Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » Tanggapan Nakama Ternate soal Bendera One Piece

Tanggapan Nakama Ternate soal Bendera One Piece

  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 1.031
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, TERNATE – Polemik terkait pengibaran bendera Bajak Laut Mugiwara dari serial anime One Piece tengah menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut tidak pantas, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai ekspresi kultural anak muda.

Menanggapi hal itu, redaksi mewawancarai ketua Komunitas Nakama Ternate, Ariyo Dermawan atau akrab disapa Are. Ia menyampaikan bahwa komunitasnya menyikapi isu tersebut secara bijak dan proporsional.

“Kami memahami bahwa bendera Mugiwara bukanlah simbol kenegaraan, sehingga tidak sepatutnya menggantikan posisi bendera Merah Putih. Namun, kami melihat pengibaran bendera tersebut lebih sebagai bentuk ekspresi simbolik dari generasi muda,” ujar Ariyo kepada redaksi, Sabtu (2/8/2025) malam.

Menurutnya, simbol dalam anime One Piece seperti bendera Mugiwara menyuarakan nilai-nilai kebebasan, solidaritas, dan perlawanan terhadap ketidakadilan nilai yang juga diperjuangkan para pahlawan kemerdekaan.

“Saya tidak setuju jika pengibaran bendera ini dilarang secara mutlak, selama dilakukan di ruang yang tepat dan tidak merendahkan lambang negara. Perlu ada ruang dialog, bukan pelarangan sepihak,” tegasnya.

Komunitas Nakama Ternate

Komunitas Nakama Ternate, Nakama merupakan sebutan pecinta One Piece, sebuah kata dalam bahasa Jepang yang berarti teman atau kawan satu kru | Sumber foto istimewa

One Piece dan Nasionalisme

Saat ditanya apakah menonton anime dan mengibarkan bendera One Piece dapat menurunkan rasa nasionalisme, Ariyo menilai sebaliknya.

“Generasi muda memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan nasionalisme. Dalam One Piece, ada banyak nilai seperti pengorbanan, loyalitas, dan perjuangan melawan penindasan. Ini selaras dengan semangat kemerdekaan,” jelasnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi PKPM Nuku Yogyakarta dan Taman Pelajar Aceh Meriahkan HUT Tidore ke-917

    Kolaborasi PKPM Nuku Yogyakarta dan Taman Pelajar Aceh Meriahkan HUT Tidore ke-917

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 27 April 2025 – Perkumpulan Keluarga Pemuda Mahasiswa (PKPM) Nuku Yogyakarta bersama Taman Pelajar Aceh sukses menggelar peringatan Hari Jadi Tidore (HJT) ke-917 kegiatan ini di gelar pada Sabtu, (26/4/25) Balai Bale gading Asrama Putri Aceh Yogyakarta. Kolaborasi lintas budaya ini menegaskan semangat persatuan Indonesia dari Aceh hingga Maluku Utara. Siti Chumairah Anwar, Ketua […]

  • Source : Istimewa

    Gal-Da: Ruang Hidup Elit vs Mimpi Otonomi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Asbar Kuseke
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Semangat Perjuangan yang Tersandera DOB Galela Loloda (Galda) bukan sekadar wacana administratif; ia adalah “lonceng pengingat” sejak Deklarasi 2011 di Galela Selatan. Perjuangan ini lahir dari kolektivisme moral dan ekonomi masyarakat yang masif. Namun, sangat disayangkan jika energi besar dari para tokoh lintas sektor—politik, intelektual, hingga agamawan—kini seolah terbentur tembok kepentingan elit yang tidak linier […]

  • ketua LBH Ansor Kota Ternate

    Saya menyebutnya Si Melankolis: Sutan Sjahrir Melihat Indonesia dalam Teropong Sosialisme

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Sutan Sjahrir adalah paradoks dalam sejarah Indonesia: ia pejuang kemerdekaan yang tidak meledak dalam retorika, melainkan menyusup melalui keheningan pikiran. Di saat banyak pemimpin memanggil massa dengan semboyan, Sjahrir memilih menulis dalam sunyi. Ia dijuluki “si melankolis”, bukan karena ia lemah, melainkan karena ia terlalu mencintai bangsanya hingga takut melihatnya terjerumus dalam kesalahan sejarah. Bagi […]

  • Anggota Densus 88 sosialisasi di SDN 2 Kota Ternate.

    Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SDN 2 Ternate Bahaya Radikalisme

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 109
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme bagi siswa serta guru di SD Negeri 2 Kota Ternate, Sabtu (7/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk membentengi anak-anak dari sasaran rekrutmen kelompok radikal melalui media sosial dan game online. Tren Radikalisme Menyasar Anak di Dunia Digital Anggota Tim Pencegahan […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

  • Petani transmigran mengolah lahan pertanian di kawasan permukiman baru program transmigrasi.

    Pemecahan Urusan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Solusi atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Imran Tahir
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Dahulu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi—hingga ke tingkat pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi—dibentuk dengan tujuan menyinergikan kebijakan dan program terkait ketenagakerjaan serta transmigrasi. Harapannya, kebijakan tersebut mampu menciptakan keterkaitan yang erat antara penyediaan lapangan kerja dan penempatan tenaga kerja, termasuk bagi transmigran, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia, pembangunan, […]

expand_less