Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » DLH Morotai Belum Turun Lapangan, Alat Berat Sudah Rambah 2 Hektare Lahan di Desa Bido.

DLH Morotai Belum Turun Lapangan, Alat Berat Sudah Rambah 2 Hektare Lahan di Desa Bido.

  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Aktivitas pembukaan lahan seluas 2 hektare di Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, menuai sorotan. Meski alat berat sudah beroperasi untuk penggalian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai mengaku belum turun ke lapangan maupun memeriksa dokumen lingkungan kegiatan tersebut.

Kepala DLH Pulau Morotai, Djasmin Taher, menyebut pihaknya baru menerima informasi bahwa lahan itu akan dipakai untuk mess pekerja dan lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) guna mendukung proyek pengaspalan jalan di Morotai.

“Informasi yang kami terima itu hanya untuk pembuatan mess,” kata Djasmin, Rabu (9/6/2026).

Djasmin mengakui DLH belum mengantongi dokumen lingkungan sebagai dasar pengawasan. Pihaknya belum menemukan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) maupun dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).

“Kami belum turun ke lapangan untuk melihat dampaknya,” ujarnya.

Selain dokumen lingkungan, DLH juga belum memastikan kesesuaian tata ruang lokasi pembukaan lahan. Djasmin menyatakan pihaknya belum mengecek apakah area tersebut masuk kawasan permukiman, hutan lindung, atau kawasan dengan pembatasan pemanfaatan ruang.

“Kalau soal tata ruang, apakah masuk kawasan hutan lindung atau bagaimana, itu juga belum kami cek,” katanya.

Djasmin sempat meninjau lokasi saat kegiatan sosialisasi di Morotai Utara. Namun, pemilik perusahaan tidak berada di tempat. Ia hanya mendapat keterangan dari operator alat berat yang menyebut seluruh izin sudah lengkap dan tidak ada aktivitas jual beli material batu dari lokasi.

Keterangan operator berbeda dengan informasi warga. Sejumlah warga menyebut material batu hasil pembukaan lahan diduga dimanfaatkan dan diperjualbelikan. Jika terbukti, kegiatan itu dapat dikategorikan sebagai usaha pertambangan mineral bukan logam dan batuan (galian C) yang wajib memiliki izin usaha dan persetujuan lingkungan.

Kepala Desa Bido, Emil Tajibu, membenarkan bahwa lahan yang dibuka adalah miliknya dan telah dijual kepada pihak pelaksana kegiatan senilai Rp265 juta.

Pengakuan DLH yang belum memeriksa lapangan, dokumen lingkungan, maupun status tata ruang menimbulkan pertanyaan soal efektivitas pengawasan pemerintah daerah. Aktivitas di Desa Bido dinilai perlu pengawasan lebih lanjut dari instansi terkait, terutama soal legalitas lingkungan, status kawasan, dan perizinan usaha.

  • Penulis: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Susah Fokus & Hiperaktif? Waspada ADHD – Kenali Gejala & Cara Menanganinya!

    Anak Susah Fokus & Hiperaktif? Waspada ADHD – Kenali Gejala & Cara Menanganinya!

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 692
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Setiap anak memiliki karakter dan kepribadian yang unik. Misalnya, ada yang sejak kecil cenderung pendiam (introvert), sementara yang lain mudah bergaul (ekstrovert). Namun, tahukah Anda bahwa selain dua kepribadian tersebut, ada kondisi lain yang sering kali kurang dikenal? Salah satunya adalah ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Apa Itu ADHD? Dilansir dari berbagai sumber, ADHD merupakan gangguan neurobiologis yang menyebabkan penderitanya […]

  • Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    Ketua Ansor Malut Tegaskan Komitmen: Kritik Membangun untuk Kemajuan Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Ternate, 25 April 2025 – GP Ansor Maluku Utara menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pengawal kepentingan rakyat dalam puncak peringatan Harlah ke-91, Kamis (24/4/2025) di Ballroom Muara Ternate. Ketua GP Ansor Maluku Utara Syarif Abdullah menekankan peran strategis organisasi dalam penguatan sektor pangan dan pelestarian nilai-nilai kebhinekaan. “GP Ansor akan terus memperkuat kemandirian pangan Maluku Utara. […]

  • Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 998
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP […]

  • Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

    Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Republik ini didirikan di atas darah, air mata, dan janji emansipasi yang radikal. Namun, di antara deretan bapak bangsa, ada satu narasi yang kerap dipinggirkan dalam kurikulum pendidikan formal kita yaitu gagasan Tan Malaka. Sebagai arsitek Republik yang bergerak di bawah tanah, Tan Malaka menolak kompromi. Ia mendambakan “Merdeka 100 Persen”, sebuah kemerdekaan yang tidak […]

  • Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi.

    Aktivitas Pembukaan Lahan AMP PT Intimkara di Cucumare Disorot, Izin Lingkungan Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 193
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Aktivitas pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di Desa Cucumare, Kabupaten Pulau Morotai, untuk pembangunan mess serta lokasi penampungan material Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Intimkara diduga telah berlangsung sejak dua pekan terakhir tanpa keterbukaan informasi dan kejelasan persyaratan administrasi. Kegiatan tersebut bahkan belum diketahui memiliki dokumen lingkungan yang […]

  • Source : Istimewa

    Aksi Protes Nelayan Pulau Morotai di HUT ke-17

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO)– Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Pulau Morotai diwarnai aksi protes dari Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (Hippmamoro), Senin (30/3/2026) Aksi yang digelar di depan Gedung DPRD Pulau Morotai itu berlangsung sekitar pukul 12.00 WIT. Massa aksi menyuarakan tuntutan terkait keadilan dan kesejahteraan nelayan lokal yang dinilai […]

expand_less