Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

Indeks Kebinekaan Sekolah Maluku Utara Melonjak, Abubakar Abdullah: Ini Prestasi Besar

  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 310
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternate (BALENGKO), 2 April 2026 – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengapresiasi capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara yang berada di atas rata-rata nasional berdasarkan hasil Asesmen Nasional 2025.

Menurut Abubakar, capaian indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari keberhasilan membangun karakter siswa yang inklusif dan toleran.

“Ini sangat menggembirakan. Kualitas pendidikan tidak hanya dilihat dari akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Capaian ini menandai keberhasilan sekolah dalam membangun nilai kebinekaan,” ujarnya saat melakukan monitoring awal pembelajaran di SMA Negeri 4 Ternate, Rabu (1/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofyan. Dari hasil pemantauan Rapor Pendidikan SMA Negeri 4 Ternate, sejumlah indikator seperti literasi, numerasi, kualitas pembelajaran, iklim inklusivitas, serta indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara berada pada kategori “hijau”.

Abubakar menegaskan bahwa capaian ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar sekolah semakin diminati masyarakat. Ia juga berharap data dalam Rapor Pendidikan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Meski demikian, ia menyoroti sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi, seperti fasilitas penerangan ruang belajar, kebersihan toilet, serta pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Lebih lanjut, Abubakar menyebut seluruh jenjang SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara telah mencapai kategori hijau dalam indeks kebinekaan sekolah Maluku Utara. Ia menilai capaian ini sebagai prestasi penting yang harus dijaga secara konsisten.

“Kami berharap seluruh sekolah terus mendorong tumbuhnya ekosistem kebinekaan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan peran guru dan siswa sebagai teladan dalam membangun toleransi dan relasi sosial yang inklusif. Nilai-nilai kebinekaan yang diterapkan di sekolah, seperti hidup rukun tanpa membedakan latar belakang agama, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Waktu di sekolah terbatas, hanya enam sampai tujuh jam. Karena itu, nilai kebinekaan harus terus dihidupkan di masyarakat. Guru dan siswa harus menjadi garda terdepan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan pembentukan karakter berbasis kebinekaan menjadi bagian dari ekosistem pendidikan dan kehidupan sosial.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTs Negeri 1 Pulau Morotai Sabet Juara 2 Lomba Gerak Jalan Indah Pemkab, Putra dan Putri Sama-Sama Bersinar

    MTs Negeri 1 Pulau Morotai Sabet Juara 2 Lomba Gerak Jalan Indah Pemkab, Putra dan Putri Sama-Sama Bersinar

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Negeri 1 Pulau Morotai. Dalam ajang Lomba Gerak Jalan Indah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekolah tersebut berhasil menyabet posisi runner-up atau juara 2, baik untuk kategori putra maupun putri. Lomba […]

  • Oleh: Supriyadi Baharudin,S.H

    MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Supriyadi Baharudin,S.H
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Indonesia menegaskan dirinya sebagai negara hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konsekuensinya, setiap tindakan penyelenggara negara maupun warga negara harus tunduk pada hukum, bukan pada kekuasaan. Hal ini selaras dengan konsep rechtsstaat yang menempatkan hukum sebagai instrument untuk melindungi hak asasi manusia, menjamin persamaan di hadapan […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

  • Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

    Membumikan Janji Politik: Membangun Maluku Utara Lewat RPJMD yang Terarah

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Oleh : Mursid Puko
    • visibility 1.527
    • 0Komentar

    Beberapa hari terakhir, publik Maluku Utara ramai membicarakan isu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) melalui berbagai kanal media sosial. Pada tahun 2024, masyarakat telah menentukan pilihannya dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan memimpin selama lima tahun ke depan. Secara teoritis, pelaksanaan […]

  • Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    Wagub Malut & Menkes Budi Gunadi Sadikin Letakkan Batu Pertama RSUD Sanana

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 701
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Sanana, Kamis, 17 Juli 2025 Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan peningkatan kualitas RSUD Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Kamis (17/7/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda, serta tenaga medis […]

  • Sunaidin Ode Mulae, Dosen Antropologi Pariwisata Universitas Khairun sekaligus Pengurus KONI Maluku Utara periode 2025–2029, menyampaikan pandangannya tentang peran KONI dalam mendorong sport tourism untuk meningkatkan ekonomi daerah.

    ”KONI” BERDAMPAK MENDORONG PARIWISATA OLAHRAGA (SPORT TOURSM) UNTUK PERGERAKAN EKONOMI MALUKU UTARA

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Sunaidin Ode Mulae Dosen Antropologi Pariwisata Unkhair Pengurus KONI Maluku Utara 2025-2029
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Pendahuluan Pada tanggal 8 Oktober 1938 KONI dibentuk dengan nama Ikatan Sport Indonesia (ISI) oleh Sutardjo Kartohadikusumo sebagai ketua ISI melalui musyawarah beberapa organisasi keolahragaan seperti PSSI, Pelti, dan PBKSI (sekarang Perbasi). Pada 15 Oktober 1934 ISI menggelar Pekan Olahraga di Surakarta, sekaligus menjadi hari berdirinya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). ISI dibentuk oleh beberapa […]

expand_less