Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai sukses menyelenggarakan Expo Seni Kelulusan (Expo Art and Graduation) yang dirangkaikan dengan Wisuda Tahfiz Angkatan II Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut dihadiri oleh dewan guru, orang tua siswa, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai.

Ketua Panitia, Mukmin Hamsar, dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja madrasah untuk menumbuhkan kreativitas siswa, mempererat silaturahmi, sekaligus wujud syukur atas selesainya proses pendidikan siswa kelas IX.

“Terima kasih kepada Kepala Madrasah, dewan guru, seluruh panitia, dan terutama para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Sebanyak 158 siswa yang terdiri atas 78 laki-laki dan 80 perempuan telah mengikuti seluruh rangkaian ujian. Kami berharap seluruh peserta dapat lulus dengan hasil terbaik,” ujar Mukmin

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pulau Morotai, Nursina Fete, mengapresiasi berbagai capaian yang berhasil diraih madrasah, baik di bidang akademik, seni, literasi, hingga kepramukaan.

“Alhamdulillah, MTsN 1 Pulau Morotai terus menunjukkan prestasi yang membanggakan. Di bidang kepramukaan, kita mampu mempertahankan juara pertama tingkat kabupaten. Sementara karya-karya yang dipamerkan hari ini merupakan hasil kreativitas murni siswa,” ungkap Nursina.

Pada kesempatan itu, Nursina juga mengklarifikasi mengapa jumlah peserta Wisuda Tahfiz tahun ini hanya berjumlah lima orang. Hal tersebut, tegasnya, bukan karena minimnya siswa yang mampu menghafal Al-Qur’an, melainkan karena madrasah menerapkan standar kelulusan yang sangat ketat melalui proses tahsin dan evaluasi berjenjang.

“Kami berkomitmen bahwa yang diwisuda adalah mereka yang benar-benar memenuhi standar. Semua peserta harus melalui ujian tahsin dan penilaian ketat oleh ustaz-ustazah. Jika hafalan belum tuntas, meskipun hanya kurang satu atau dua surat, maka belum dapat mengikuti wisuda tahfiz,” tegas Nursina.

Langkah ini diambil demi menjaga kualitas lulusan sesuai arahan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku Utara. “Yang paling penting bukan sekadar hafal, tetapi bagaimana bacaan Al-Qur’annya benar, karena itu menjadi dasar dalam beribadah, khususnya salat,” tambahnya.

Di hadapan orang tua murid, Nursina juga memohon maaf atas ketidaknyamanan aktivitas belajar selama lima bulan terakhir akibat proyek rehabilitasi total gedung madrasah. Namun, ia optimistis ke depan fasilitas MTsN 1 Pulau Morotai akan semakin prima, termasuk adanya rencana pemasangan AC di setiap ruang kelas.

Apresiasi tinggi juga datang dari Mukmin Ali, perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Morotai yang membidangi Pendidikan Islam (Pendis). Ia membawa kabar baik bahwa pemerintah berencana membangun gedung laboratorium dua lantai pada tahun depan untuk mendukung digitalisasi pendidikan di MTsN 1 Pulau Morotai.

Mukmin juga memaparkan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi baca-tulis jenjang MI dan MTs di Pulau Morotai, meski kemampuan numerasi masih menjadi PR bersama.

Hebatnya lagi, MTsN 1 Pulau Morotai bersama MIN 2 Morotai disebut sebagai madrasah yang mendominasi perolehan medali emas di tingkat kabupaten dan siap melaju ke tingkat provinsi. Kedua madrasah ini juga terlibat dalam pemecahan Rekor MURI lewat aksi penulisan anafora yang melibatkan lebih dari 3.800 peserta madrasah se-Maluku Utara.

Menutup arahannya, Mukmin mengingatkan pentingnya membangun sinergi antara tiga unsur utama pendidikan: orang tua, guru, dan siswa. Keberhasilan pendidikan tidak bisa ditumpukan kepada sekolah semata.

“Pendidikan pertama dan utama itu ada di rumah. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Guru bertugas mengajar di sekolah, dan siswa harus memiliki kesungguhan belajar. Ketika ketiga unsur ini berjalan bersama, keberhasilan pendidikan akan lebih mudah tercapai,” pesan Mukmin.

Ia juga meminta para siswa untuk selalu menghormati dan menjaga rida orang tua sebagai bekal utama masa depan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para wisudawan tahfiz, penampilan seni dari siswa, serta sesi foto bersama yang penuh haru dan kebanggaan.

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunawan Fiantara, Koordinator Wilayah Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) DIY, menyampaikan pandangan dalam Dialog Kebangsaan bertema “Menyambut Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran” di Canggir Bumi Coffee, Yogyakarta, Senin (27/10/2025).

    Aliansi Mahasiswa Nusantara Gelar Dialog Kebangsaan: Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran dan Suara Kritis Kaum Muda

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) menggelar Deklarasi dan Dialog Kebangsaan bertema “Menyambut Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Kebijakan, Harapan, dan Dukungan Kaum Muda” pada Senin, 27 Oktober 2025, di Canggir Bumi Coffee, Yogyakarta.Kegiatan ini menjadi ruang refleksi terbuka bagi generasi muda untuk menilai arah kebijakan nasional sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai aktor strategis dalam […]

  • Kunci Pencairan Dana BOSP 2027: Morotai Tembus 99,6 Persen Sinkronisasi Dapodik

    Kunci Pencairan Dana BOSP 2027: Morotai Tembus 99,6 Persen Sinkronisasi Dapodik

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 190
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kabupaten Pulau Morotai berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam pengelolaan data pendidikan nasional. Berdasarkan data terakhir per 31 Agustus 2026, Morotai menempati peringkat pertama tingkat Provinsi Maluku Utara untuk persentase sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan capaian 99,6 persen. Prestasi ini secara resmi mengakhiri masa tenggat penginputan Dapodik sebagai syarat utama penerimaan […]

  • Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy, menyerukan perlunya penyidikan menyeluruh dalam kasus dugaan penyertaan modal PT Taliabu Jaya Mandiri.

    Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perumda PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM), LBH Ansor Malut: “Kejati Maluku Utara Harus Ambil Alih Penanganan Perkara”

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan sikap terkait perkembangan kasus dugaan korupsi penyertaan modal pada Perumda PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM) yang kini menyeret empat tersangka. Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy, menilai bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada pelaksana teknis, melainkan perlu ditelusuri hingga level pembuat kebijakan. […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • Gambar Ilustrasi : Indonesiana.id

    ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Adalah membahas untuk menemukan dasar argumennya perihal titik temu-nuqthatu al-liqa’ akar konflik antara Israel dan Palestina yang sampai hari ini masih saja terjadi. Kita jadikan upaya maksimal sebagai dasar yang kuat secara teologi agar terciptanya sebuah hubungan perdamaian dan keselamatan yang hakiki antara Israel dan Palestina, karena ini adalah konflik etnik Yahudi dan etnik Arab-bukan […]

  • Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    Soroti Unggahan di Medsos, KONI Morotai Buka Suara dan Hormati Proses Hukum.

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 449
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulau Morotai memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial Facebook 7 Juni kemarin mengenai keberangkatan kontingen pada salah satu ajang olahraga daerah. KONI Pulau Morotai menilai informasi yang dipublikasikan melalui akun pribadi seorang oknum wartawan tersebut bergulir tanpa konfirmasi, sehingga memicu perbedaan persepsi […]

expand_less