Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

Yogyakarta (Balengko) – Komunitas Kutub Oase menggelar dialog publik yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Universitas Widya Mataram.

Diskusi ini mengangkat tema “Pilkada di Tangan DPRD: Etika Kekuasaan atau Rasionalitas yang Menipu?” sebagai respons atas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang belakangan kembali mengemuka.

Presiden BEM Universitas Widya Mataram, Farhan Syahdin Rahantan, yang hadir sebagai fasilitator, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang penting untuk membedah dinamika kebangsaan, khususnya terkait masa depan demokrasi di Indonesia.

“Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD pada hakikatnya mencederai nilai-nilai demokrasi. Saya, selaku Ketua BEM UWM, menyatakan sikap terbuka terhadap gagasan dan diskursus yang diangkat oleh rekan-rekan dari Kutub Oase,” ujarnya.

Farhan menegaskan, sikap tersebut merupakan bentuk komitmen mahasiswa agar tidak tinggal diam terhadap arah kebijakan negara yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan membiarkan rezim oligarki menguasai arah bangsa melalui kebijakan-kebijakan yang justru menindas dan merugikan rakyat,” lanjutnya.

Sementara itu, kurator Komunitas Kutub Oase, Asril Sermaf, mengatakan diskusi ini digelar sebagai respons atas situasi sosial-politik terkini, sekaligus bertepatan dengan peringatan hari lahir komunitas tersebut.

“Melihat wacana Pilkada melalui DPRD yang berkembang hari ini, Kutub Oase merasa perlu membuka ruang diskusi. Kami masih ingin terus menyuarakan kebenaran dan keadilan,” kata Asril.

Ia menilai, gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD mengandung banyak persoalan serius. Menurutnya, sebagian pemateri dalam diskusi memandang wacana tersebut sebagai sesuatu yang “beracun” bagi kehidupan demokrasi.

“Bahkan ada yang menilai hal ini dapat merusak tatanan ketatanegaraan, karena berpotensi memberangus hak masyarakat untuk memilih pemimpinnya sendiri. Ini bisa menjadi bentuk kejahatan melalui regulasi yang justru menghambat jalannya demokrasi ke depan,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Makanan Ampuh untuk Rambut Sehat: Rahasia Atasi Kerontokan dan Ketombe Secara Alami

    6 Makanan Ampuh untuk Rambut Sehat: Rahasia Atasi Kerontokan dan Ketombe Secara Alami

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Pexels Pernahkah Anda mendengar ungkapan, “Rambut adalah mahkota”? Ungkapan ini memang benar adanya. Rambut menjadi salah satu elemen penting yang memengaruhi penampilan seseorang. Rambut yang sehat dan rapi sering kali dikaitkan dengan kesan bersih dan peduli terhadap diri sendiri. Sebaliknya, rambut yang kurang terawat dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti kerontokan, ketombe, hingga […]

  • Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, yang masuk dalam wilayah rencana proyek geothermal WKP Telaga Ranu. (Dok. Ardian)

    SEMAINDO Tolak Proyek Geothermal Telaga Rano, Desak Pemerintah Cabut Penetapan WKP

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 23 Januari 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI Jakarta (SEMAINDO) menyatakan penolakan keras terhadap proyek geothermal Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. SEMAINDO menilai penetapan proyek oleh Kementerian ESDM RI berpotensi mengancam sekitar 16.650 hektare kawasan hutan, daerah tangkapan air, serta ruang hidup masyarakat […]

  • Sumber foto : Istimewa

    BADKO HMI Maluku Utara: Diplomasi Prabowo di Davos dan Program 1.500 Kapal adalah Tonggak Kebangkitan Poros Maritim

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 47
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Maluku Utara, M. Akbar M. Lakoda, memberikan apresiasi mendalam atas langkah strategis Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya ke World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata kembalinya taring diplomasi Indonesia di kancah internasional. Akbar menegaskan bahwa […]

  • PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    PMII DAN FIQIH SOSIAL PERJUDIAN DI INDONESIA

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Perjudian online dan offline kini menjadi salah satu bidikan utama pemerintah Republik Indonesia belakangan ini. Dan tampaknya gerakan anti perjudian online dan offline berhubungan erat dengan gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebenarnya, rezim pemerintah saat ini hendak menunjukkan komitmennya yang goodwill (memiliki nilai tambah) untuk mempercepat good government atau untuk menciptakan pemerintahan yang baik dan […]

  • Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    Atasi Malas Belajar di Era Digital, Panduan Simpel untuk Generasi Muda

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Di tengah kemudahan teknologi, semangat belajar sering kali justru tergerus oleh distraksi digital. Jika kamu merasa ponsel dan media sosial mulai mendominasi waktumu, ini saatnya beraksi! Berikut beberapa tips anti-malas yang dirancang untuk membuatmu kembali produktif dengan cara yang seru dan relevan: 1. Temukan “alasan” kamu belajar Apa alasanmu belajar? Apakah untuk meraih mimpi besar, […]

  • Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Balengko Space – Yogyakarta, (23 Mei 2025) Mahasiswa Halmahera Timur yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta menyampaikan pernyataan sikap terkait penahanan 11 warga masyarakat adat Maba, Desa Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur. Mereka mengajak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meninjau kembali proses hukum yang sedang berjalan serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Diketahui […]

expand_less