Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Dasril Usman Dorong Pansus untuk Evaluasi Layanan dan Obat di RSUD Jailolo

Dasril Usman Dorong Pansus untuk Evaluasi Layanan dan Obat di RSUD Jailolo

  • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jailolo (BALENGKO) – Persoalan ketersediaan obat di RSUD Jailolo kembali menuai sorotan tajam. Di tengah klaim peningkatan pendapatan rumah sakit, pelayanan justru dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan, terutama terkait kelangkaan obat.

Anggota DPRD, Dasril Usman, mengkritik keras penjelasan Direktur RSUD Jailolo yang dinilai tidak transparan dan cenderung menutupi persoalan mendasar. Ia menyoroti adanya ketidaksesuaian dalam penyampaian data anggaran.

“Di satu sisi berlindung pada pagu Rp19 miliar, tapi di sisi lain mengakui adanya pelampauan pendapatan. Ini tidak transparan dan mencerminkan buruknya perencanaan keuangan BLUD rumah sakit,” tegas Dasril.

Dasril yang juga merupakan lulusan magister ilmu kebijakan publik mengungkapkan bahwa anggaran sebesar Rp4 miliar yang diklaim untuk pengadaan obat tidak sepenuhnya dialokasikan untuk kebutuhan tersebut. Menurutnya, anggaran itu telah dicampur dengan belanja oksigen dan bahan medis habis pakai (BMHP), sehingga porsi riil untuk obat menjadi jauh lebih kecil.

Kondisi ini, lanjutnya, berdampak langsung pada pasien yang masih harus membeli obat di luar rumah sakit. Bahkan, pasien BPJS juga dilaporkan tidak mendapatkan penggantian biaya obat secara optimal.

“Ini menjelaskan kenapa pasien masih beli obat di luar. Bahkan pasien BPJS mengeluh tidak mendapat penggantian. Ini jelas merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai alasan klasik terkait klaim BPJS yang dilakukan secara bertahap tidak bisa terus dijadikan pembenaran. Menurutnya, persoalan tersebut merupakan masalah berulang yang seharusnya sudah diantisipasi oleh manajemen BLUD.

“Kalau tiap tahun alasannya sama, berarti pengelolaannya yang bermasalah,” katanya.

Lebih jauh, Dasril mengungkap adanya dugaan penyimpangan dalam prioritas penggunaan anggaran. Ia menyebut fleksibilitas anggaran BLUD yang seharusnya dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak seperti obat, justru diduga dialihkan ke kegiatan seremonial.

“Anggaran bisa digeser ke obat, tapi malah digunakan untuk kegiatan seremonial. Ini menunjukkan ada kepentingan lain yang lebih diutamakan dibanding pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, DPRD mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut persoalan ini secara menyeluruh. Pansus dinilai penting untuk melakukan investigasi terhadap dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD RSUD Jailolo.

“Pansus harus menjadi pintu masuk untuk membedah RBA secara transparan, membuka seluruh data anggaran, dan memastikan ke mana sebenarnya anggaran dialirkan,” jelas Dasril.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong agar pembentukan pansus segera dibahas dalam rapat paripurna.

“Kami akan mendesak pimpinan DPRD agar paripurna pembentukan pansus segera dilaksanakan. Persoalan rumah sakit ini harus diselesaikan sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Dasril menyampaikan kritik paling keras. Ia menilai persoalan ini tidak lagi sekadar administratif, tetapi telah menyentuh aspek kemanusiaan.

“Publik tidak butuh narasi normatif, tapi angka riil dan pertanggungjawaban. Jika pasien terus dirugikan, obat langka padahal anggaran tersedia, maka ini bukan sekadar kelalaian. Ini bisa masuk kategori kejahatan kemanusiaan,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Sahrir Jamsin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumber foto : Istimewa

    Mandiri Tanpa Pembimbing, Tim FKIP Unkhair Raih Juara III Debat Kie Raha 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 292
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kompetisi Debat Kie Raha 2026. Tim yang menggabungkan kekuatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan Bahasa Inggris ini resmi menyabet Juara III dalam partai final yang digelar di Aula Nuku Unkhair, Rabu (28/1/2026). […]

  • KH. Sarbin Sehe, Wakil Gubernur Maluku Utara, dalam seminar Road to Go Public di Ternate 2025

    Tambang Bukan Segalanya: Aktivis PMII Yogyakarta Menanggapi Pemikiran Visioner Wagub Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muzsta Oscar
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Baru-baru ini publik diramaikan dengan kabar yang cukup mencengangkan: pertumbuhan ekonomi Maluku Utara berhasil melesat hingga 32,09% (yoy) pada kuartal II 2025, menurut catatan Databoks yang bersumber dari Badan Pusat Statisik (BPS). Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Namun, di balik euforia tersebut, ada satu […]

  • Akademisi UNUTARA Firman Amir desak Walikota Ternate evaluasi Disperindag terkait dugaan pungli ruko Pasar Gamalama sebesar Rp1 juta per bulan.

    Akademisi UNUTARA Desak Walikota Ternate Usut Dugaan Pungli Ruko Pasar Gamalama

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 234
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng tata kelola pasar di Kota Ternate. Kali ini, sorotan tajam datang dari akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA), Firman Amir, M.Pd.I. Ia mengaku geram dengan beban biaya fantastis yang harus ditanggung oleh para pedagang kecil di kawasan Pasar Gamalama. Firman mendesak Pemerintah Kota […]

  • Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    Protes Jalan Rusak, Warga Tanah Tinggi Ternate Tanam Pohon Pisang di Depan RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Balengko Space, Ternate – Warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Ternate Selatan, melakukan aksi unik dengan menanam pohon pisang di badan jalan rusak tepat di depan RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus penanda bahaya bagi para pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Penanaman pohon pisang itu dilakukan di lubang jalan yang […]

  • Mahasiswa Kota Ternate menari kegiatan JKPI 2025. Play Button

    Meriah di Panggung, Terlupakan di Belakang Layar: Curhat Mahasiswa Ternate di Yogyakarta Terhadap Pemkot

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.571
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Rabu (13/8/25) Harapan mahasiswa Kota Ternate untuk mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Ternate saat gelaran Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Yogyakarta pupus sudah. Meski ikut memeriahkan acara dengan menampilkan tarian khas daerah, mereka justru pulang membawa rasa kecewa. Penetapan Ternate sebagai tuan rumah JKPI 2026 memang menjadi momen penting. […]

  • Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua saat menerima audiensi PW IKA PMII Maluku Utara di ruang kerjanya, Kamis (4/12/2025).

    Bupati Halmahera Utara Terima Audiensi PW IKA PMII Malut

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 148
    • 0Komentar

    HALUT (BALENGKO) – Bupati Kabupaten Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menerima audiensi jajaran Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara pada Kamis (4/12/2025).Kedatangan rombongan turut didampingi Ketua PC IKA PMII Halmahera Utara, Fahmi Musa, beserta jajaran, serta Ketua GP Ansor Halut, Rifki Kasibit. Audiensi ini digelar dalam rangka […]

expand_less