Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » DEKONSTRUKSI TAMANSISWA: TRANSFORMASI DARI “TAMAN SISWA” MENJADI “TAMAN ORANGTUA”

DEKONSTRUKSI TAMANSISWA: TRANSFORMASI DARI “TAMAN SISWA” MENJADI “TAMAN ORANGTUA”

  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 417
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tamansiswa, yang secara historis lahir sebagai antitesis terhadap hegemoni kolonial, kini justru terjebak dalam hegemoni usang di dalam tubuhnya sendiri. Cita-cita revolusioner Ki Hadjar Dewantara untuk memerdekakan manusia secara lahir dan batin tampak kehilangan daya ledaknya di era modern ini. Alih-alih bertransformasi menjadi poros pemikiran pendidikan kontemporer, organisasi ini justru mengalami kemandekan struktural yang sangat memprihatinkan. Ketika ormas-ormas besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama terus berlari membangun peradaban lewat institusi pendidikan yang progresif, Tamansiswa seolah berjalan di tempat. Keagungan masa lalu kini hanya menjadi alat legitimasi bagi kemalasan berpikir untuk menyusun konsep-konsep pendidikan baru yang relevan dengan zaman. Ironisnya, institusi yang seharusnya memproduksi wacana tanding (counter-discourse) pendidikan nasional ini justru tenggelam dalam romantisme sejarah yang ahistoris. Kegagalan bersaing ini bukanlah kebetulan sejarah, melainkan produk langsung dari patologi struktural yang menggerogoti jantung organisasi.

Patologi struktural ini paling terang benderang terlihat pada komposisi elite Majelis Luhur Tamansiswa yang terjebak dalam sindrom gerontokrasi. Nama-nama sepuh seperti Ki Sri-Edi Swasono, Ki Pardimin, Ki Saur Panjaitan, hingga Ki Gandung Ngadina terus mendominasi ruang- ruang pengambilan keputusan strategis. Kehadiran mereka secara sosiologis mengonfirmasi terjadinya oligarki elitis, di mana sirkulasi kekuasaan hanya berputar pada generasi yang sama selama puluhan tahun. Dalam analisis fungsionalisme struktural Talcott Parsons, sebuah sistem akan mengalami disfungsi jika subsistem adaptasinya lumpuh total akibat kekakuan struktur. Kelumpuhan adaptasi di Tamansiswa terjadi karena para pemangku kebijakan di usia senja secara alamiah memiliki jarak epistemologis yang terlampau jauh dengan realitas generasi mutakhir. Akibatnya, kebijakan yang diproduksi cenderung bersifat konservatif, berorientasi pada pemeliharaan status quo, dan alergi terhadap gempuran disrupsi global. Taman Siswa kini telah bermutasi dari sebuah lokomotif pergerakan yang dinamis menjadi sekadar “Taman Orangtua” yang kedap terhadap kritik dan perubahan.

  • Penulis: Ain Dadong/ Ketua BEM UST Yogyakarta
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Iras

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akbar Mangoda

    Bukan Sekadar Jaga Harga, Akbar Mangoda Minta Pasar Murah Morotai Jadi Penyelamat Nasib Petani Lokal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO)– Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun, ia menekankan agar momentum ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga stabilitas harga, tetapi juga instrumen untuk menyejahterakan petani lokal. Akbar menyarankan agar […]

  • Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Resmi Lepas Jamaah Haji 2025 di Ternate

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 885
    • 0Komentar

    Ternate (Balengkospace.com) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Haji asal Maluku Utara pada Selasa, 6 Mei 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Asrama Haji Ternate dan dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah tokoh penting daerah. Tampak hadir perwakilan dari Kapolda Maluku Utara, Kajati […]

  • Mantan Pelatih Timnas U-17 Iwan Setiawan Hadir Beri Coaching Clinic, Bangkitkan Semangat Pemain Muda Tidore

    Mantan Pelatih Timnas U-17 Iwan Setiawan Hadir Beri Coaching Clinic, Bangkitkan Semangat Pemain Muda Tidore

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Balengko Space – Tidore, 23 Mei 2025 – Mantan pelatih Timnas Indonesia U-17, Iwan Setiawan, hadir di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saremo Putra, Kelurahan Tambula, Kota Tidore Kepulauan, untuk memberikan coaching clinic kepada para pemain muda di Lapangan Stadion Marimoi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025. Iwan Setiawan datang bersama Coach Muhlis Nur […]

  • Gubernur Maluku Utara Kunjungi Bank Sampah di Ternate, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    Gubernur Maluku Utara Kunjungi Bank Sampah di Ternate, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    Ternate, (23/3/25) – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengunjungi Bank Sampah yang berada di Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, pada Minggu (23/3/25). Dalam kunjungan ini, ia didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate, Muhammad Syafei, dan Koordinator Containder, Chiko Molle. Gubernur Sherly bertemu langsung dengan warga setempat di Kantor Kelurahan untuk melihat inisiatif pengelolaan […]

  • Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Sofifi, Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Kepala Daerah di Jakarta, pada Minggu, 23 Februari 2025, Sarbin Sehe tiba di Ternate. Pagi ini, Senin, 24 Februari 2025, hari pertama Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dimulai dengan memimpin apel perdana yang diadakan di Gosale Puncak, tepatnya di halaman kantor Gubernur Provinsi Maluku […]

  • Suasana meriah lomba 17 Agustus dengan iringan lagu wajib nasional

    Lagu Wajib Nasional untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 667
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, suasana meriah terasa di berbagai daerah. Beragam perlombaan, mulai dari panjat pinang hingga tarik tambang, menjadi ciri khas perayaan. Namun, kemeriahan tersebut akan terasa lebih lengkap dengan lantunan lagu-lagu wajib nasional yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme. Berikut daftar lagu wajib nasional […]

expand_less