Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 583
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, BALENGKO SPACE – Persoalan agraria dan hak masyarakat adat kembali menjadi sorotan nasional. Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Mudaffar Sjah, menyampaikan pandangan mendalam mengenai kedudukan tanah adat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Penyampaian Sultan tersebut dipandang bukan sekadar urusan lahan, melainkan ujian bagi negara dalam memahami asal-usul sejarah dan keberanian untuk bersikap adil. Bagi masyarakat adat, tanah merupakan ruang sakral tempat nilai-nilai diwariskan dan hukum adat dipraktikkan jauh sebelum regulasi teks negara lahir.

Refleksi Keadilan Pembangunan

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA), Kaicil Ismuul Sujud, menilai refleksi ini sangat krusial di tengah dinamika pengelolaan sumber daya alam. Ismuul, yang juga putra Sultan Ternate ke-49, menyoroti fenomena di Maluku Utara di mana kekayaan alam melimpah namun belum sepenuhnya linear dengan kesejahteraan warga lokal.

“Di banyak tempat, alam terus memberi, tetapi masyarakat belum sepenuhnya menerima. Bahkan, tidak sedikit yang mulai kehilangan akses terhadap ruang hidup yang selama ini menjadi bagian dari kehidupannya,” ujar Ismuul.

Ia menegaskan bahwa hubungan negara dan masyarakat adat adalah hubungan kepercayaan. Negara perlu merawat mandat tersebut melalui penghormatan terhadap hak asal-usul dalam setiap kebijakan yang diambil.

Penerapan Prinsip FPIC dalam Pembangunan

Dalam kerangka global, Ismul mengingatkan pentingnya Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP). Salah satu poin utamanya adalah prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) atau persetujuan bebas tanpa paksaan yang diinformasikan sejak awal.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. “Pengakuan wilayah adat, partisipasi yang bermakna, serta mekanisme distribusi manfaat yang berkeadilan harus menjadi bagian dari arah kebijakan ke depan,” tegasnya.

Prinsip ini bertujuan agar pembangunan memiliki legitimasi sosial yang kuat, sehingga manfaatnya dirasakan secara adil oleh masyarakat subjek utama di wilayah tersebut.

Peran Generasi Muda sebagai Penjaga Akar

Ismul menambahkan bahwa kolaborasi antara negara, pelaku usaha, dan lembaga adat adalah kunci agar pembangunan tidak meninggalkan atau mengabaikan entitas asal. Dalam hal ini, generasi muda memegang peran penentu sebagai penjaga arah masa depan agar kemajuan tidak memutus akar sejarah.

“Memahami tanah adat bukan berarti kembali ke masa lalu, tetapi memastikan bahwa masa depan dibangun di atas pijakan yang benar,” kata Ismuul.

Gemusba berkomitmen untuk terus mengawal isu ini, mengingat tanah bukan sekadar ruang fisik, melainkan martabat dan penentu arah masa depan bangsa. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Baperone

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenaga dapur MBG menjalankan SOP keamanan pangan

    Makan Bergizi Gratis (MBG): Niat Baik yang Harus Dijaga dengan Kualitas dan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Fahmil Usman, S.Gz.,M.Gz.,AIFO
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Jika benar bahwa tujuan dari MBG (Makan Bergizi Gratis) adalah sebuah niat baik yang telah dirancang untuk mencapai lebih dari sekadar ketahanan pangan. Program ini berfungsi sebagai katalis untuk pembangunan ekonomi lokal, yakni melalui dukungan kepada UMKM dan penciptaan pekerjaan dibidang pertanian. Dampak akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan melalui penurunan kemiskinan dan meningkatkan gizi masyarakat tetutama […]

  • Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Source : Istimewa

    Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Ekonomi seringkali dipersepsikan sebagai ilmu yang rumit, penuh angka, grafik, dan istilah teknis yang hanya layak dipelajari di bangku sekolah menengah atau perguruan tinggi. Padahal, tanpa disadari, aktivitas ekonomi justru paling awal dan paling sering dijalani manusia sejak usia kanak-kanak. Saat seorang anak memilih jajanan di sekolah, menabung menggunakan celengan, atau meminta orang tuanya membelikan, […]

  • Foto ilustrasi kawasan karst di Weda Utara

    Penolakan Tambang PT Gamping Mining Indonesia Weda Utara oleh Mahasiswa Halteng di Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 833
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 14 Agustus 2025 — Aliansi Mahasiswa Sagea/Kiya dan Ikatan Keluarga Mahasiswa Pelajar Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) di Yogyakarta menolak aktivitas tambang PT Gamping Mining Indonesia di Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Mereka menilai kegiatan tambang itu berisiko merusak lingkungan, mengancam sumber air, merusak kawasan karst, serta menghilangkan ruang hidup dan […]

  • Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta

    Muh Faisal Terpilih sebagai Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta dalam Konfercab XLVI

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Konferensi Cabang (Konfercab) PMII D.I. Yogyakarta ke-46 resmi menetapkan Muh Faisal sebagai Ketua PC PMII DIY terpilih. Proses pemilihan berlangsung pada Senin pagi, 8 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Al Kodir, Kaliurang. Pemilihan berlangsung demokratis dengan menghadirkan dua pasangan calon: Setelah melalui proses pemungutan suara, Muh Faisal unggul dan dinyatakan sebagai […]

  • Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sula, (16/3/25) – Komunitas Literasi PATCOIFA Sula bersama Komunitas Anak Falabisahaya (KAF) telah resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Ramadhan dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan di Desa Falabisahaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam selama bulan Ramadhan. Kontes Literasi Ramadhan ini akan […]

  • Source : Istimewa

    Hari Pers Nasional 2026: LBH Ansor Malut Soroti Tekanan Kekuasaan terhadap Jurnalis

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 284
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa pers harus tetap menjadi alat koreksi sosial dan penjaga kebenaran di tengah tekanan kekuasaan yang kian kompleks, Senin (9/2/2026). Momentum Hari Pers Nasional ini dinilai sebagai titik refleksi penting bagi demokrasi, khususnya dalam mengawal isu konflik agraria, lingkungan, dan korupsi di Maluku Utara. […]

expand_less