Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 172
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga harmoni antarumat beragama.

Sebelumnya beberapa bulan lalu, FKUB Maluku Utara telah menggelar dialog lintas iman dan sosialisasi moderasi beragama di Ternate sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan. Namun, berdasarkan pengakuan dari ketua FKUB Maluku Utara Dr. Adnan Mahmud, M.A, rilis Indeks Kerukunan Umat Beragama oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Maluku Utara tercatat mengalami penurunan signifikan pada indikator kehidupan umat beragama. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan adanya tantangan serius dalam menjaga stabilitas sosial.

Menanggapi hal tersebut, Sahabat Mustaqim (Sahabat Mus), kader PMII Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus mahasiswa asal Kota Ternate Maluku Utara, menyampaikan kritik terbuka terhadap kinerja FKUB yang dinilai belum maksimal dalam menjangkau masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan konflik.

“Fenomena yang terjadi hari ini tidak bisa dilihat sebagai peristiwa yang berdiri sendiri. Ada indikasi bahwa upaya sosialisasi moderasi beragama belum berjalan secara masif dan merata, sehingga ruang-ruang rawan justru tidak terjangkau secara optimal,” ujarnya.

Ia menilai, kemunculan narasi yang berpotensi memecah belah tidak hanya menjadi tanggung jawab individu atau oknum semata, tetapi juga menjadi cerminan bahwa fungsi preventif lembaga terkait belum berjalan secara maksimal.

“Ketika narasi seperti ini bisa muncul dan berkembang, maka kita perlu jujur melihat bahwa ada celah yang belum tertutup dengan baik. Di sinilah peran FKUB seharusnya hadir lebih kuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja FKUB Maluku Utara, termasuk kemungkinan penyegaran struktur kepengurusan guna menjawab tantangan yang semakin kompleks.

“Kami mendorong pemerintah daerah yakni Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Malut dan Sulut, untuk melakukan evaluasi total terhadap FKUB Maluku Utara, termasuk membuka ruang untuk perombakan struktur jika memang dibutuhkan. Ini penting agar lembaga ini kembali fokus, responsif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya profesionalitas dan fokus dalam menjalankan peran strategis tersebut, mengingat tantangan kerukunan umat beragama tidak bisa ditangani secara parsial atau sekadar seremonial.

“Ke depan, FKUB tidak cukup hanya hadir dalam kegiatan simbolik. Dibutuhkan lompatan program yang konkret, menyentuh hingga ke akar rumput, dan mampu meredam potensi konflik sejak dini,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga ketenangan dan tidak terjebak dalam arus informasi yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Evaluasi itu penting, tetapi menjaga persatuan jauh lebih penting. Jangan sampai kita terpecah oleh hal-hal yang justru bisa kita selesaikan bersama,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggali Api Islam Cak Nur

    Menggali Api Islam Cak Nur

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Arsrhum
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Dikisahkan dalam novel Merdeka Sejak Hati karya Ahmad Faudi, suatu ketika Mintaredja, seorang politisi dan pejabat pemerintahan pada masa Orde Baru, mengajukan pertanyaan kepada Lafran Pane: mengapa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus bersikap independen? “Kami independen tidak bergabung dan menjadi bagian dari partai politik untuk membuktikan kesungguhan kami mempersatukan semua bagian umat tidak peduli partai […]

  • Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe melepas kontingen Pramuka Maluku Utara menuju Kemah Pramuka Berkebutuhan Khusus Nasional 2025 di Cibubur

    Wagub Maluku Utara Lepas Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus ke Kemah Nasional 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 441
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, melepas secara resmi 19 kontingen Pramuka Maluku Utara untuk mengikuti Kemah Pramuka Berkebutuhan Khusus (KPBK) Nasional 2025 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–19 Agustus 2025. Acara pelepasan berlangsung di Syamatira Caffe, Selasa (12/8/25) Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa gerakan pramuka […]

  • Ilustrasi : Istimewa

    IKEMAP Desak Pemerintah Cabut Izin PT Zhong Hai dan PT MAI: “Jangan Korbankan Sagea Demi Investasi”

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 210
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar (IKEMAP) Halmahera Tengah–Yogyakarta melayangkan protes keras terhadap aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Zhong Hai dan PT Mining Abadi Indonesia (MAI) di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara. Presiden IKEMAP, Ishak Abidin, mendesak pemerintah untuk segera mencabut izin operasional kedua perusahaan tersebut karena diduga melakukan pelanggaran serius dan sistemik. […]

  • Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama Play Button

    Toilet Rusak, Tidur Tak Nyaman: Mahasiswa Malut di Yogyakarta Harap Gubernur Peduli Kondisi Asrama

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Yogyakarta, 21 Juli 2025 — Kondisi Asrama Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta memprihatinkan. Bangunan yang diresmikan oleh Gubernur Drs. Thaib Armayn pada 4 Maret 2005 itu kini mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari atap bocor, toilet tidak layak pakai, hingga lantai yang tergenang air saat musim hujan. Asrama yang terletak di kawasan strategis ini […]

  • Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sumber foto : Istimewa

  • Sumber foto : Istimewa

    Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Digital, MAN 1 Ternate Gelar MGMP Bertajuk Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 123
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Dalam upaya mewujudkan tenaga pendidik yang adaptif dan profesional, MAN 1 Ternate menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Ternate. Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi Modul Ajar KBC dan Deep Learning, Mewujudkan Guru Profesional di Era Digital” ini resmi dibuka di Aula MTsN Ternate, Jumat (30/01). Acara ini […]

expand_less