Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » SPPG Kenari Morotai Utara Bantah Petugas Bawa Pulang Jatah Makan Gratis.

SPPG Kenari Morotai Utara Bantah Petugas Bawa Pulang Jatah Makan Gratis.

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kenari Morotai Utara mengklarifikasi pemberitaan terkait dugaan penyelewengan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihaknya memastikan seluruh distribusi makanan telah berjalan sesuai prosedur.

Kepala SPPG Kenari Morotai Utara, Hasanudin Daiyan, menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hasanudin menjelaskan, makanan yang terlihat di rumah salah satu petugas distribusi bukanlah jatah penerima manfaat yang sengaja ditahan. Melainkan, makanan tersebut adalah kelebihan porsi (surplus) yang aman dan layak konsumsi setelah seluruh distribusi selesai.

“Kami tegaskan, seluruh makanan yang menjadi hak penerima manfaat sudah disalurkan 100 persen sesuai data. Makanan yang tersisa itu adalah kelebihan porsi, bukan hasil pemotongan jatah,” ujar Hasanudin dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, porsi ekstra tersebut sengaja disiapkan untuk mengantisipasi dinamika lapangan. Namun pada hari tersebut, ada sejumlah penerima manfaat yang tidak hadir karena sakit atau izin, sehingga menyisakan beberapa porsi.

Demi menghindari pemborosan pangan (food waste), makanan yang masih layak konsumsi itu akhirnya dibagikan kepada tim distribusi dan warga sekitar sesuai prosedur.

“Prinsip kami, makanan yang sudah dimasak dengan baik tidak boleh terbuang sia-sia. Jika ada kelebihan setelah semua penerima terlayani, makanan diberikan kepada warga sekitar sebagai bentuk pemanfaatan pangan yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Hasanudin juga membantah keras tudingan bahwa petugasnya rutin membawa pulang puluhan wadah (ompreng) makanan untuk kepentingan pribadi. Ia menjamin seluruh proses produksi hingga distribusi tercatat secara transparan dan diawasi ketat.

“Tidak ada penyelewengan di SPPG Kenari Morotai Utara. Setiap porsi yang keluar dipantau berdasarkan data riil penerima manfaat,” tegas Hasanudin.

Meski demikian, pihak SPPG mengapresiasi fungsi kontrol dan pengawasan dari masyarakat. Hasanudin berharap ke depannya publik dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi agar berita yang beredar lebih akurat dan berimbang.

Sebagai informasi, Program MBG di wilayah Morotai Utara hingga kini terus berjalan dengan menyasar peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna mendongkrak kualitas gizi masyarakat setempat.

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Redaksi Balengko Space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DOB Kabupaten Kepulauan Obi: Masyarakat Joronga Desak Integrasi Demi Pembangunan

    DOB Kabupaten Kepulauan Obi: Masyarakat Joronga Desak Integrasi Demi Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Ternate, 27 April 2025 – Fahrul Abd Muid (Direktur Bajo Institut Maluku Utara) dan Rahim Yasim (Mantan Staf Khusus Bupati Halmahera Selatan) mendesak pemerintah memasukkan Kecamatan Kepulauan Joronga ke dalam Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Kepulauan Obi. Mereka menilai, integrasi ini akan mempercepat pembangunan dan mempermudah pelayanan publik bagi warga Joronga. Fahrul menegaskan, jarak geografis Joronga lebih dekat ke Obi daripada ke pusat […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Filosofi tentang Waktu di Antara Kehilangan dan Cinta

    Filosofi tentang Waktu di Antara Kehilangan dan Cinta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Riki Arista
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Kehilangan datang sebagai penagihnya, sementara cinta hampir selalu datang sebagai janji. Waktu berdiri di antara keduanya, menentukan segalanya seperti hakim yang diam. Kita sering berpikir bahwa cinta adalah tentang perasaan, dan kehilangan adalah tentang nasib. Namun, jika kita melihat lebih dalam, keduanya adalah tentang waktu, tentang kapan kita bertemu, berapa lama kita bersama, dan kapan semuanya runtuh atau hanya menjadi kenangan.

  • SULA

    LBH Ansor Malut Soroti Dugaan Penganiayaan Oknum TNI yang Tewaskan Warga Sipil di Kepulauan Sula

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Kepulauan Sula (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan sikap tegas atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oknum anggota TNI berinisial Pratu SB, yang menyebabkan meninggalnya warga sipil SU (36) di Kabupaten Kepulauan Sula. Berdasarkan kronologi awal yang beredar, korban disebut tidak terlibat langsung dalam konflik, namun menjadi sasaran pemukulan hingga […]

  • Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Zidni Ilman Warnangan
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    Krisis ekologis Indonesia hari-hari ini tidak dapat dipahami sebagai persoalan teknis dalam tata kelola lingkungan.

  • Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    Revolusi Sunyi di Sekolah-Sekolah Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Berbicara tentang perubahan pendidikan, kita sering membayangkan gebrakan besar, kebijakan baru, program raksasa, atau masuknya teknologi canggih ke ruang kelas. Namun, tidak semua transformasi datang dengan sorotan dan tepuk tangan. Di banyak tempat, perubahan bergerak perlahan dan hampir tanpa suara, tetapi justru di situlah letak kekuatannya. Fenomena inilah yang dapat disebut sebagai “revol jauh dari pusat […]

expand_less