Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » PAUD Berbasis Cinta atau Pabrik Robot? Kritik atas Pendidikan Formal dengan Belajar dari Jepang dan Budaya Sasak di Lombok Timur

PAUD Berbasis Cinta atau Pabrik Robot? Kritik atas Pendidikan Formal dengan Belajar dari Jepang dan Budaya Sasak di Lombok Timur

  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 533
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, nilai, dan orientasi hidup generasi mendatang. Sayangnya, praktik pendidikan formal di banyak tempat masih berorientasi pada capaian kognitif semata, seakan-akan anak-anak adalah “robot” yang diprogram untuk menguasai hitungan, membaca, dan menulis secepat mungkin. Orientasi semacam ini kerap mengabaikan hakikat PAUD sebagai ruang bermain yang penuh kasih sayang, yang mestinya menumbuhkan rasa aman, cinta, dan kepercayaan diri pada anak. Pertanyaannya, apakah PAUD kita sedang membangun manusia utuh atau sekadar memproduksi individu yang terstandar layaknya mesin?

Belajar dari Jepang, pendidikan anak usia dini dirancang bukan hanya untuk mengasah intelektualitas, melainkan untuk membentuk karakter kolektif dan empati sosial. Anak-anak dilatih untuk mandiri, menjaga kebersihan, menghargai waktu, serta mengutamakan kerja sama. Nilai-nilai tersebut tidak lahir dari indoktrinasi kaku, tetapi melalui praktik keseharian yang sederhana dan penuh konsistensi. Dengan demikian, anak tumbuh dalam iklim pendidikan yang berbasis cinta—cinta terhadap dirinya, sesama, dan lingkungannya. Pola semacam ini menunjukkan bahwa orientasi pendidikan di Jepang tidak menjadikan anak sekadar “produk standar,” tetapi manusia yang berakar pada nilai kemanusiaan.

Tags
  • Penulis: LILIK FEBY RAHMAWATI
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (27/2/25) – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura) di Lapangan Ngaralamo (Salero), Kota Ternate, pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Sosialisasi Bank Indonesia untuk Masyarakat […]

  • Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Ternate menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus melayangkan desakan terbuka kepada pihak birokrasi kampus Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA).

    KOPRI PMII Ternate Desak Kampus Tindak Tegas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Mahasiswa UNUTARA

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Ternate menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus melayangkan desakan terbuka kepada pihak birokrasi kampus Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA). Langkah ini diambil guna mendorong penanganan yang cepat, tegas, transparan, dan berkeadilan atas laporan dugaan tindakan kekerasan seksual yang menimpa seorang mahasiswi berinisial RK, yang juga merupakan anggota […]

  • Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 479
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang ibu rumah tangga berinisial CMB, warga Kabupaten Pulau Morotai, mengalami patah kaki serius setelah diduga ditabrak sepeda motor yang dikendarai seorang oknum anggota polisi berinisal AS (24/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Kecelakaan tersebut terjadi di pertigaan depan Kantor Samsat Daruba, tepatnya di depan Toko Haji Murni. Saat itu, korban baru […]

  • ILUSTRASI: Hukum tetap tegak di atas tekanan kelompok.| Sumber gambar Ilustrasi: Istimewa

    LBH Ansor Malut Tegaskan: SK Hukuman Salmin Janidi Sah dan Tidak Bisa Dibatalkan oleh Tekanan Kelompok

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan sikap resmi terkait insiden masuknya sekelompok orang yang mengatasnamakan Brigade Sofifi ke Kantor BKD Provinsi Maluku Utara. Kelompok tersebut diduga menekan Plt Kepala BKD, Zulkifli Bian, agar mencabut Keputusan Gubernur terkait hukuman disiplin terhadap mantan Kepala Dinas Perhubungan, Salmin Janidi, S.H., M.Hum. LBH Ansor […]

  • Ronaldo Molle Pegiat Lingkungan Malut mengapresiasi kolaborasi PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) dan Pusdal LH di Gunung Bawakaraeng.

    Soroti Aksi Bawakaraeng, Pegiat Lingkungan Malut Chiko Molle Puji Sinergi ECOTRU-Pusdal LH Dicontoh

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 568
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, GOWA – Gerakan masif pelestarian hulu ekologis di Gunung Bawakaraeng, Sulawesi Selatan, memantik perhatian serius dari berbagai belahan daerah. Pegiat Lingkungan asal Maluku Utara, Ronaldo Molle, S.Tr.KL, bisa di sapa Chiko secara khusus menyoroti kolaborasi strategis antara PT Esa Maha Karya Tunggal (ECOTRU) bersama Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku […]

  • JEJAK AMORFATI DI PULAU GAPI

    JEJAK AMORFATI DI PULAU GAPI

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea. Ketua Literasi Pasifik Morotai
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Ada perjalanan yang ditempuh dengan kaki, tetapi ada pula perjalanan yang hanya bisa dilalui oleh hati. Dan perjalanan itu bermula di Pulau Gapi. Di sana, laut tidak sekadar membentang sebagai batas antara pulau dan cakrawala. Laut menjadi saksi atas banyak hal yang tidak pernah sempat diucapkan. Tentang perpisahan yang datang tanpa aba-aba, tentang harapan yang […]

expand_less