Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » HIPHOP CULTURE » Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

Adrienne Ellen Matthew: Rapper dan Dancer Muda Berbakat

  • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Instagram adrienne.matthew

Awal Perjalanan di Dunia Rap dan Dance

Lahir dan besar di Padang, Adrienne Ellen Matthew membawa semangat besar dalam dunia rap dan dance. Dengan darah seni mengalir dari sang ibu yang dulu adalah seorang rapper dan dancer aktif di Jakarta, Adrienne tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan musik. Sejak kecil, ia terbiasa mendengarkan lagu-lagu dari ikon rap seperti NWA, Dr. Dre, Eminem, Snoop Dogg, hingga Salt-N-Pepa. “Mama adalah inspirasiku. Beliau sering bercerita tentang perjuangannya, meski akhirnya harus berhenti karena fokus pendidikan,” ujar Adrienne.

Bagi Adrienne, rap adalah media untuk mengekspresikan diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan menyampaikan pesan positif. Namun, di usianya yang masih muda, ia memilih untuk menciptakan lagu-lagu ceria tanpa tema berat seperti politik atau protes sosial.

Inspirasi dan Gaya yang Dibawa

Adrienne mengidolakan sang ibu dan rapper legendaris Eminem yang ia sebut sebagai lyricist terbaik sepanjang masa. Dalam dunia dance, ia terinspirasi oleh Dee Glazer, Jojo Gomez, serta beberapa penari dari Royal Family Dance Crew di New Zealand. Adrienne menggambarkan gayanya sebagai paduan antara ladies style dan hip-hop yang masih dalam proses pengembangan.

Dalam karya rapnya, Adrienne lebih fokus pada pesan cinta diri, keberanian menjadi diri sendiri, dan menyebarkan kebahagiaan. “Karena aku baru 13 tahun, lagu-laguku belum tentang cinta atau politik. Aku ingin generasi muda, terutama perempuan, lebih percaya diri,” jelasnya.

Momen yang Mengubah Hidup

Meski kini dikenal sebagai rapper dan dancer, pengalaman paling berkesan dalam hidup Adrienne justru datang dari dunia modeling dan pageant. Sejak usia 7 tahun, ia telah memenangkan berbagai ajang nasional dan internasional, termasuk gelar Mini Miss Glam Asia Pacific International di Filipina. “Pengalaman itu menambah rasa percaya diriku dan memberiku platform untuk menyebarkan kebaikan,” katanya.

Namun, salah satu momen paling berkesan dalam karier rap-nya adalah ketika Denaun Porter, anggota grup rap D12 sekaligus sahabat Eminem, mem-follow akun Instagramnya dan menyukai salah satu unggahannya. “Itu seperti mimpi! Hal itu membuatku percaya bahwa tidak ada yang mustahil selama kita mau berusaha.”

Proses Kreatif dalam Bermusik

Adrienne telah merilis sembilan lagu rap dan empat lagu pop. Proses penciptaan lagu-lagunya selalu ia lakukan bersama sang ibu. “Kami sering revisi hingga menemukan versi terbaik. Kesulitannya adalah mencari tema yang cocok untuk usiaku. Musik rap sering berisi kritik sosial, tapi aku belum bisa menulis lagu seperti itu,” ujarnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Sebagai seorang remaja yang masih belajar, Adrienne ingin terus berkembang dan memberikan yang terbaik. Ia berpesan kepada generasi muda untuk tidak pernah berhenti mengejar impian. “Cintai diri sendiri, abaikan haters, sebarkan kebaikan, dan nikmati hidup. Jangan lupa bahagia,” tutupnya dengan semangat.

Adrienne Ellen Matthew adalah bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk berkarya dan menginspirasi. Dengan dukungan keluarga dan semangat pantang menyerah, ia siap melangkah lebih jauh di dunia rap dan dance.

  • Penulis: balengko space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    Ancaman Era Globalisasi Terhadap Eksistensi Bahasa Loloda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ibnu Haikal Basir (Kader Ulil AlBab IAIN Ternate )
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, bahasa juga menjadi  identitas suatu bangsa. Berkaitan dengan itu, pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa adalah sistem lambang bunyi arbitrer yang digunakan masyarakat untuk berinteraksi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri. Lebih jauh, Thomas M. Scheidel salah satu pemikir besar di bidang komunikasi, menekankan bahwa melalui komunikasi, kita mampu memperkenalkan […]

  • Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center (CDC) Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar sosialisasi pengembangan karier yang dirancang untuk membekali mahasiswa dan alumni dengan informasi serta layanan penting guna menghadapi dunia kerja secara profesional, sosialisasi ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 yang berlokasi di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari/ MAM lt. 9 Universitas Alma […]

  • Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    peserta simulasi BHD di Pantai Falajawa bersama Komunitas Pijar NC.

  • foto penulis

    PAUD Berbasis Cinta atau Pabrik Robot? Kritik atas Pendidikan Formal dengan Belajar dari Jepang dan Budaya Sasak di Lombok Timur

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle LILIK FEBY RAHMAWATI
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, nilai, dan orientasi hidup generasi mendatang. Sayangnya, praktik pendidikan formal di banyak tempat masih berorientasi pada capaian kognitif semata, seakan-akan anak-anak adalah “robot” yang diprogram untuk menguasai hitungan, membaca, dan menulis secepat mungkin. Orientasi semacam ini kerap mengabaikan hakikat PAUD sebagai ruang bermain yang […]

  • North Moluccan Boys dan The Salawaku Bentangkan Spanduk Dukung Palestina: “Show Israel the Red Card!”

    North Moluccan Boys dan The Salawaku Bentangkan Spanduk Dukung Palestina: “Show Israel the Red Card!”

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Ternate – Laga seru antara Malut United dan PSBS Biak berlangsung sengit di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat malam, 18 April 2025. Kedua tim bermain imbang 1-1 dan harus puas berbagi poin. Hasil ini menjaga posisi Malut United di lima besar klasemen sementara BRI Liga 1. Tim asuhan Imran Nahumarury juga sukses mempertahankan rekor tak […]

  • Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    Darurat Sanitasi dan Sampah: Ancaman Nyata Penurunan Stunting di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle FAHMIL USMAN, S.Gz.,M.Gz
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Indonesia sedang berpacu dengan waktu untuk menurunkan prevalensi stunting demi menyelamatkan generasi masa depan. Berbagai kebijakan nasional telah digulirkan, mulai dari penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu dan anak, hingga edukasi masyarakat serta makan bergizi gratis di sekolah. Namun, satu faktor krusial yang masih menjadi pekerjaan rumah besar adalah sanitasi dan pengelolaan sampah. Di beberapa daerah, […]

expand_less