Pimpin Kembali PKB Morotai, Naswin Rowo Bentangkan Karpet Merah untuk Generasi Muda
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 93
- comment 0 komentar
- print Cetak

Source: Istimewa. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kembali mempercayakan Naswin Rowo untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031, melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua petahana.
BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Peta kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Pulau Morotai secara resmi telah ketok palu. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kembali memercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepada sang petahana, Naswin Rowo, untuk menakhodai DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031.
Keputusan strategis tersebut dibacakan langsung oleh pengurus DPP PKB secara daring melalui aplikasi Zoom. Dalam struktur anyar ini, Naswin Rowo tidak sendirian; ia bakal disokong oleh Wardi Anwar sebagai Sekretaris dan Alhafitz B. Ahsan yang memegang posisi Bendahara.
Menerima mandat tersebut, Naswin Rowo mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar.
”Alhamdulillah, amanah besar ini kembali diletakkan di pundak saya. Pak Ketum Abdul Muhaimin Iskandar memberikan kepercayaan ini untuk memastikan PKB terus bergerak progresif di Pulau Morotai selama lima tahun ke depan,” ujar Naswin saat dikonfirmasi, Jumat (12/6).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Pulau Morotai ini menegaskan tidak ada waktu untuk bersantai. Langkah taktis pertama yang akan ia lakukan bersama Sekretaris dan Bendahara adalah merampungkan komposisi kepengurusan DPC untuk kemudian dikukuhkan secara definitif. Setelah itu, PKB Morotai bersiap melakukan ekspansi dan penguatan akar rumput secara masif.
”Fokus kami langsung beralih ke konsolidasi organisasi. Kami akan membentuk Pengurus Ranting di seluruh tingkat desa. Ini penting untuk mengunci kekuatan lini bawah, melengkapi mesin partai yang sudah solid di tingkat kecamatan dan kabupaten sebagai modal utama menyongsong Pemilu 2029,” kata Naswin.
Menariknya, dalam restrukturisasi kepengurusan periode ini, PKB Morotai mencoba tampil lebih segar dan inklusif. Naswin secara terbuka menyatakan bahwa partainya sedang membuka ruang lebar bagi regenerasi politik di daerah.
”Kami membentangkan karpet merah bagi masyarakat, terutama generasi muda di Morotai yang punya visi dan energi untuk membangun daerah. Kami mengajak mereka bergabung dalam kepengurusan PKB, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten,” cetusnya.
Proses penetapan pengurus inti ini merupakan muara dari dinamika politik yang sehat di internal partai. Sebelumnya, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada 18 April 2026 lalu, kader daerah telah menjaring tiga nama bakal calon ketua untuk disorongkan ke pusat. Setelah melewati fase krusial Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) di tingkat DPP, mandat final akhirnya resmi jatuh ke tangan Naswin Rowo hari ini.
- Penulis: Mujizad Mandea

Saat ini belum ada komentar