Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

Dialog Publik Kutub Oase Soroti Wacana Pilkada Lewat DPRD

  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 455
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (Balengko) – Komunitas Kutub Oase menggelar dialog publik yang dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Kamis (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Universitas Widya Mataram.

Diskusi ini mengangkat tema “Pilkada di Tangan DPRD: Etika Kekuasaan atau Rasionalitas yang Menipu?” sebagai respons atas wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang belakangan kembali mengemuka.

Presiden BEM Universitas Widya Mataram, Farhan Syahdin Rahantan, yang hadir sebagai fasilitator, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang penting untuk membedah dinamika kebangsaan, khususnya terkait masa depan demokrasi di Indonesia.

“Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD pada hakikatnya mencederai nilai-nilai demokrasi. Saya, selaku Ketua BEM UWM, menyatakan sikap terbuka terhadap gagasan dan diskursus yang diangkat oleh rekan-rekan dari Kutub Oase,” ujarnya.

Farhan menegaskan, sikap tersebut merupakan bentuk komitmen mahasiswa agar tidak tinggal diam terhadap arah kebijakan negara yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan membiarkan rezim oligarki menguasai arah bangsa melalui kebijakan-kebijakan yang justru menindas dan merugikan rakyat,” lanjutnya.

Sementara itu, kurator Komunitas Kutub Oase, Asril Sermaf, mengatakan diskusi ini digelar sebagai respons atas situasi sosial-politik terkini, sekaligus bertepatan dengan peringatan hari lahir komunitas tersebut.

“Melihat wacana Pilkada melalui DPRD yang berkembang hari ini, Kutub Oase merasa perlu membuka ruang diskusi. Kami masih ingin terus menyuarakan kebenaran dan keadilan,” kata Asril.

Ia menilai, gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD mengandung banyak persoalan serius. Menurutnya, sebagian pemateri dalam diskusi memandang wacana tersebut sebagai sesuatu yang “beracun” bagi kehidupan demokrasi.

“Bahkan ada yang menilai hal ini dapat merusak tatanan ketatanegaraan, karena berpotensi memberangus hak masyarakat untuk memilih pemimpinnya sendiri. Ini bisa menjadi bentuk kejahatan melalui regulasi yang justru menghambat jalannya demokrasi ke depan,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII Lanny Jaya di Papua Pegunungan

    TNI Lumpuhkan Wakil Panglima OPM di Papua Pegunungan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 811
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Papua Pegunungan – TNI lumpuhkan Wakil Panglima OPM Kodap XII Lanny Jaya dalam operasi penindakan di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya, Selasa (5/8/2025) pukul 16.30 WIT. Operasi tersebut menargetkan Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, buronan sejak 2014 yang menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya. Prajurit TNI bergerak cepat setelah menerima […]

  • Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    Hutan Menangis, Rakyat Berdarah: Surat Terbuka untuk Penguasa Buta

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Muhamad Yudis Kamah
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Di tengah geliat pembangunan yang digadang-gadang membawa kesejahteraan, kampung sering kali dipandang sebagai wilayah tertinggal, identik dengan kekumuhan, konflik, dan ketertinggalan. Namun di balik stigma itu, kampung justru menjadi garda terdepan dalam mempertahankan ruang hidup dari berbagai bentuk ketidakadilan: penggusuran, bentrokan lahan, hingga perampasan wilayah adat. Ironisnya, ketika warga kampung mempertahankan haknya, respons yang muncul […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 303
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe berbincang dengan mahasiswa saat kunjungan ke Asrama Babullah II Ternate di Manado, Senin (27/10/2025).

    Wakil Gubernur Maluku Utara Kunjungi Tiga Asrama Mahasiswa di Manado

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Manado (BALENGKO) – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, melakukan kunjungan ke tiga asrama mahasiswa asal Maluku Utara yang berada di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin pagi (27/10/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. […]

  • Source : Istimewa

    Kohati HMI Ternate Desak Evaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian Terkait Dugaan Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Korps HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Ternate mendesak Pemerintah Kota Ternate segera mengevaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian menyusul adanya dugaan kekerasan terhadap siswi kelas 5 oleh oknum keamanan sekolah. Selain kekerasan fisik, sekolah tersebut juga dilaporkan mengalami berbagai kasus perundungan hingga intimidasi terhadap orang tua wali. Kegagalan Pengawasan Sekolah Kohati menilai rentetan […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Wakil Ketua GP Ansor Maluku Utara

    Ansor Maluku Utara Ketahanan Pangan Menuju Kemandirian

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Kata ‘Ansor’ diambil dari ismun-nama organisasi yang menaungi gerakan pemuda Nahdlatul Ulama. Dalam paruh pertama tahun 1900-an, ismun-nama ini dipilih oleh para ulama dan pendiri Gerakan Pemuda Ansor untuk organisasi pemuda NU. Penentuan ismun-nama ini bukan dilakukan secara asal-asalan-sembarangan, tetapi melalui proses tafakkur arrasikhun yang syamilah-mendalam. Organisasi pemuda NU ini pada akhirnya diberi ismun-nama ‘Ansor’, […]

expand_less