Meski Ada Pergantian Kadis, Morofest 2026 Tetap Melaju dengan Pagu Anggaran Rp1,1 Miliar
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ramlan Drakel ketua panitia Morofest 2026. (Source: Istimewa)
BALENGKO SPACE, MOROTAI – Event tahunan Morotai Festival (Morofest) 2026 dipastikan tetap berjalan tanpa hambatan berarti, meski di tengah persiapan terjadi pergantian Kepala Dinas Pariwisata. Ketua Panitia Morofest 2026, Ramlan Drakel, menegaskan bahwa dinamika birokrasi tersebut tidak akan membatalkan hajatan besar daerah ini.
Ramlan memaparkan adanya pembagian fase kerja dalam kepanitiaan. Pada tahap konsep dan perencanaan awal, kendali sepenuhnya berada di tangan Dinas Pariwisata. Namun, pasca-pergantian pejabat, ia bersama kepala dinas yang baru kini mengambil alih dan memfokuskan diri pada eksekusi teknis menjelang hari-H pelaksanaan.
Selain isu kepemimpinan, Ramlan juga meluruskan sorotan terkait status Surat Keputusan (SK) kepanitiaan. Ia menegaskan bahwa pencantuman namanya dalam SK tersebut sejatinya merupakan representasi dari institusi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bukan atas kapasitas personal. Kondisi administratif ini, menurutnya, sudah final dan tidak menjadi penghalang progres persiapan di lapangan.
Terkait dengan sorotan finansial, Ramlan mengonfirmasi bahwa total pagu anggaran yang digelontorkan untuk Morofest 2026 mencapai Rp1,1 miliar. Dana tersebut sepenuhnya bersumber dari kas daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Meski demikian, Ramlan meminta publik untuk bersabar terkait rincian nominal pengeluaran per divisi. Ia menjamin transparansi anggaran akan dibuka secara utuh pasca-event melalui mekanisme laporan resmi.
“Setelah kegiatan selesai semua, setiap sesi mempertanggungjawabkan anggarannya, baru kita bisa tahu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/10/2026).
Ke depan, prioritas panitia tidak hanya pada kesuksesan acara, melainkan juga akuntabilitas pasca-kegiatan. Penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPj) dari masing-masing sesi kegiatan akan menjadi kunci untuk melengkapi arsip dokumentasi Morofest 2026, sekaligus membuktikan rekam jejak penggunaan dana APBD secara tertib administrasi.
- Penulis: Mujizad Mandea

Saat ini belum ada komentar