Diklat Terpadu Dasar I GP Ansor Halsel Digelar di Obi, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Kepulauan
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 97
- comment 0 komentar
- print Cetak

Semangat kader muda Ansor di Pulau Obi. DTD I GP Ansor Halmahera Selatan menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan. Source : Istimewa
Halmahera Selatan (BALENGKO) – Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke-I di Gedung Serbaguna Kecamatan Obi, Desa Laiwui, pada 17–19 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kaderisasi sekaligus konsolidasi organisasi di wilayah kepulauan.
DTD yang mengusung tema “Bela Agama, Bangsa dan Negara dalam Bingkai NKRI” diikuti sebanyak 100 peserta dari berbagai desa di Pulau Obi. Kegiatan ini merupakan jenjang kaderisasi formal GP Ansor untuk membentuk kader militan, berkarakter, serta memiliki komitmen kebangsaan dan keagamaan yang kuat.
Camat Obi, Ali La Jarahia, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai DTD menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebangsaan dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Ansor memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun generasi muda yang berakhlak serta cinta tanah air,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Fahrul Abd. Muid, MA, yang mewakili Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku Utara, menegaskan bahwa kaderisasi merupakan ruh organisasi yang harus dijalankan secara berkelanjutan.
“DTD bukan sekadar pelatihan, tetapi proses pembentukan karakter kader agar siap menghadapi tantangan zaman, baik dalam aspek keagamaan maupun kebangsaan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran GP Ansor dalam merawat harmoni sosial serta menangkal paham yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.
Di sisi lain, Sekretaris PC GP Ansor Halmahera Selatan, Irfandi R. Mustafa, menjelaskan bahwa pelaksanaan DTD di Pulau Obi merupakan bagian dari strategi konsolidasi berbasis wilayah kepulauan.
“Ini adalah konsolidasi kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Pulau Bacan. Selanjutnya, kaderisasi akan dilanjutkan di Pulau Gane serta wilayah Makian-Kayoa,” jelasnya.
DTD ini diisi dengan berbagai materi strategis, seperti ke-Ansoran, ke-NU-an, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga penguatan ideologi dan bela negara. Selain itu, peserta juga mengikuti pelatihan fisik dan mental sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Halmahera Selatan berharap dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus mencetak kader yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar