Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Akademisi UNUTARA Desak Walikota Ternate Usut Dugaan Pungli Ruko Pasar Gamalama

Akademisi UNUTARA Desak Walikota Ternate Usut Dugaan Pungli Ruko Pasar Gamalama

  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 598
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, TERNATE – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng tata kelola pasar di Kota Ternate. Kali ini, sorotan tajam datang dari akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA), Firman Amir, M.Pd.I. Ia mengaku geram dengan beban biaya fantastis yang harus ditanggung oleh para pedagang kecil di kawasan Pasar Gamalama.

Firman mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk segera melakukan evaluasi total dan kajian mendalam terhadap regulasi pemanfaatan ruko di Pasar Gamalama, khususnya puluhan ruko yang berada di samping Rumah Makan Ci Yati.

Biaya Fantastis Tanpa Fasilitas

Menurut Firman, kuat dugaan para pedagang yang mayoritas menjual hasil bumi seperti pisang, rica (cabai), tomat, dan jagung tersebut ditarik biaya sebesar Rp1 juta setiap bulannya oleh oknum yang mengatasnamakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate.

“Biaya satu juta per bulan ini sangat fantastis dan miris bagi pedagang hasil tani. Pemkot harus memperjelas, apakah dugaan pungutan ini resmi masuk kas daerah berdasarkan aturan, ataukah ini pungli yang dimainkan oleh oknum-oknum tertentu melalui dinas pasar?” tanya Firman dengan nada retoris.

Kondisi para pedagang kian mencekik karena uang sewa yang besar tersebut sama sekali tidak sebanding dengan fasilitas yang diberikan. Para penghuni ruko mengeluhkan sulitnya akses air bersih. Untuk kebutuhan memasak dan membersihkan peralatan dagang, mereka terpaksa merogoh kocek lagi untuk membeli air.

Fasilitas Umum Diduga Komersialisasi Ilegal

Ironisnya, fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang seharusnya menjadi hak dasar penghuni ruko, diduga telah dijual oleh oknum dinas pasar kepada pihak ketiga. Akibatnya, muncul biaya operasional harian yang sangat memberatkan para pedagang.

“Dua ember air minum dihargai lima ribu rupiah, buang air kecil bayar dua ribu rupiah, dan mandi bayar tiga ribu rupiah. Jika diakumulasikan dalam sebulan, biaya air dan sanitasi ini sangat mencekik di tengah pendapatan pedagang yang tidak menentu,” beber dosen UNUTARA tersebut.

Desak Inspeksi Mendadak Walikota

Mengingat permasalahan ini dilaporkan telah mengakar selama bertahun-tahun tanpa ada solusi konkret, Firman meminta Walikota dan Wakil Walikota Ternate tidak tinggal diam. Pemimpin daerah didesak untuk segera turun ke lapangan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).

“Pak Walikota harus melihat langsung penderitaan pedagang di lapangan. Jika dalam sidak nanti ditemukan ada praktik pungli dan komersialisasi fasilitas negara secara ilegal, oknum tersebut harus diberikan sanksi tegas. Secara institusi, dinas terkait juga harus bertanggung jawab penuh,” pungkasnya. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Mustakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

    Fahri Sibua: Tawarkan Konsep Integrated Coconut-Based Industry untuk Kelapa Bido Morotai Dari SAF hingga Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 188
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kelapa Bido (Cocos nucifera var. bido), tanaman endemik khas Pulau Morotai, Maluku Utara, kian menarik perhatian dunia karena potensinya sebagai bahan baku Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pengembangan Kelapa Bido memiliki peluang untuk membentuk ekosistem industri berbasis bioekonomi yang tidak hanya menghasilkan pendapatan dari satu produk, tetapi menciptakan berbagai sumber nilai ekonomi […]

  • tuntutan Aksi GEMPUR yang dibacakan Aliansi Generasi Muda Kepulauan Rempah saat mengkritik kebijakan "Jakarta" dan Pemprov Malut di depan Polda DIY, Senin (7/9/2026). (Foto: Dok. @Malawang-melawan/Balengkospace.com)

    Aksi GEMPUR September Hitam di Jogja: Mahasiswa Malut Gugat “Jakarta” dan Kritik Gubernur Sherly Tjoanda

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 565
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar kembali diwarnai gelombang gerakan kritis mahasiswa dalam momentum September Hitam. Mengambil momentum sejarah perlawanan tersebut, mahasiswa Maluku Utara yang menempuh pendidikan di Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Markas Polda D.I. Yogyakarta, Senin (07/09/2026). Aliansi yang menamakan diri sebagai Generasi Muda Kepulauan Rempah […]

  • Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Maluku Utara: Menyongsong Periode 2025-2030 untuk Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sofifi, Senin, (10/3/25) – Pada hari ini, telah berlangsung pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara untuk periode 2025-2030. Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIT dan berlangsung di Gedung Paripurna Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, dengan dihadiri oleh Gubenur dan wakil Gubernur […]

  • Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) di SMAN 6 Tidore

    Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) di SMAN 6 Tidore

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Tidore, Rabu (19/2/25) – Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara dengan menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di SMAN 6 Tidore Kepulauan, yang terletak di Kelurahan Rum. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program studi unggulan dan memberikan informasi langsung kepada calon mahasiswa mengenai […]

  • PENGUKUHAN PENGURUS: Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali (tengah), berfoto bersama jajaran pengurus DPC Organda Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2024-2029 usai prosesi pelantikan di Aula Daloha Resort, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Organda dan Pemerintah Daerah dalam memajukan sektor transportasi darat di Morotai.

    Nakhoda Baru Transportasi Morotai: DPC Organda 2024-2029 Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 299
    • 0Komentar

    MOROTAI (BALENGKO) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Maluku Utara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2024-2029 pada Sabtu (14/2/2026). Acara yang berlangsung khidmat di Aula Daloha Resort ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, yang mewakili Bupati. Turut […]

  • Source : Istimewa

    Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Adalah Institut Agama Islam Negeri-IAIN Ternate, salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia bagian timur-Moloku Kie Raha, telah lama mengalami derita kemiskinan Guru Besar. Hal ini merupakan sebuah apresisasi yang hilang ditelan alam bagi institut yang seharusnya menjadi pusat-markaz keunggulan akademik dan pusat penelitian peradaban dan kebudayaan yang sesuai dengan disiplin keilmuannya. Menjadi Guru […]

expand_less