DPC PKB Kabupaten Pulau Morotai: Resmi Dikukuhkan, Muhajirin Bailussy: Tekankan Semangat Kebangsaan Gus Dur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pengukuhan Pengurus DPC PKB Pulau Morotai 2026-2031. (Source: Istimewa)
BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pulau Morotai secara resmi menggelar acara pengukuhan pengurus periode 2026-2031, Jumat (23/10/2026), di Aula DPRD Kabupaten Pulau Morotai.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan komitmen partai dalam mengabdi kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di daerah tersebut.
Pengukuhan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur strategis di wilayah Pulau Morotai. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai yang mewakili Bupati, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Pulau Morotai, Danlanud dan Danlanal, para pimpinan partai politik, Ketua KPU Kabupaten Pulau Morotai, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Pulau Morotai, serta Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pulau Morotai.
Kehadiran para unsur pemerintahan, legislatif, TNI/Polri, penyelenggara pemilu, partai politik, dan organisasi keagamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat kolaborasi dalam menjaga stabilitas politik serta membangun Kabupaten Pulau Morotai secara bersama-sama.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, yang mewakili Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Maluku Utara, menyampaikan permohonan maaf dari Ketua DPW PKB yang berhalangan hadir akibat kendala teknis penerbangan menuju Morotai. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan wujud komitmen serius pengurus wilayah untuk mendampingi konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.
Muhajirin mengucapkan selamat atas pengukuhan Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro yang baru. Ia menekankan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar untuk mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, khususnya bagi kader yang duduk di DPRD.
“PKB didirikan bukan karena kepentingan modal atau politik an sich, melainkan atas semangat kebangsaan dan kemanusiaan yang digagas oleh Gus Dur. PKB hadir sebagai jembatan bagi warga Nahdliyin yang selama 32 tahun tidak diberikan ruang dalam percaturan politik,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar pembangunan di Morotai tetap bertumpu pada nilai kebhinekaan dan keutuhan NKRI yang final.
Menyoroti kondisi regional, Muhajirin mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang tinggi tidak hanya bertumpu pada angka produksi pertambangan dan industri nikel, tetapi harus dirasakan keadilan dan kesejahteraan ekonominya oleh masyarakat luas. Ia mengajak seluruh pengurus, termasuk Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII, untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mempercepat pembangunan yang berkeadilan.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan amanah nyata untuk bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.
Ia memaparkan perjalanan elektoral PKB di Kabupaten Pulau Morotai yang konsisten. PKB berhasil melahirkan satu kursi di DPRD pada 2014 yang diemban oleh almarhum H. Suaib Haji Kamil, mempertahankan kursi tersebut pada Pemilu 2019, dan menambah perolehan menjadi dua kursi setelah Pemilu 2024 dari Dapil 2.
Menatap masa depan, Naswin menargetkan perolehan satu kursi tambahan di Dapil 3 (Timur Utara) pada pemilihan legislatif mendatang, baik 2029 maupun 2031 sesuai dinamika putusan Mahkamah Konstitusi, agar PKB dapat membentuk fraksi utuh di parlemen lokal.
Dari sisi organisasi, DPC PKB Pulau Morotai saat ini telah membentuk kepengurusan di enam kecamatan dan sekitar sepuluh ranting. Penyelesaian pembentukan kepengurusan di tingkat desa ditargetkan tuntas pada Desember 2026. Naswin juga memastikan bahwa kepengurusan kali ini telah memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan, sesuai kewajiban hukum baik di tingkat DPC maupun kecamatan.
Pada kesempatan tersebut, Naswin menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai beserta seluruh tamu undangan yang telah hadir memberikan dukungan. Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir telah terjalin dengan baik.
Acara pengukuhan dilanjutkan dengan orientasi pengurus untuk memahami sejarah, ideologi, serta komitmen pendirian PKB, dan ditutup dengan pembukaan Rapat Kerja (Raker) DPC PKB Kabupaten Pulau Morotai.
- Penulis: Muh. Muzijad Mandea
- Editor: Redaksi BS

Saat ini belum ada komentar