Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternate (BALENGKO), 2 April 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengapresiasi capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara yang berada di atas rata-rata nasional berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025.

Menurut Abubakar, capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari keberhasilan membangun karakter siswa yang inklusif dan toleran.

“Ini sangat menggembirakan. Kualitas pendidikan tidak hanya dilihat dari akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Capaian ini menandai keberhasilan sekolah dalam membangun nilai kebinekaan,” ujarnya saat melakukan monitoring awal pembelajaran di SMA Negeri 4 Ternate, Rabu (1/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofyan. Dari hasil pemantauan Rapor Pendidikan SMA Negeri 4 Ternate, sejumlah indikator seperti literasi, numerasi, kualitas pembelajaran, iklim inklusivitas, serta indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara berada pada kategori “hijau”.

Abubakar menegaskan bahwa capaian ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar sekolah semakin diminati masyarakat. Ia juga berharap data dalam Rapor Pendidikan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Meski demikian, ia menyoroti sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi, seperti fasilitas penerangan ruang belajar, kebersihan toilet, serta pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Lebih lanjut, Abubakar menyebut seluruh jenjang SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara telah mencapai kategori hijau dalam indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara. Ia menilai capaian ini sebagai prestasi penting yang harus dijaga secara konsisten.

“Kami berharap seluruh sekolah terus mendorong tumbuhnya ekosistem kebinekaan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan peran guru dan siswa sebagai teladan dalam membangun toleransi dan relasi sosial yang inklusif. Nilai-nilai kebinekaan yang diterapkan di sekolah, seperti hidup rukun tanpa membedakan latar belakang agama, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Waktu di sekolah terbatas, hanya enam sampai tujuh jam. Karena itu, nilai kebinekaan harus terus dihidupkan di masyarakat. Guru dan siswa harus menjadi garda terdepan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan pembentukan karakter berbasis kebinekaan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan dan kehidupan sosial.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumber foto : Istimewa

    Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Ancam Independensi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 208
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Wacana transformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi kementerian kembali memicu polemik. Pengamat politik Nashrullah menilai gagasan yang muncul dalam Rapat Kerja Polri bersama Komisi III DPR RI tersebut tidak rasional dan berpotensi melemahkan kedaulatan negara. “Menjadikan Polri sebagai kementerian bukan solusi, melainkan bentuk pelemahan institusi. Reformasi Polri seharusnya fokus pada penguatan kinerja, […]

  • Source : Istimewa

    Aliansi Peduli Iran Demo Kedubes AS dan Kemenlu: Kecam Agresi Militer, Tuntut Perlindungan WNI

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Ratusan massa Aliansi Peduli Iran (API) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026), untuk mengecam serangan militer AS terhadap Iran. Massa yang terdiri dari Pemuda Muslimin DKI, SEMMI Jakarta Raya, dan LMND DKI Jakarta ini menilai agresi tersebut melanggar hukum […]

  • Terkait Dugaan Suap PT Intimkara, Polres Morotai: Silakan Lapor Jika Nama Media/DLH Disalahgunakan

    Terkait Dugaan Suap PT Intimkara, Polres Morotai: Silakan Lapor Jika Nama Media/DLH Disalahgunakan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai membuka ruang bagi komunitas media dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melaporkan dugaan transaksi suap-menyuap yang mengatasnamakan institusi mereka. Langkah ini diambil seiring dengan pendalaman penyelidikan terhadap aktivitas perizinan PT Intimkara. Konfirmasi hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Pulau Morotai melalui Kasi Humas, Muh. Yusuf, saat dihubungi […]

  • Foto ilustrasi kawasan karst di Weda Utara

    Penolakan Tambang PT Gamping Mining Indonesia Weda Utara oleh Mahasiswa Halteng di Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 835
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 14 Agustus 2025 — Aliansi Mahasiswa Sagea/Kiya dan Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) di Yogyakarta menolak aktivitas tambang PT Gamping Mining Indonesia di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Mereka menilai kegiatan tambang itu berisiko merusak lingkungan, mengancam sumber air, merusak kawasan karst, serta menghilangkan ruang hidup dan […]

  • Maluku Utara, dan berapa yang melesat keluar baik ke Jakarta maupun ke rekening korporasi di Shanghai dan Hangzhou.

    REZIM PAJAK di SEKTOR TAMBANG: Kebocoran Fiskal, dan Wacana Nasionalisasi Tambang di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi - Yogyakarta
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Ada kalimat berbahaya yang keluar dari pejabat republik kita:“Hilirisasi Nikel Adalah Kemandirian Bangsa”. Tapi mari kita bedah kalimat itu sampai ke akarnya dengan angka di tangan, bukan dengan slogan. Di Maluku Utara, khususnya Halmahera Tengah dan Pulau Obi merupakan dua jantung industri nikel di Maluku Utara. pertanyaan yang jarang dijawab tuntas adalah siapa sebenarnya yang […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memberikan arahan dalam pembukaan Musprov POSSI Maluku Utara di Emerald Hotel Ternate, Kamis (22/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wagub menegaskan kesiapan pemerintah melakukan operasi besar guna memberantas praktik bom ikan di wilayah perairan Maluku Utara. (Foto: Ika/RRI).

    Wagub Sarbin Sehe Tabuh Genderang Perang Lawan Bom Ikan di Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 237
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan operasi besar-besaran guna memberantas praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan). Langkah tegas ini diambil demi menyelamatkan ekosistem laut yang menjadi modal utama masa depan ekonomi berkelanjutan di wilayah Maluku Utara. Pernyataan tersebut disampaikan Sarbin saat membuka Musyawarah Provinsi […]

expand_less