POST POWER SYNDROME ‘RACUN GALAFEA’
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 180
- comment 0 komentar

source : Istimewa
Jabatan-kekuasaan dapat menjadi ‘racun galafea’ yang mematikan bagi manusia yang tidak siap untuk ikhlas melepaskan jabatan itu. Post power syndrome-pps adalah fenomena psikologis yang pasti terjadi pada seseorang yang telah kehilangan jabatan-kekuasaan-posisi penting dalam lembaga pemerintahan, dan ketika orang itu tidak lagi menjabat maka akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerjanya-karena telah menjadi bawahan.
Apalagi ketika orang itu masih menjabat-berkuasa dengan gaya kekuasaannya yang sangat otoriter bahkan banyak melukai perasaan bawahannya. Maka post power syndrome dapat terjadi pada siapa saja di atas dunia ini, dari politikus hingga rektor dan seterusnya. Seseorang yang terkena penyakit post power syndrome-pps muncul perasaan-perasaan sedih, takut, cemas, rasa inferior-rendah diri, tidak berguna, putus asa, bingung, dan rasanya mau gila saja. Kesemua gejala-gejala rohaniah itu akan mengancam dan merusak fungsi-fungsi kejiawaannya. Hal ini dapat terjadi pada siapa saja-apalagi pada orang itu karena jabatan-kekuasaan ditempatkan menjadi bagian dari identitasnya, sehingga begitu orang itu kehilangan jabatan-kekuasaan sama dengan kehilangan jati dirinya.
- Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar