Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam konteks anak SD, pendidikan ekonomi memiliki manfaat jangka panjang yang sangat penting. Anak-anak pada dasarnya sudah bisa membuat pilihan. Namun, pilihan tersebut seringkali bersifat emosional. Melalui pendidikan ekonomi, anak diajak memahami alasan di balik sebuah pilihan. Mengapa tidak semua keinginan harus dipenuhi? Mengapa menabung itu penting? Mengapa harus berbagi? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini menjadi pintu masuk untuk membentuk karakter ekonomi anak yang rasional, hemat, dan bertanggung jawab.

Tidak Sulit Mengajarkan Ekonomi

Pendidikan ekonomi untuk anak sekolah dasar dibutuhkan pendekatan pembelajaran inovatif. Anak usia 7–12 tahun memiliki kebiasaan belajar yang khas. Anak biasanya cepat bosan, menyukai aktivitas konkret, dan belajar paling efektif melalui pengalaman langsung. Oleh karena itu, pembelajaran ekonomi yang disampaikan secara teoritis dan satu arah hampir pasti gagal menarik minat anak.

Setidaknya ada empat cara sederhana yang bisa dilakukan orang tua dan guru di Maluku Utara untuk mengenalkan konsep ekonomi kepada anak. Pertama, melalui buku cerita yang dekat dengan realitas anak Maluku Utara. Cerita tentang anak yang rajin menabung uang jajannya untuk membeli perlengkapan sekolah, membantu orang tua berjualan di kios kecil, atau ikut ayahnya melaut, akan lebih mudah dipahami karena sesuai dengan kehidupan mereka. Dari cerita-cerita seperti ini, anak belajar nilai ekonomi sekaligus nilai kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab tanpa merasa digurui.

Kedua, belajar ekonomi lewat pengalaman langsung di lingkungan sekitar. Di banyak wilayah Maluku Utara, anak-anak tumbuh dekat dengan kebun, laut, dan dapur rumah tangga. Kegiatan berkebun pala, cengkeh, atau sayuran di halaman sekolah mengajarkan anak bahwa hasil tidak datang seketika, tetapi melalui proses dan perawatan. Di daerah pesisir, memancing atau ikut orang tua ke pantai menjadi pelajaran tentang usaha, kesabaran, dan menghargai hasil laut. Sementara itu, membantu ibu memasak di rumah mengajarkan anak bahwa bahan makanan terbatas dan harus digunakan dengan bijak. Dari kegiatan sederhana ini, anak belajar mengelola kebutuhan tanpa sadar sedang belajar ekonomi.

Ketiga, pembelajaran melalui wirausaha kecil-kecilan yang sesuai dengan potensi lokal. Anak dapat diajak membuat jajanan sederhana, olahan hasil kebun, atau kerajinan khas daerah untuk dijual di lingkungan sekolah atau sekitar rumah. Ketika anak belajar menghitung modal, menentukan harga, dan membagi hasil, mereka mulai memahami konsep biaya, keuntungan, dan tanggung jawab. Pengalaman ini penting untuk menumbuhkan jiwa mandiri dan kewirausahaan sejak dini, terutama di daerah kepulauan yang kaya potensi alam.

Keempat, memanfaatkan media video dan multimedia interaktif secara bijak. Anak-anak Maluku Utara kini juga akrab dengan gawai dan media digital. Video animasi tentang menabung, mengatur uang jajan, atau memilih kebutuhan dapat membantu anak memahami konsep ekonomi secara visual. Jika dikemas dengan cerita yang dekat dengan kehidupan pesisir dan keluarga nelayan, pesan tentang hidup hemat dan perencanaan keuangan akan lebih mudah diterima. Media digital, jika dimanfaatkan dengan tepat, justru bisa menjadi alat untuk membentengi anak dari budaya konsumtif yang semakin kuat.

  • Penulis: Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula

    FPM Desa Pas Ipa Desak Inspektorat Serahkan LHP ke Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SANANA (BALENGKO) – Front Persatuan Masyarakat (FPM) Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, meminta Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula segera menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula. Permintaan tersebut berkaitan dengan laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pengelolaan Anggaran Desa Pas Ipa yang sebelumnya telah dilayangkan FPM ke Kejaksaan pada […]

  • Karmila, Ketua Umum perempuan pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta periode 2025–2026

    Karmila Terpilih sebagai Ketua Umum Perempuan Pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 7 Oktober 2025 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta resmi menetapkan Karmila, kader asal Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, sebagai Ketua Umum periode 2025–2026 dalam Rapat Tahunan Komisariat (RTK) yang digelar pada 4 September 2025 di Omah PMII Yogyakarta. Karmila tercatat sebagai perempuan pertama yang terpilih […]

  • Poltekkes Kemenkes Ternate Kembali Aktifkan Prodi Sarjana Terapan Kebidanan, Gelar Bakti Sosial di Taman Nukila

    Poltekkes Kemenkes Ternate Kembali Aktifkan Prodi Sarjana Terapan Kebidanan, Gelar Bakti Sosial di Taman Nukila

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Minggu, 16 Februari 2025 – Program Studi DIII Kebidanan dan DIV Sarjana Terapan Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Ternate sukses menggelar bakti sosial di Taman Nukila, Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan kembali Prodi Sarjana Terapan Kebidanan yang baru diaktifkan. Pemeriksaan […]

  • Ketua Panitia Konfercab II NU Kota Tidore Kepulauan, Jafar Noh Idrus, saat memimpin rapat persiapan jelang pelaksanaan Konfercab NU, Jumat (19/12/2025).

    Jelang Konfercab NU II, Jafar Serukan Penghijauan dan Konsolidasi NU di Kota Tidore

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) — H-1 menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) ke-II Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tidore Kepulauan, Ketua Panitia, Jafar Noh Idrus, menyerukan kepada seluruh Badan Otonom (Banom) NU agar wajib hadir dan berpartisipasi aktif dalam agenda lima tahunan tersebut. Hal itu disampaikan Jafar saat ditemui awak media di sela-sela rapat persiapan panitia, Jumat (19/12/2025). Menurut […]

  • Konflik Tambang Halmahera Timur: PMII Ternate Tuntut Keadilan dan Bebaskan Warga

    Konflik Tambang Halmahera Timur: PMII Ternate Tuntut Keadilan dan Bebaskan Warga

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate menyatakan sikap atas penetapan 11 warga Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Warga tersebut dituduh melakukan tindakan melawan hukum saat melakukan aksi penolakan terhadap aktivitas pertambangan nikel oleh PT Position. Kami menilai, aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk perlawanan terhadap […]

  • Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 770
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Ongker Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya. Awal Mula Tertarik pada […]

expand_less