Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 Berdasarkan fakta ini maka IAIN Ternate akan mengalami kesulitan yang amat serius untuk bisa meningkatkan peringkatnya, baik di tingkat lokal, nasional dan boro-boro tingkat internasional. Jika IAIN Ternate tidak memiliki Guru Besar yang berkualitas. Seyogyanya kepemimpinan IAIN Ternate sepanjang empat tahun sebelumnya selayaknya telah lahir empat orang dosen kita yang menjadi Guru Besar. Tapi justru yang terjadi adalah saling menjegal untuk menggagalkan seorang dosen menjadi Guru Besar di institusi ini. Ada semacam misi terselubung adanya unsur kesengajaan untuk mempersulit dosen senior yang on proses menuju Guru Besar agar dijegal dengan cara-cara yang tidak beradab di rapat senat untuk tidak mendapatkan rekomendasi pengusulan sebagai calon Guru Besar dari institusi. Praktek persekongkolan jahat ini dianggap sebagai tindakan mal-administrasi yang merupakan perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, kelalaian, atau pengabaian kewajiban hukum oleh penyelanggara pelayanan publik yang nyata-nyata merugikan masyarakat akademik, baik materiil maupun immaterial yang berpotensi dapat dilaporkan tindakan pejabat institusi IAIN Ternate kepada Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Maluku Utara. Jika sekiranya ada seorang dosen yang menemukan pelayanan publik yang tidak sesuai aturan, maka laporkan saja mereka itu kawan!

Oleh karena itu, pemimpin baru IAIN Ternate perlu melakukan ‘political will’ untuk mengambil langkah-langkah konkret agar memperjuangkan secara ikhlas para dosen IAIN Ternate menjadi Guru Besar dengan jumlah yang sangat signifikan. Sediakan pendanaannya melalui Dipa institusi yang benar-benar dipergunakan untuk itu. Jangan kemudian dana percepatan Guru Besar dirampok lagi kawan! Karena sesuai dengan Sabda Nabi Muhammad Saw dalam hadis shahih, “yassiruu wa laa tu’assiruu” artinya permudahkanlah urusan mereka, dan janganlah kalian-para pimpinan mempersulit urusan mereka-dosen untuk menjadi Guru Besar. Tapi, yang terjadi justru sebaliknya pemimpin institusi ini berkata, kalau urusan dosen itu bisa dipersulit kenapa harus dipermudah. Maka banyaklah para dosen IAIN Ternate yang menjadi korban mal-administrasi. Na’uzdu billahi min dzalik.

Yang lebih manis lagi bahwa pemimpin baru IAIN Ternate harus mengambil kebijakan terbaik agar menyediakan alokasi dana untuk pengembangan dosen, memberikan kesempatan kepada dosen muda yang masih S2 untuk melanjutkan studi S3, sekaligus memberikan dukungan dana studi agar mereka tidak mengalami penderitaan selama proses studinya karena mereka itu dosen IAIN Ternate. Mereka juga jangan dihalang-halangi untuk melanjutkan studi S3-nya karena perbuatan menghalangi dosen menuntut ilmu-thalabul ‘ilmi hukumnya haram kawan! Sekian dan terima kasih semoga bermanfaat tulisan ini. Wallahu ‘alam bishsh

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Sebagai Spirit Pembebasan Diri

    Ramadhan Sebagai Spirit Pembebasan Diri

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Saat ini umat Islam telah berada pada puncak perpisahan dengan ramadhan sebagai bulan yang suci, bulan yang dimana semua umat Islam diberikan tarbiyah (pendidikan) oleh Allah Swt. Ramadhan adalah salah satu bulan yang istimewa dari sekian banyak bulan dalam Islam, sehingga begitu banyak keistimewaan yang terdapat dalam ramadhan kita pun  diperintahkan oleh Allah Swt untuk […]

  • Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sumber foto : Istimewa

  • Kondisi banjir setinggi atap rumah yang merendam permukiman warga di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (7/1/2026). (Istimewa)

    Banjir Setinggi Atap Rumah Rendam Kecamatan Ibu Halmahera Barat, Warga Selamatkan Diri ke Atap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Halmahera Barat (BALENGKO) – Banjir dengan ketinggian dilaporkan mencapai atap rumah melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu (7/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah setempat diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang sejak dini hari. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keterangan warga setempat, banjir merendam sejumlah wilayah permukiman, di […]

  • Ruislag Dinilai Solusi Tepat, LBH Ansor Desak Pemkot Ternate Selesaikan Sengketa Lahan

    Ruislag Dinilai Solusi Tepat, LBH Ansor Desak Pemkot Ternate Selesaikan Sengketa Lahan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 558
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 25 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate menyambut baik langkah Pemerintah Kota Ternate yang memilih skema ruislag atau tukar guling dalam penyelesaian sengketa lahan eks Brimob di Kelurahan Ubo-ubo. Ketua LBH Ansor, Zulfikran Bailussy, menyatakan dukungannya usai pernyataan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, pada Jumat (25/7/2025), yang […]

  • Maluku Utara dan Angka NEET Tinggi: Mungkinkah Sumber Daya Alam Belum Maksimal Memberdayakan Generasi Muda?

    Maluku Utara dan Angka NEET Tinggi: Mungkinkah Sumber Daya Alam Belum Maksimal Memberdayakan Generasi Muda?

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 780
    • 0Komentar

    Sumber Foto : BloombergDimas Ardian Pada 6 Februari 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data mengenai Persentase Usia Muda (15-24 Tahun) yang Tidak Sedang Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan, atau yang dikenal dengan istilah NEET (Not in Education, Employment, or Training). NEET merujuk pada sekelompok penduduk usia muda yang tidak aktif di dunia pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan apapun. […]

  • Penulis

    Ramadhan dan Luka Demokrasi: Ketika Suara Kritis Dianggap Ancaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Gilang Moenawar
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan yang mulia ini, semoga segala dosa—yang kita sadari maupun yang luput dari kesadaran kita—mendapat ampunan dari kasih sayang Allah SWT. Dari suasana perenungan inilah saya ingin memulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan yang lahir dari kegelisahan atas ketertindasan umat dan manusia di bangsa Indonesia. Pertanyaan ini menyentuh akar hingga pucuk dari bunga-bunga […]

expand_less