Dugaan Mafia Proyek di Embung Pulau Hiri, Komite Mahasiswa Minta KPK Bongkar Aliran Dana BWS Malut
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar

Sejumlah massa aksi dari Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, (13/2). Mereka mendesak pengusutan dugaan korupsi proyek Embung Pulau Hiri senilai Rp13 miliar di BWS Maluku Utara. (Foto: Istimewa)
Desakan Evaluasi Kepala BWS
Selain tuntutan hukum ke KPK, mahasiswa juga mendesak Menteri PUPR untuk segera melakukan evaluasi jabatan terhadap Kepala BWS Maluku Utara. Pimpinan BWS diduga melakukan pembiaran serta melindungi bawahan yang kini tengah menjadi sorotan publik.
“Kami tidak ingin pembangunan di Maluku Utara berubah menjadi ladang kepentingan segelintir oknum. Jika ada praktik mafia proyek, maka harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” tambah Faizal.
Ancaman Aksi Lanjutan
Mahasiswa memperingatkan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam menangani dugaan korupsi di wilayah timur Indonesia. Mereka menegaskan bahwa pengawasan infrastruktur di Maluku Utara harus setara dengan daerah lainnya.
Apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret berupa pemanggilan, pemeriksaan, maupun evaluasi jabatan dari pihak terkait, Komite Mahasiswa Pemerhati Pembangunan Maluku Utara–Jakarta menyatakan akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar.
“Ini bukan sekadar aksi simbolik. Ini peringatan keras agar uang rakyat tidak dipermainkan,” tutupnya.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Agung Gumelar

Saat ini belum ada komentar