Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 392
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Dalam konteks anak SD, pendidikan ekonomi memiliki manfaat jangka panjang yang sangat penting. Anak-anak pada dasarnya sudah bisa membuat pilihan. Namun, pilihan tersebut seringkali bersifat emosional. Melalui pendidikan ekonomi, anak diajak memahami alasan di balik sebuah pilihan. Mengapa tidak semua keinginan harus dipenuhi? Mengapa menabung itu penting? Mengapa harus berbagi? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini menjadi pintu masuk untuk membentuk karakter ekonomi anak yang rasional, hemat, dan bertanggung jawab.

Tidak Sulit Mengajarkan Ekonomi

Pendidikan ekonomi untuk anak sekolah dasar dibutuhkan pendekatan pembelajaran inovatif. Anak usia 7–12 tahun memiliki kebiasaan belajar yang khas. Anak biasanya cepat bosan, menyukai aktivitas konkret, dan belajar paling efektif melalui pengalaman langsung. Oleh karena itu, pembelajaran ekonomi yang disampaikan secara teoritis dan satu arah hampir pasti gagal menarik minat anak.

Setidaknya ada empat cara sederhana yang bisa dilakukan orang tua dan guru di Maluku Utara untuk mengenalkan konsep ekonomi kepada anak. Pertama, melalui buku cerita yang dekat dengan realitas anak Maluku Utara. Cerita tentang anak yang rajin menabung uang jajannya untuk membeli perlengkapan sekolah, membantu orang tua berjualan di kios kecil, atau ikut ayahnya melaut, akan lebih mudah dipahami karena sesuai dengan kehidupan mereka. Dari cerita-cerita seperti ini, anak belajar nilai ekonomi sekaligus nilai kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab tanpa merasa digurui.

Kedua, belajar ekonomi lewat pengalaman langsung di lingkungan sekitar. Di banyak wilayah Maluku Utara, anak-anak tumbuh dekat dengan kebun, laut, dan dapur rumah tangga. Kegiatan berkebun pala, cengkeh, atau sayuran di halaman sekolah mengajarkan anak bahwa hasil tidak datang seketika, tetapi melalui proses dan perawatan. Di daerah pesisir, memancing atau ikut orang tua ke pantai menjadi pelajaran tentang usaha, kesabaran, dan menghargai hasil laut. Sementara itu, membantu ibu memasak di rumah mengajarkan anak bahwa bahan makanan terbatas dan harus digunakan dengan bijak. Dari kegiatan sederhana ini, anak belajar mengelola kebutuhan tanpa sadar sedang belajar ekonomi.

Ketiga, pembelajaran melalui wirausaha kecil-kecilan yang sesuai dengan potensi lokal. Anak dapat diajak membuat jajanan sederhana, olahan hasil kebun, atau kerajinan khas daerah untuk dijual di lingkungan sekolah atau sekitar rumah. Ketika anak belajar menghitung modal, menentukan harga, dan membagi hasil, mereka mulai memahami konsep biaya, keuntungan, dan tanggung jawab. Pengalaman ini penting untuk menumbuhkan jiwa mandiri dan kewirausahaan sejak dini, terutama di daerah kepulauan yang kaya potensi alam.

Keempat, memanfaatkan media video dan multimedia interaktif secara bijak. Anak-anak Maluku Utara kini juga akrab dengan gawai dan media digital. Video animasi tentang menabung, mengatur uang jajan, atau memilih kebutuhan dapat membantu anak memahami konsep ekonomi secara visual. Jika dikemas dengan cerita yang dekat dengan kehidupan pesisir dan keluarga nelayan, pesan tentang hidup hemat dan perencanaan keuangan akan lebih mudah diterima. Media digital, jika dimanfaatkan dengan tepat, justru bisa menjadi alat untuk membentengi anak dari budaya konsumtif yang semakin kuat.

  • Penulis: Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tumpukan Sampah Ancam Lautan : Containder Gandeng Gubernur Terpilih Maluku Utara, Bersatu cari Solusi Inovatif

    Tumpukan Sampah Ancam Lautan : Containder Gandeng Gubernur Terpilih Maluku Utara, Bersatu cari Solusi Inovatif

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Jakarta, (11/1/25) – Chiko Molle, Operations Manager Containder, bersama timnya mengadakan pertemuan penting dengan Gubernur Terpilih Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk membahas krisis sampah yang semakin memprihatinkan. Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh viralnya video di media sosial beberapa waktu lalu, yang memperlihatkan tumpukan sampah plastik terbawa banjir di Kota Ternate hingga mencemari […]

  • Sejarah Kepemimpinan Perempuan Pertama Di Maluku Utara Dalam Bingkai Kesetaraan Gender”

    Sejarah Kepemimpinan Perempuan Pertama Di Maluku Utara Dalam Bingkai Kesetaraan Gender”

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Rosita Tuhuteru
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Pemahaman Kesetaraan Gender sangat sederhana walaupun seringkali disamakan dengan pengertian jenis kelamin. Seharusnya pada langkah pertama ini yang perlu dipertegaskan mengenai persoalan gender tidak dapat dipisahkan dengan jenis kelamin. Sebab keduanya memiliki perbedaan, gender merupakan pembagian antara tugas laki-laki dan perempuan, sedangkan jenis kelamin merupakan konsep biologis yang membedakan antara laki-laki dan perempuan. Melihat pada […]

  • Sejumlah massa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota Tangerang, Rabu (28/1/2026). Mereka mendesak Satpol PP segera menutup aktivitas produksi Himalaya Es Kristal yang diduga melanggar izin alih fungsi bangunan dan dokumen lingkungan. (Foto: Dok. Istimewa/Pusat-Berita)

    Diduga Langgar Izin dan Alih Fungsi Bangunan, Produksi Es Kristal di Tangerang Didemo Warga

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TANGERANG (BALENGKO) – Sejumlah elemen masyarakat menggeruduk kantor Pemerintah Kota Tangerang, menuntut penutupan aktivitas produksi Himalaya Es Kristal yang diduga kuat melanggar perizinan dan aturan tata ruang. Massa mendesak Satpol PP segera menyegel lokasi tersebut karena dinilai telah menyalahgunakan fungsi bangunan. Koordinator aksi, Agung, menegaskan bahwa operasional perusahaan tersebut terindikasi melakukan alih fungsi bangunan dari […]

  • Sahrir Jamsin desak pencopotan Kadis Parpora Halbar Fenny Kiat dan audit anggaran pariwisata.

    Pariwisata Halbar Terpuruk, Sahrir Jamsin Desak Audit dan Copot Kadis Parpora

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 416
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Jailolo – 16 September 2025 – Pariwisata Halmahera Barat terpuruk meski anggaran miliaran rupiah digelontorkan setiap tahun. Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang menelan anggaran miliaran rupiah pada 2023 hanya berakhir seremoni tanpa dampak ekonomi. Kontribusi PAD pariwisata pada 2024 bahkan tidak sampai Rp. 1 miliar. Mahasiswa ekonomi asal Halbar, Sahrir Jamsin, menilai Kepala […]

  • Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) saat menggelar demonstrasi di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (5/1/2026), mendesak tindak lanjut temuan BPK terkait anggaran Pemilu KPU Maluku Utara. (Sumber foto: Tangkapan layar video aksi)

    SEMAINDO Desak KPK Tindaklanjuti Temuan BPK soal Anggaran Pemilu KPU Maluku Utara

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (5/1). Mereka mendesak KPK menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pengelolaan anggaran Pemilu di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara. Aksi tersebut merujuk pada Laporan […]

  • Pelantikan PKPM Nuku Yogyakarta dan Sanggar Kie Se Kolano Usung Semangat Regenerasi

    Pelantikan PKPM Nuku Yogyakarta dan Sanggar Kie Se Kolano Usung Semangat Regenerasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Cido
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bantul (BALENGKO) — PKPM Nuku Yogyakarta bersama Sanggar Kie Se Kolano resmi melantik pengurus periode 2025/2026 pada Minggu, 15 Februari 2026, di Gedung Serbaguna Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Kegiatan mengusung tema “New Era PKPM Nuku: Regenerasi, Transformasi dan Aksi.” Pelantikan dihadiri sesepuh organisasi Hilman Haroen, alumni, ketua IKPM se-Indonesia, serta sekitar 300 undangan. […]

expand_less