SMIT Geruduk Mabes Polri, Laporkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Maluku Utara
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar

Source : Istimewa
JAKARTA (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat (13/2/2026). Massa menuntut penindakan tegas terhadap sindikat rokok ilegal yang dinilai telah merugikan negara dalam skala masif di wilayah Maluku Utara.
Koordinator Lapangan SMIT, Valdo JR, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, Pelabuhan Tobelo diduga kuat menjadi pintu masuk utama ribuan karton rokok tanpa pita cukai merek Rastel dan Omni.
“Ini bukan sekadar pedagang kecil, melainkan sindikasi rapi. Praktik ini merusak persaingan usaha dan merampok potensi penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) negara,” ujar Valdo dalam orasinya.
SMIT menilai peredaran produk ilegal tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun tanpa ada upaya penertiban yang serius. Valdo menuding adanya pembiaran oleh aparat penegak hukum setempat, mengingat produk-produk tersebut sangat mudah ditemukan di pasar Halmahera dan sekitarnya.
“Jika aparat tidak segera memutus jalur logistiknya, wibawa hukum kita sedang dipertaruhkan di depan mafia rokok,” tegasnya.
Atas dasar tersebut, massa SMIT menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Mabes Polri:
- Copot Kapolda Maluku Utara karena dianggap lalai dan melakukan pembiaran terhadap peredaran barang ilegal.
- Copot Kapolres Halmahera Utara atas kegagalan pengawasan di wilayah hukumnya, khususnya terkait aktivitas di Pelabuhan Tobelo.
- Mendesak Mabes Polri untuk segera menangkap dan mengadili aktor intelektual serta pelaku distribusi barang ilegal di Maluku Utara.
Aksi tersebut berakhir dengan penyerahan berkas tuntutan. Massa mengancam akan kembali melakukan aksi dengan skala lebih besar jika tidak ada langkah konkret dari Mabes Polri dalam waktu dekat.
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Agung Gumelar

Saat ini belum ada komentar