Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Menasehati Gubernur

Menasehati Gubernur

  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Khalifah Ali bin Abi Thalib dimasa lampau tahun 38 H, pernah menunjuk saudara Malik bin Al-Harits Al-Asytar menjadi pelaksana tugas Gubernur Mesir. Ali menunjuk saudara Malik untuk menggantikan saudara Muhammad bin Abi Bakar yang dicopot ditengah jalan. Ali pun menulis sebuah surat yang panjang pragrafnya kepada saudara Malik sebagai petunjuk tekhnis dalam melaksanakan sistem pemerintahannya. Surat Ali ini pun menjadi sebuah dokumen bersejarah yang dapat kita sebut sebagai pedoman administrasi pemerintahan. Dokumen ini tersimpan rapi oleh para ahli sejarah sampai hari ini. Jika kita membaca kitab “Najhul Balaghah”, salah satu isinya memuat dengan lengkap dokumen itu pada surat yang ke-53. Sejarawan muslim telah banyak menulis buku sejarah yang mengulas isi dokumen berharga ini. Walaupun Ali menulis suratnya itu sudah ribuan tahun yang lampau, tapi isinya masih sangat relevan untuk para Gubernur yang telah diberi amanah oleh Allah—Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjadi manusia nomor wahid di Provinsinya masing-masing.

Terdapat beberapa bagian penting yang akan dikutip dari surat Ali bin Abi Thalib ini. Marilah kita memahami lebih mendalam siapakah objek penerima surat tersebut. Ternyata, saudara Malik Al-Asytar adalah objek penerima nasihat, dia bukan sembarangan orang, melainkan salah seorang sahabat utama daripada khalifah Ali bin Abi Thalib. Saudara Malik hidup, dibesarkan, dan dikader dalam didikan sahabat utama Rasulullah Saw. Ali bin Abi Thalib sangat mencintainya. Ali pun berkata begini: “saudara Malik bagiku sama seperti aku bagi Rasulullah Saw.” Karena saudara Malik selalu ikut serta mendampingi Ali dalam berbagai peristiwa peperangan. Keberaniannya, kepiawainnya tidak perlu diragukan lagi dalam memainkan pedangnya dalam pertempuran sangat viral. Bahkan terkenal ke seluruh wilayah bangsa Arab saat itu. Kualitas ketakwaannya terlihat jelas dalam kekhusyukan ibadahnya dan sangat sederhana hidupnya—tidak glamor seperti para Gubernur kita di zaman modern ini. Yang oleh Al-Nakha’i meriwayatkan anekdot yang menarik dari perilaku kehidupan Gubernur Mesir, saudara Malik Al-Asytar yang patut saya, anda, dan kita semua contohi.   

Suatu hari, saudara Malik melewati pasar di Kufah dengan pakaian dan Serban yang sangat sederhana. Seorang pemilik toko sembako melemparkan daun-daun yang busuk kepadanya. Karena melihat penampilannya yang biasa-biasa saja. Saudara Malik tidak menghiraukan perbuatan yang tidak sopan ini—sangat kurang ajar. Saudara Malik melirik pun tidak sama sekali. Dia dengan tenang meneruskan perjalanannya. Ada orang yang berkata kepada pemilik toko, “tahukah anda siapa yang anda perlakukan dengan tidak sopan—kurang ajar itu?” Pemilik toko itu menjawab, “saya tidak tahu.” Maka orang itu memberi tahu kepadanya bahwa orang itu adalah saudara Malik Al-Asytar, sahabat utama Amirul Mukminin—khalifah Ali bin Abi Thalib. Pemilik toko pun merasa ketakutan—kaget dan sangat malu. Kemudian pemilik toko mengejar saudara Malik, dan mendapatkannya sedang melaksanakan shalat di Masjid. Setelah saudara Malik selesai shalat, pemilik toko langsung merebahkan dirinya, bersimpuh dihadapannya dan menyampaikan permohonan maafnya kepada saudara Malik sambil menangis menyesali perbuatannya.  

Saudara Malik mengangkat kepala orang itu dan berkata kepadanya: “demi Allah-Tuhan Yang Maha Pemaaf, saya datang ke masjid untuk memohonkan ampunan Allah Swt—Tuhan Yang Maha Pengampun bagimu.” Saya sendiri pun sudah memaafkan kamu waktu kejadian itu. Saya berharap Allah Swt—Tuhan Yang Maha Pengampun akan memaafkan kamu. Bukankah saudara Malik bila namanya terdengar oleh orang-orang akan menyebabkan musuh-musuhnya bergetar jiwanya karena ketakutan. Saudara Malik ternyata orangnya sangat penyabar, pemaaf, dan tidak pendendam kepada rakyatnya.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis Wakil Dekan II FUAD IAIN Ternate & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Malut
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPPK

    LBH Ansor Maluku Utara Soroti Dugaan Ketua DPC Parpol Dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu di Kota Ternate

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO)— Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyoroti dugaan keterlibatan oknum berenisial MJ—yang disebut masih menjabat sebagai pengurus sekaligus Ketua DPC salah satu partai politik di Kecamatan Ternate Tengah—dalam proses pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Pemerintah Kota Ternate pada Senin (1/12/2025). Informasi yang beredar menyebutkan bahwa nama MJ tercantum […]

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 442
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

  • Rempah Legendaris dari Timur: Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Kenal Buah Pala

    Rempah Legendaris dari Timur: Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Kenal Buah Pala

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE- Buah pala, tanaman endemik asli Indonesia Timur, buah dengan nama latin Myristica fragrans tumbuh subur di wilayah seperti Ternate, Banda, Sulawesi, hingga Papua. Sejak abad ke-6, rempah ini telah dikenal hingga Byzantium, berjarak 12.000 kilometer dari Banda. Pada tahun 1000 M, Ibnu Sina, seorang dokter Persia, menulis tentang “jansi ban” atau “kacang dari […]

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Di tengah krisis kepercayaan terhadap institusi hukum, Mahkamah Konstitusi seharusnya berdiri sebagai benteng terakhir konstitusi (guardian of constitution). Namun ironisnya, proses penetapan hakimnya justru kerap berlangsung ugal-ugalan, jauh dari prinsip partisipasi publik yang bermakna. Konsep partisipasi publik yg bermakna (meaningful participation) iyalah keterlibatan aktif secara subtansial oleh masyarakat dalam memutuskan kebijakan, bukan sekedar formalitas akan […]

  • Polres Pulau Morotai Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan Negeri

    Polres Pulau Morotai Limpahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke Kejaksaan Negeri

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 285
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulau Morotai resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Morotai. Pelimpahan tahap II ini menandai berakhirnya proses penyidikan dan dimulainya tahap penuntutan oleh pihak kejaksaan. Proses serah terima dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) pukul […]

  • Seorang kader PMII memegang kotak donasi bertuliskan “Aksi Galang Dana Peduli Sumatera” sambil berdiri di pinggir jalan raya Gejayan, Yogyakarta, mengenakan jas almamater biru dan masker hitam.

    Aksi Solidaritas PMII Komisariat Wahid Hasyim UII Galang Dana untuk Korban Musibah di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 30 November 2025 — Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Wahid Hasyim Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 30 November 2025, di kawasan Perempatan Gejayan, Ring Road Utara, Yogyakarta. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa […]

expand_less