Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

Kekacauan yang Tak Terlihat: Ketika Rakyat Merasakan, Tapi Tak Selalu Memahami

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kegelisahan publik terhadap kondisi nasional semakin terasa di berbagai lapisan masyarakat. Meskipun tidak selalu tampak secara kasat mata, sejumlah persoalan mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Perbincangan tentang keadaan negara pun semakin meluas, mencakup isu ekonomi, kebijakan hukum, hingga arah pembangunan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat.

Di sektor ekonomi, tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi salah satu perhatian utama. Pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada kenaikan harga kebutuhan pokok, energi, dan biaya transportasi. Kondisi ini dirasakan nyata oleh masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, yang harus menghadapi peningkatan beban hidup tanpa diiringi kenaikan pendapatan yang signifikan. Di saat yang sama, kinerja sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) juga menjadi sorotan karena dilaporkan mengalami kerugian, sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengelolaan dan arah kebijakan ekonomi nasional.

Di bidang hukum, wacana revisi Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri) turut memicu kekhawatiran di tengah masyarakat sipil. Sejumlah kalangan menilai bahwa perubahan tersebut berpotensi memengaruhi independensi penegakan hukum, meskipun hingga saat ini belum ada penjelasan rinci mengenai substansi akhir regulasi tersebut. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat merasa ragu terhadap arah penegakan hukum ke depan, sekaligus menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik dalam setiap proses legislasi.

Sementara itu, program pembangunan skala besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) juga tidak luput dari perhatian. Di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan investasi, progres pembangunan IKN dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan seperti yang diharapkan. Selain itu, beberapa program prioritas pemerintah, termasuk program bantuan sosial dan ketahanan pangan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), juga menuai kritik. Sebagian pihak menilai bahwa implementasinya belum optimal dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Di sisi lain, isu lingkungan semakin menguat, terutama terkait pembukaan lahan hutan untuk kepentingan pembangunan. Sejumlah pihak menilai bahwa kebijakan tersebut berpotensi mengorbankan kelestarian lingkungan atas nama pertumbuhan ekonomi. Kekhawatiran ini muncul karena dampak kerusakan lingkungan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan generasi mendatang.

Secara makro, pemerintah menyampaikan bahwa kondisi ekonomi nasional masih berada dalam kategori stabil dengan pertumbuhan yang positif. Namun, realitas di tingkat masyarakat kerap menunjukkan hal yang berbeda. Fenomena ini menggambarkan adanya kesenjangan antara data statistik dan kondisi riil di lapangan. Masyarakat mungkin tidak memahami secara teknis apa yang sedang terjadi, tetapi mereka merasakan dampaknya secara langsung melalui meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi.

Secara keseluruhan, situasi nasional saat ini mencerminkan dinamika yang kompleks. Negara memang tetap berjalan, tetapi terdapat tekanan yang tidak selalu terlihat di permukaan. Inilah yang kemudian dirasakan sebagai “kekacauan yang tidak terlihat”, di mana persoalan hadir secara perlahan namun nyata dalam kehidupan masyarakat. Kegelisahan publik yang muncul menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk memperkuat kepercayaan, meningkatkan transparansi, serta memastikan bahwa setiap kebijakan dan arah pembangunan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Kegelisahan publik menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk memperkuat kepercayaan dan memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.”

Yogyakarta, 10 Juni 2026

  • Penulis: Adika B Saputra
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi jalan rusak di Pulau Moti, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat. Sumber: Istimewa

    Kerusakan Jalan di Pulau Moti Kian Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 203
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Kondisi jalan di Kecamatan Pulau Moti, Kota Ternate, dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat. Berdasarkan informasi warga, beberapa ruas jalan mengalami kerusakan yang cukup signifikan sehingga menyulitkan pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Salah satu titik yang disebut mengalami kerusakan berat berada di Kelurahan Moti […]

  • Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 934
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate – Suasana meriah mewarnai malam puncak pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bela Ternate, Jumat malam (20/6/2025). Acara ini menjadi penutup dari rangkaian panjang seleksi yang dimulai sejak Februari lalu. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, Kepala Balai […]

  • PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Pulau Taliabu (BALENGKO), — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua DPC PKB Kota Ternate, Sahabat Muhajrin Bailusy, yang secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030. Ucapan ini disampaikan langsung […]

  • Tumpukan sampah rumah tangga di Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate, yang sudah berhari-hari belum diangkut petugas DLH.

    Tumpukan Sampah di Makassar Timur Tak Kunjung Diangkut, Warga Geram

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Agung R. Selang,S.Kom
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Ternate, 3 November 2025 — Warga Kelurahan Makassar Timur dibuat geram akibat tumpukan sampah yang sudah berhari-hari tidak diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate. Kondisi ini menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga. “Ini sudah lewat dari tiga hari, sampah tidak diangkut. Kalau hujan, airnya bercampur dengan bau sampah, bikin mual!” ujar salah […]

  • USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) , 27 Maret 2026 – Organisasi mahasiswa Unit Studi Hukum Perdata (USHP) kembali menggelar kegiatan sowan alumni sebagai upaya mempererat silaturahmi dan menggali pengalaman pascakampus. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari alumni terkait dunia kerja, organisasi, hingga kontribusi di masyarakat. Meski dengan keterbatasan dukungan, kegiatan tetap terlaksana melalui inisiatif […]

  • PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Perjudian online dan offline kini menjadi salah satu bidikan utama pemerintah Republik Indonesia belakangan ini. Dan tampaknya gerakan anti perjudian online dan offline berhubungan erat dengan gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebenarnya, rezim pemerintah saat ini hendak menunjukkan komitmennya yang goodwill (memiliki nilai tambah) untuk mempercepat good government atau untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan […]

expand_less