampus Janabadra.

Yohanes menambahkan bahwa nahkoda baru BEM UJB hadir membawa semangat baru untuk memastikan setiap suara dan persoalan mahasiswa didengar serta diperjuangkan lewat jalan dialog maupun gerakan yang terukur.

Menjadi Wadah Aspirasi yang Kritis dan Solutif

Terpilihnya pasangan Yohanes dan Reno disambut hangat oleh mahasiswa yang merindukan independensi kelembagaan di kampus. BEM UJB diproyeksikan menjadi solusi atas berbagai kebuntuan komunikasi serta membendung potensi pembungkaman aspirasi mahasiswa di lingkungan akademik.

“Kehadiran kembali BEM adalah awal dari semangat baru. Organisasi ini akan menjadi wadah memperjuangkan aspirasi secara santun, kritis, dan solutif, sekaligus memastikan momentum kebangkitan mahasiswa Janabadra berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(BS/Red)

  • Penulis: Andhika
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media
  • Sumber: Andhika

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    peserta simulasi BHD di Pantai Falajawa bersama Komunitas Pijar NC.

  • Pendiri Ruang Nyata, Kevin Mardianto, Muhammad Ilham, dan Fatur Djaguna

    Ruang Nyata hadir : gerakan Berdaya, Berjaya, dan Berdampak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 652
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Yogyakarta, Jumat (15/8/2025) – Tiga serangkai Kevin Mardianto, S.H., Muhammad Ilham, dan Faturahman Djaguna menggagas Ruang Nyata. Gerakan mahasiswa ini lahir dari kegelisahan mereka melihat berbagai persoalan yang membutuhkan wadah untuk menampung dan mengaktualisasikan ide demi kemajuan bangsa. “Politik, hukum kebijakan publik, ekonomi, dan pendidikan menjadi tiga bidang yang konstitusi kita akomodasi. […]

  • Dari Krisis Global Menuju Modernitas Cair: Membaca Zygmunt Bauman di Era Perang dan Algoritma

    Dari Krisis Global Menuju Modernitas Cair: Membaca Zygmunt Bauman di Era Perang dan Algoritma

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Dua dekade pertama abad ke-21 memperlihatkan dunia yang bergerak dalam ketidakpastian yang nyaris konstan. Perang tidak lagi menjadi peristiwa yang jarang terjadi, melainkan hadir sebagai latar belakang berita harian.

  • Warga Desa Pas Ipa menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Rabu (7/1/2026). (Istimewa)

    Warga Desa Pas Ipa Gelar Aksi Protes di Kantor Desa, Soroti Pengelolaan Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 944
    • 0Komentar

    Sanana (BALENGKO) – Sejumlah warga Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Pas Ipa, Rabu (7/1/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIT tersebut diwarnai dengan pemalangan kantor desa sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga. Berdasarkan keterangan masyarakat di lokasi, aksi berlangsung tanpa pengamanan dari Bhabinkamtibmas […]

  • Dokter Puskesmas Pakisaji dinonaktifkan buntut komentar menghina pasien BPJS

    Buntut Komentar Menhina Pasien BPJS di Medsos, Dokter Puskesmas Pakisaji Dinonaktifkan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MALANG – Tindakan tak etis oknum tenaga medis di media sosial berujung sanksi tegas. Seorang dokter fungsional yang bertugas di Puskesmas Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), resmi dinonaktifkan dari tugas pelayanan kesehatan akibat melontarkan komentar bernada penghinaan kepada pasien BPJS Kesehatan. Oknum dokter bernama Herdiana Ayu Saputri tersebut menjadi sorotan publik usai […]

expand_less