Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 450
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam pikiran Gubernur hanyalah memikirkan tentang kepentingan rakyatnya, dan Gubernur pasti berbuat yang terbaik untuk rakyatnya. Gubernur ingin mengajarkan kepada saya, anda dan kita semua untuk berpikir yang positif dalam diri-husnunzhan-positive thinking. Karena Gubernur sudah selesai dengan dirinya sendiri yang selalu saja positive thinking. Gubernur bilang, jika anda berpikir bahwa anda bodoh, anda pasti bodoh. Kalau anda berpikir bahwa anda tidak disukai banyak orang, anda pasti akan dibenci orang banyak. Bila anda berpikir bahwa anda seorang pecundang, anda akan betul-betul menjadi pecundang. Teori ini sudah lama diketahui oleh para psikolog. Mereka menyebutnya dengan konsep diri. Konsep diri kita akan mempengaruhi siapa diri kita kawan!

Dengan demikian, kalau anda berpikir bahwa anda tidak disukai orang banyak dan yang anda lakukan selalu gagal, maka Insya Allah, semua itu akan terwujud dalam kenyataan. Anda tidak akan mampu, gagal, dan tidak disukai orang banyak. Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Beyond Psychology’ yang ditulis oleh Osho seorang guru spritual dari India, menyatakan bahwa kita tidak saja bisa menentukan perilaku kita dengan pikiran kita, tetapi kita juga bisa menciptakan berbagai peristiwa di alam sekitar kita dengan pikiran kita sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang ‘Beyond Psychology’ bahwa kita mewujudkan setiap kejadian menurut kekuatan pikiran kita sendiri, bukan dengan pikiran orang lain. Ada hal yang menarik pada bagian ujung buku ini bersifat sangat sufistik. Menurut buku ini, ada beberapa prinsip. Pertama, kita adalah teman Sang Pencipta-We are co-creators. Kita menciptakan kejadian di alam semesta ini bersama Tuhan. Kedua, kita berkolaborasi dengan Tuhan untuk menciptakan berbagai peristiwa yang kita kehendaki. Kita tidak boleh berpikir bahwa Tuhan adalah Zat yang sangat jauh dari kita, tapi kita harus memikirkan diri kita sebagai manifestasi Tuhan-God as me, Tuhan sebagai aku.

  • Penulis: Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    Gerakan Mahasiswa : Merebut Kemenangan atau Tunduk pada Kekuasaan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    Gerakan mahasiswa selama ini dikenal sebagai agen perubahan sosial-politik yang membawa aspirasi rakyat dan menjadi suara moral bangsa. Akan tetapi dalam perkembangan kontemporer gerakan mahasiswa menghadapi tantangan serius berupa degradasi semangat, tujuan, dan bentuk perjuangan. Gerakan yang dahulu bersifat ideologis dan transformatif kini kerap terjebak dalam agenda pragmatis, partisan, bahkan kooptatif. Dalam banyak kasus kekinian […]

  • SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Saya merasa takjub dengan kata-kata bijak yang dimunculkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, yakni: “Sekolah tanpa Beban, Belajar dengan Tenang”. Jika kata-kata bijak ini dialih-bahasakan kedalam bahasa Arab menjadi “madrasatun biduuni a‘baain diraasiyyatin bihuduu’in”. Saya serius memikirkan makna yang terkandung dibalik kata-kata bijak ini. Menurut ijtihad saya, ini sebuah kalam (ungkapan) yang […]

  • Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni terpantau padat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung meninjau dan menyapa para pemudik demi memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan. Sumber: Agung Gumelar

    Kapolri Turun Langsung! Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni Dipadati Pemudik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LAMPUNG (BALENGKO) – Pemudik mulai memadati Pelabuhan Bakauheni dalam arus balik lebaran tahun 2026. Dimana terpantau di lapangan, banyak kendaraan roda empat maupun roda dua untuk menyeberang di pintu dermaga pada Sabtu (28/3). Diketahui juga, pengamanan untuk arus balik dibantu oleh TNI-Polri. Selain itu juga Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jend. Listyo Sigit Prabowo lakukan pemantauan […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Wakil Ketua GP Ansor Maluku Utara

    Ansor Maluku Utara Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Kata ‘Ansor’ diambil dari ismun-nama organisasi yang menaungi gerakan pemuda Nahdlatul Ulama. Dalam paruh pertama tahun 1900-an, ismun-nama ini dipilih oleh para ulama dan pendiri Gerakan Pemuda Ansor untuk organisasi pemuda NU. Penentuan ismun-nama ini bukan dilakukan secara asal-asalan-sembarangan, tetapi melalui proses tafakkur arrasikhun yang syamilah-mendalam. Organisasi pemuda NU ini pada akhirnya diberi ismun-nama ‘Ansor’, […]

  • Tangkapan layar video warga Maba Sangaji saat menyampaikan aspirasi terkait kasus hukum Maba Sangaji.

    LBH Ansor Ternate Soroti Dakwaan JPU terhadap Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE, 8 Agustus 2025 — Kasus hukum Maba Sangaji kembali menjadi sorotan publik. LBH Ansor Ternate menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap beberapa warga sebagai bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat yang memperjuangkan hak-hak tanah leluhur mereka. Sidang yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri Soasio ini di pindahkan ke dalam Rutan Soa Sio, Tidore […]

  • Anggota Fatayat NU Tidore membagikan sembako kepada warga sekitar

    Fatayat NU Tidore Kegiatan Rutin Bulanan Berbagi Sembako

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Tidore (Balengko Space) – Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan kembali digelar dengan berbagi sembako kepada masyarakat sekitar, Selasa (30/9/2025). Program ini menjadi salah satu wujud kepedulian organisasi perempuan Nahdlatul Ulama terhadap warga yang membutuhkan. Pada kegiatan bulan ini, Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan berupa pembagian sembako disalurkan kepada dua keluarga penerima manfaat. Meski […]

expand_less