Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Aliansi Peduli Iran Demo Kedubes AS dan Kemenlu: Kecam Agresi Militer, Tuntut Perlindungan WNI

Aliansi Peduli Iran Demo Kedubes AS dan Kemenlu: Kecam Agresi Militer, Tuntut Perlindungan WNI

  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA (BALENGKO) – Ratusan massa Aliansi Peduli Iran (API) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (6/3/2026), untuk mengecam serangan militer AS terhadap Iran. Massa yang terdiri dari Pemuda Muslimin DKI, SEMMI Jakarta Raya, dan LMND DKI Jakarta ini menilai agresi tersebut melanggar hukum internasional dan mengancam stabilitas ekonomi global.

Koordinator Lapangan API, Rizky, menegaskan bahwa serangan sepihak tersebut melanggar Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB mengenai larangan agresi terhadap kedaulatan negara lain.

Ancaman Ekonomi dan Hukum Internasional

Dalam orasinya, Rizky menyoroti dampak konflik di Selat Hormuz yang berpotensi memicu lonjakan harga energi di Indonesia. Sebagai jalur distribusi minyak dunia, ketegangan di kawasan tersebut dinilai akan membebani rakyat kecil akibat kenaikan harga bahan bakar.

“Ini bukan sekadar konflik regional, melainkan ancaman serius terhadap Jus Cogen atau norma hukum internasional yang melarang agresi dan kejahatan perang,” ujar Rizky di depan Kedubes AS.

Desak Peran Aktif Kemenlu RI

Ketua PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, mendesak Pemerintah Indonesia menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. Ia meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memprioritaskan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di zona konflik.

“Sesuai UU No. 37 Tahun 1999, perlindungan terhadap mahasiswa dan pekerja migran di Timur Tengah harus menjadi prioritas melalui langkah diplomasi dan persiapan evakuasi,” tegas Yanto.

Sementara itu, Ketua LMND DKI Jakarta, Randen Akagits, menyebut agresi militer ini merupakan instrumen kapitalisme global dan imperialisme untuk mengamankan akumulasi modal di kawasan tersebut.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan API

Aksi yang berlangsung tertib tersebut menghasilkan empat tuntutan utama kepada pemerintah dan lembaga internasional:

  1. Kecam Agresi Militer: Mengutuk serangan sepihak AS dan sekutunya yang merusak tatanan hukum internasional.
  2. Peran PBB: Mendesak Dewan Keamanan PBB segera menghentikan eskalasi konflik guna mencegah krisis kemanusiaan.
  3. Stabilitas Ekonomi: Meminta Pemerintah RI mengantisipasi kenaikan harga energi nasional demi menjaga daya beli masyarakat sesuai Pasal 33 UUD 1945.
  4. Perlindungan WNI: Menuntut perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia di kawasan terdampak melalui koordinasi internasional yang cepat.

Massa menutup aksi dengan menyerahkan pernyataan sikap kepada perwakilan instansi terkait sebagai bentuk komitmen sipil terhadap perdamaian dunia.

  • Penulis: Agung Gumelar
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahabuddin Lumbessy Ketua PC IKA PMII Sula

    PC IKA PMII Kepulauan Sula Beri Masukan untuk Sukseskan MUSWIL IKA PMII ke-IV

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Sanana (BALENGKO) – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kepulauan Sula masa khidmat 2025–2030 memberikan masukan terhadap pelaksanaan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) IKA PMII ke-IV. Masukan tersebut disampaikan guna mewujudkan tujuan utama kegiatan, sebagaimana tema besar MUSWIL kali ini: “Rekonsiliasi dan Konsolidasi IKA PMII untuk Maluku Utara Bangkit.” PC IKA PMII Kepulauan […]

  • Kolaborasi DKP dan Warga, Taman Lelong Ternate Dibersihkan dari Tanaman Air

    DKP Ternate Bersihkan Taman Lelong dari Tanaman Air pada Hari Clean Up Day

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Taman Lelong, salah satu ikon ruang publik di Kota Ternate, dipenuhi tanaman air yang mengganggu estetika dan fungsi kolam. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate turun tangan langsung melakukan aksi pembersihan pada Sabtu sore (27/9/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Clean Up Day. Kepala DKP Kota Ternate, Faisal Harun […]

  • FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    FEDERALISME FISKAL MALUT: Menyelamatkan Malut dari Kubangan Kemiskinan.

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi Yogyakarta
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Paradoks yang Paradoksal Maluku Utara hari ini merupakan studi kasus paling telanjang tentang bagaimanapertumbuhan ekonomi bisa berjalan sepenuhnya lepas dari kesejahteraan rakyat. Provinsi inimencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Indonesia sebesar 34% sepanjang tahun 2025 dansempat menyentuh 39,10% pada kuartal III tahun 2025 yang nyaris seluruhnya ditopanghilirisasi nikel di dua kawasan, yakni, Halmahera Tengah dan Timur. Pada […]

  • Anggota Fatayat NU Tidore membagikan sembako kepada warga sekitar

    Fatayat NU Tidore Kegiatan Rutin Bulanan Berbagi Sembako

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    Tidore (Balengko Space) – Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan kembali digelar dengan berbagi sembako kepada masyarakat sekitar, Selasa (30/9/2025). Program ini menjadi salah satu wujud kepedulian organisasi perempuan Nahdlatul Ulama terhadap warga yang membutuhkan. Pada kegiatan bulan ini, Fatayat NU Tidore kegiatan rutin bulanan berupa pembagian sembako disalurkan kepada dua keluarga penerima manfaat. Meski […]

  • BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    BEM UNIPAS Morotai Desak Polres Usut Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Intimkara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 200
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (UNIPAS) Morotai secara resmi mendesak Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai untuk segera mengambil tindakan hukum terkait dugaan pelanggaran tata ruang dan lingkungan oleh PT Intimkara. Desakan ini muncul menyusul adanya pengakuan dari pihak perusahaan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai bahwa aktivitas pembukaan […]

  • HMI Cabang Pulau Morotai mengecam dugaan tindakan represif oknum Satpol PP saat demo di kantor Bupati. Kasatpol PP sebut kontak fisik hal biasa karena cuaca panas.

    Normalisasi Kekerasan? Kasatpol PP Morotai Sebut Pukuli Aktivis HMI “Hal Biasa”

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muzijad Mandea
    • visibility 867
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI, BALENGKO SPACE – Gelombang protes yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tertindas (ARIT) di depan Kantor Bupati Pulau Morotai berakhir ricuh pada Senin (4/5/2026) pagi. Aksi yang melibatkan koalisi besar organisasi mahasiswa dan rakyat tersebut diwarnai dugaan tindakan represif Satpol PP Morotai terhadap sejumlah demonstran. Aliansi ARIT sendiri merupakan gabungan dari berbagai organisasi lintas […]

expand_less