Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

Filosofi Idul Fithri: Mengembalikan Jati Diri Manusia

  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 417
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Setiap kali kita merayakan hari raya ‘Idul Fitri, kita selalu dituntut untuk merenungkan dan menghayati pesan-pesan moral—al-mawaa’izh al-akhlaaqiyyah yang terkandung dalam Idul Fitri itu. Pesan-pesan itu sesungguhnya dapat ditelusuri lewat kata ‘Idul Fitri itu sendiri. ‘Idul Fitri adalah kata majemuk—tarkib al-idhafi yang terdiri dari kata ‘id dan al-fitr. Kata ‘id semula berasal dari kata ‘aud, yang berarti kembali. Hari raya disebut ‘id karena ia kembali dalam setiap tahun menemui kita. Sementara kata ‘al-fithr’ atau ‘al-fithra’h adalah sifat dasar asal kejadian bagi setiap makhluk. Maka apabila disebutkan fithrah manusia, hal itu berarti sifat-sifat dasar manusia ketika ia pertama kali diciptakan, sebelum ia tercemar oleh sifat-sifat lain setelah ia hidup di dunia ini. Maka ‘Idul Fitri dapat berarti kembalinya manusia kepada sifat-sifat aslinya ketika ia diciptakan pertama kali oleh Allah Swt—setiap anak manusia yang baru dilahirkan pasti dirinya dalam keadaan suci—fithrah yang membuat dirinya sebagai penganut agama tertentu adalah kedua orang tuanya. Dan itulah kehendak Allah Swt—Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kini, apakah sifat-sifat asli manusia ketika ia diciptakan pertama kali itu masih bertahan dalam dirinya? Berikut ini akan dicoba diketengahkan sifat-sifat tersebut sebelum hal itu dicemari oleh sifat-sifat lain setelah manusia itu bergumul dengan kehidupan dunia. Dengan demikian, sejatinya manusia dapat mendeteksi dirinya, sejauh mana ia mampu mengembalikan dirinya kepada karakteristik dasar itu sehingga ia kembali menjadi manusia yang memiliki karakter manusia seperti pertama kali ia diciptakan oleh Allah Swt. Maka ada beberapa sifat dasar manusia, yang pertama adalah manusia diciptakan semata-mata sebagai pengabdi Allah Swt, dalam Surah al-Dzaariyaat ayat 56, Allah Swt berifrman, “dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali hanyalah agar mereka mengabdi kepada-Ku”. Mengabdi kepada Allah Swt adalah taat kepada-Nya dan tidak taat kepada selain-Nya. Taat kepada Allah Swt ini merupakan perwujudan dari-pada iman manusia kepada-Nya, karena pada dasarnya makhluk yang bernama manusia itu sejak semula telah beriman kepada Allah Swt. Allah pernah menanyakan kepada ruh-ruh manusia, “bukankah Aku ini Tuhanmu semua? Mereka menjawab, “betul, Engkau Tuhan kami, dan kami menjadi saksi”. (rujuk QS. al-‘araf, 172). Tidak ada satu manusia pun di atas dunia ini yang tidak mengakui bahwa pencipta dunia ini adalah Allah Swt—manusia bukan makhluk atheis—ketidakpercayaan pada keberadaan Tuhan. Bahkan orang-orang musyrik pun apabila ditanyakan kepada mereka, siapa yang menciptakan langit dan dunia ini semuanya, mereka akan menjawab bahwa yang mencipatakan seluruhnya itu adalah Allah Swt. (rujuk QS. Luqman, 25). Ini artinya bahwa watak dasar manusia itu adalah beriman dan ia diciptakan sebagai makhluk yang beribadah kepada Allah Swt. Namun kenapa ada manusia-manusia yang tidak loyal kepada Allah Swt, padahal ia telah memiliki potensi atau benih sebagai makhluk yang beriman?

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Genjot PAD Morotai, Naswin Rowo Desak Pengaktifan Palang Pintu Pasar dan Mall Morotai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 519
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO SPACE) – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai dari Fraksi KNN, Naswin Rowo, mendesak Pemerintah Daerah untuk segera mengaktifkan sejumlah fasilitas publik yang terbengkalai. Hal ini dinilai krusial guna mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan. Dua poin utama yang menjadi sorotan adalah pengoperasian palang pintu otomatis di kawasan pasar serta […]

  • DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    DPC PKB Tidore Nilai Kritik LBH Ansor Kota Ternate “Lebay”, Ini Jawaban Tegas Ketua LBH

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.510
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 28 Juli 2025 — Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kota Ternate, Zulfikran A. Bailussy, S.H., merespons pernyataan Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Julham, terkait tudingan terhadap LBH Ansor yang dianggap “lebay” dan tendensius dalam menyikapi dugaan mobilisasi aparatur sipil negara (ASN) dalam […]

  • Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    Hari Guru Nasional: Pujian dan Derita yang Tak Pernah Selesai Diucapkan

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Hari Guru Nasional selalu datang dengan suasana penuh penghormatan. Media sosial ramai, sekolah menggelar upacara, siswa membacakan puisi, dan berbagai instansi berlomba-lomba mengucapkan terima kasih kepada “pahlawan tanpa tanda jasa”.

  • palestina

    Ketika Gaza Berpuasa di Tengah Reruntuhan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Muhammad Muzijad Mandea, S.Pd Ketua Literasi Pasifik Morotai
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Tragedi kemanusiaan di Palestina merupakan konflik berkepanjangan yang telah berlangsung sejak akhir abad ke-19 hingga abad ke-21. Konflik ini menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di dunia yang telah menelan ribuan korban jiwa. Di antara korban tersebut, anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan dan paling banyak terdampak. Genosida yang dilakukan oleh Zionis Israel tidak hanya […]

  • Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad

    THR Molor dari Jadwal, SEMAINDO Halbar Dorong Transparansi Pemerintah Daerah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 227
    • 0Komentar

    HALBAR (BALENGKO SPACE), 30 Maret 2026 – Keterlambatan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di Kabupaten Halmahera Barat mendapat sorotan dari berbagai kalangan salah satunya mahasiswa Halmahera Barat yang menempuh pendidikan di DKI Jakarta. Ketua SEMAINDO Halmahera Barat DKI Jakarta, Sahrir Jamsin, menyampaikan bahwa hingga tanggal 30 Maret […]

  • Mobil terbakar dalam aksi solidaritas Yogyakarta menuntut keadilan untuk Affan Kurniawan.

    Yogyakarta Membara: Ribuan Massa Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 644
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA — Massa menggelar aksi solidaritas di Yogyakarta pada Jumat (29/8/2025) untuk merespons meninggalnya Affan Kurniawan. Dari amatan redaksi Balengko Space di lapangan sekitar Pkl. 18.00 WIB , terlihat satu unit mobil yang diduga milik kepolisian terbakar di depan Markas Polda DIY. Aksi yang dilakukan hari ini sebagai bentuk protes atas tewasnya Affan, […]

expand_less