Sebulan Mesin Pompa Rusak, Warga Desa Muhajirin Morotai Hidup dalam Kecemasan Akan Genangan Air
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026
- visibility 382
- comment 0 komentar

Kondisi mesin pompa air yang mengalami kerusakan di Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai. (Sumber foto: Istimewa)
Morotai (BALENGKO) — Warga Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, menyampaikan harapan agar kerusakan mesin pompa air di wilayah mereka dapat segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Mesin tersebut diketahui telah tidak berfungsi selama kurang lebih satu bulan terakhir dan dikhawatirkan dapat memicu genangan air, terutama saat curah hujan meningkat.
Seorang warga berinisial DL, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya secara lengkap, menuturkan bahwa masyarakat telah berupaya menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pulau Morotai.
“Kami sudah mencoba menyampaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sampai saat ini memang sudah ada pendataan di lapangan, tetapi perbaikannya belum dilakukan,” ujarnya dengan nada berharap, Sabtu (10/1/2026).
Menurut DL, keberadaan mesin pompa air sangat penting bagi warga Desa Muhajirin karena berfungsi mengendalikan aliran air di kawasan permukiman. Ketika alat tersebut tidak beroperasi, masyarakat merasa lebih waswas, terlebih saat cuaca belum sepenuhnya bersahabat.
“Mesinnya sudah rusak sejak bulan lalu. Kami hanya khawatir, jika hujan turun lebih deras, air bisa kembali menggenang dan mengganggu aktivitas warga,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya berinisial AA, yang tinggal tidak jauh dari lokasi mesin pompa. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti keluhan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kami percaya pemerintah pasti memiliki banyak tanggung jawab. Namun kami juga berharap kondisi di desa kami bisa menjadi perhatian, agar tidak terjadi genangan air susulan. Apalagi cuaca akhir-akhir ini masih belum menentu,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, Balengko Space telah berupaya menghubungi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pulau Morotai untuk memperoleh keterangan resmi. Namun, pihak dinas belum memberikan tanggapan.
Warga Desa Muhajirin berharap adanya langkah nyata dan komunikasi yang baik dari pemerintah daerah, sehingga persoalan ini dapat segera tertangani dan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman.
- Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar