Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » KABAR NUSANTARA » Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

Saint Yowza: Menjaga Semangat HipHop di Kota Ruteng Lewat “Keep The Flame”

  • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
  • visibility 643
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Instagram St.Yowza

Musik HipHop semakin mendapat tempat di hati para pecinta musik Indonesia, bahkan di kota lain seperti Ruteng, Flores, NTT. Salah satu rapper yang terus menjaga semangat ini adalah Saint Yowza, yang baru saja merilis single terbarunya berjudul “Keep The Flame”. Dalam wawancara ini, Saint Yowza berbagi cerita tentang inspirasi, proses kreatif, dan perjuangannya untuk menjaga atmosfer HipHop di kampung halamannya.

Inspirasi di Balik “Keep The Flame”

“Keep The Flame” adalah sebuah lagu yang lahir dari semangat kebersamaan. Lirik di bagian chorus, seperti “We come and keep the flame, jadi jang coba padamkan. We come and keep the flame, hustle ni takkan terhentikan”, menggambarkan perjuangan Saint Yowza bersama komunitas Rap/HipHop di Ruteng untuk terus berkarya, meski tantangan sering datang menghadang.

“Ini tentang bagaimana saya dan teman-teman di Ruteng tetap menjaga atmosfer Rap/HipHop di kota kecil ini,” kata Saint Yowza. “Walau ada halangan, kami ingin menegaskan bahwa kami tidak akan berhenti menghasilkan karya.”

Proses Kreatif yang Penuh Eksperimen

Saint Yowza mengungkapkan bahwa meski proses kreatifnya tidak jauh berbeda dari sebelumnya, ada fokus lebih pada eksplorasi beat. “Saya menggunakan sampling dari lagu lawas untuk membuat musik Trap yang sesuai dengan selera saya,” jelasnya. Tantangan utama terletak pada proses memilih bagian lagu lawas yang tepat untuk dijadikan sample.

“Untuk lirik dan recording, prosesnya cukup lancar. Namun, pembuatan beat membutuhkan perhatian khusus, karena saya ingin hasilnya benar-benar menyatu dengan vibe lagu ini,” tambahnya.

Pesan untuk Pendengar

Bagi Saint Yowza, “Keep The Flame” adalah sebuah deklarasi. Pesan utama yang ingin disampaikan melalui lagu ini adalah bahwa semangat berkarya tidak boleh padam. “Saya dan teman-teman tidak akan berhenti untuk menjaga atmosfer Rap/HipHop di Ruteng. Kami ingin pendengar merasakan bahwa semangat kami adalah api yang terus menyala.”

Kolaborasi dan Dukungan Komunitas

Dalam lagu ini, Saint Yowza berkolaborasi dengan Soulroots, rapper senior yang memiliki pengalaman besar di Jogja. Proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Richard Yerussa alias Trappache Music, sementara produksi video melibatkan Renol, Riko, dan berbagai kolektif di Ruteng seperti Represent 0385, Distro McDev, dan Rolling Out Sunday.

“Dukungan dari teman-teman komunitas sangat luar biasa. Mereka membantu saya dari properti hingga lokasi video. Ini menunjukkan bahwa karya ini lahir dari semangat kolektif,” kata Saint Yowza.

Perkembangan Gaya Bermusik

Saint Yowza juga melihat adanya perubahan dalam pendekatan bermusiknya. “Saya semakin tertarik dengan beat Trap yang dipadukan dengan sample lagu lawas ala JID, serta ketukan beat ala Isaiah Rashad dan Aaron May,” ungkapnya. Eksplorasi ini mencerminkan evolusi Saint Yowza sebagai musisi yang terus tumbuh dan bereksperimen.

Menyalakan Api Semangat Rap/HipHop

Dengan “Keep The Flame”, Saint Yowza membuktikan bahwa meski berasal dari kota kecil, semangat untuk berkarya bisa menembus batas. Lagu ini tidak hanya tentang musik, tetapi juga tentang menjaga mimpi dan atmosfer HipHop di Ruteng, NTT.

Bagi Saint Yowza, api semangat itu harus terus menyala, dan ia ingin memastikan bahwa flame itu tak pernah padam. “Rap bukan hanya tentang lagu, tapi juga tentang budaya, komunitas, dan semangat untuk terus maju,” tutupnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta lomba gerak jalan indah SD di Halmahera Tengah memeriahkan HUT RI ke-80

    Lomba Gerak Jalan Indah SD Meriahkan HUT RI ke-80 di Halmahera Tengah

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 475
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar lomba gerak jalan indah Halmahera Tengah untuk siswa SD pada Selasa (12/8/2025) di Kecamatan Weda. Panitia mencatat 16 tim dari SD Negeri, MI, dan SDIT ikut memeriahkan acara tersebut. Setiap tim menampilkan formasi kreatif, kekompakan langkah, dan semangat nasionalisme. Wakil Bupati Membuka Lomba Gerak Jalan Indah Halmahera Tengah […]

  • SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    SEKOLAH TANPA BEBAN, BELAJAR DENGAN TENANG

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Saya merasa takjub dengan kata-kata bijak yang dimunculkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, yakni: “Sekolah tanpa Beban, Belajar dengan Tenang”. Jika kata-kata bijak ini dialih-bahasakan kedalam bahasa Arab menjadi “madrasatun biduuni a‘baain diraasiyyatin bihuduu’in”. Saya serius memikirkan makna yang terkandung dibalik kata-kata bijak ini. Menurut ijtihad saya, ini sebuah kalam (ungkapan) yang […]

  • Kegiatan Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I di depan Lab Pendidikan Geografi Unkhair, anggota membaca dan berdiskusi untuk tingkatkan literasi.

    Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I Tingkatkan Literasi Anggota

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 597
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE– Ternate, (15/8/25), Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I menjadi program literasi rutin untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada 13 Agustus 2025 di depan ruang Lab Pendidikan Geografi, Universitas Khairun. Pengurus menyediakan berbagai buku sosial, novel, dan pendalaman Alkitab. Peserta membaca buku pilihan, lalu mempresentasikan ringkasan bacaan […]

  • Source : Istimewa

    KETIKA BERNALAR KRITIS DIBUNGKAM

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, istilah critic kadang diperuntukkan kepada orangnya. Sementara Poerwadarminta [1904-1968], kritik berarti kemelut, keadaan genting. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kritik adalah kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya atau pendapat orang lain. Maka, orang yang ahli dalam memberikan pertimbangan-pembahasan tentang baik dan buruknya sesuatu disebut kritikus. […]

  • Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, KAYOA BARAT – Jeritan masyarakat kawasan pesisir dan kepulauan terkait pelayanan dasar kembali mencuat. Warga di Pulau Muari, khususnya yang bermukim di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan pemadaman listrik total yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Juli 2026. Pemadaman listrik berhari-hari yang kerap berulang dalam beberapa waktu terakhir ini […]

  • Diskusi publik GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 untuk kesejahteraan petani Kota Tidore

    GP Ansor Tidore Gelar Diskusi Publik Bahas APBD 2026 dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Tidore Kepulauan, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menggelar diskusi publik ke-2 dengan tema “APBD 2026: Mengukur Visi Misi Wali Kota Tidore Wujudkan Kesejahteraan Petani” pada Jumat (22/8/2025) di Sabua Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa. GP Ansor Kota Tidore Kepulauan menghadirkan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian, Abdul […]

expand_less