Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Analisis Kritis 1 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Sherly Tjoanda

Analisis Kritis 1 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Sherly Tjoanda

  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 278
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Satu tahun delapan bulan telah berlalu sejak Sherly Tjoanda Laos resmi dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara pada Februari 2025. Memasuki akhir 2026, nama Sherly menjadi sorotan nasional tidak hanya karena statusnya sebagai gubernur perempuan pertama di Provinsi tersebut, tetapi juga karena lonjakan tingkat kepuasan publik yang mencengangkan. Survei Indikator Politik Indonesia per Maret 2026 mencatat angka kepuasan sebesar 85,1% terhadap kinerjanya—sebuah angka yang sangat tinggi untuk kepala daerah yang baru menjabat kurang dari dua tahun. Namun, dalam demokrasi yang sehat, angka kepuasan yang tinggi harus dibaca secara kritis. Apakah angka tersebut murni refleksi dari keberhasilan pembangunan struktural, ataukah lebih didorong oleh faktor popularitas personal dan program-program populis jangka pendek? Opini ini akan membedah sisi terang dan bayangan dari kepemimpinan Sherly Tjoanda Laos, menelusuri jejak rekam fiskal, kebijakan publik, serta tantangan struktural yang masih mengintai di balik senyum puas masyarakat Maluku Utara atas kepemimpinannya.

Sisi Terang—Akselerasi Fiskal dan Gaya Kepemimpinan Humanis

Tidak dapat dimungkiri, Sherly membawa angin segar dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu capaian paling konkret adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam perubahan ABPD tersebut, PAD Maluku Utara ditetapkan sebesar Rp 3,3 triliun—meningkat 18,6 % dari APBD induk. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 1,6 triliun atau naik 39 %—sementara dana transfer mencapai 1,697 triliun atau meningkat 4 %. Lonjakan drastis ini menunjukkan adanya optimalisasi sumber daya lokal, terutama dari sektor pertambangan dan kelautan, yang selama ini mungkin belum tergali maksimal. Selain itu, konsistensi Maluku Utara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI di bawah komandonya menegaskan perbaikan sistem akuntabilitas keuangan. Langkah simbolis namun bermakna juga ditunjukkan ketika ia memilih untuk tidak menggunakan anggaran pribadi (hak budget) sebesar Rp 548 juta yang dialokasikan dalam APBD 2026. Gestur ini membangun narasi “pemimpin sederhana” yang resonan dengan kondisi ekonomi masyarakat pasca-pandemi. Gaya komunikasi Sherly yang luwes, sering turun langsung ke lapangan, dan responsif terhadap keluhan warga melalui media sosial berhasil menciptakan kedekatan emosional (emotional proximity). Dalam politik pencitraan modern, kedekatan ini sering kali diterjemahkan oleh publik sebagai bentuk kepedulian nyata, yang berkontribusi besar terhadap tingginya angka kepuasan survei.

Bayangan Masalah—Krisis Arus Kas dan Potret Kesejahteraan ASN

Di balik gemerlap angka PAD dan survei kepuasan, terdapat realitas pahit yang dihadapi oleh aparatur sipil negara (ASN) di Maluku Utara. Pada pertengahan 2026, Gubernur Sherly secara terbuka mengakui bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengalami keterbatasan arus kas (cash flow). Kondisi ini berimbas langsung pada keterlambatan pembayaran Tunjangan Kinerja (TK) dan bahkan gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sebagai solusi darurat, pemerintah Provinsi Maluku Utara dihalalkan mengambil langkah kontroversial—pemotongan TPP (Tunjangan Performance) sebesar 10% untuk ASN level staf dan PPPK mulai Juli hingga Desember 2026. Bagi seorang Gubernur yang citranya dibangun di atas rasa empati, seharusnya pemotongan pendapatan pegawai negeri sipil itu berbasis kinerja—tidak boleh dipukul rata pemotongannya karena PNS itu ada yang rajin kerja dan banyak juga yang malas kerja—yang merupakan tulang punggung birokrasi pelayanan publik—adalah paradoks yang sulit dijelaskan. Kritik utama yang muncul adalah—Jika PAD sudah melonjak hingga Rp1,620 triliun, mengapa cash flow Pemerintah justru macet? Ini mengindikasikan adanya masalah serius dalam manajemen kas, proyeksi penerimaan yang terlalu optimistik, atau struktur belanja yang tidak efisien. Ketergantungan pada Dana Transfer Pusat yang dikabarkan turun hingga 50% juga memperparah situasi, namun seharusnya hal ini bisa diprediksi jauh-jauh hari dalam penyusunan RAPBD.

Analisis Program—Antara Populisme dan Pembangunan Berkelanjutan

Kepemimpinan Sherly banyak disoroti karena program-program yang bersifat cepat terlihat (quick wins), seperti bantuan sosial, perbaikan infrastruktur skala kecil, dan program pendidikan gratis. Program-program ini memang efektif mendongkrak popularitas, namun pertanyaan besarnya adalah—Apakah Maluku Utara sedang bergerak menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan? Provinsi Maluku Utara memiliki potensi emas, nikel, dan kelautan yang luar biasa. Namun, laporan-laporan lapangan menunjukkan bahwa manfaat dari industri ekstraktif ini belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat akar rumput di luar pusat-pusat pertambangan.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara
  • Editor: Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yance Sayuri Cetak Hattrick, Malut United Hajar PSIS Semarang 5-1 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate

    Yance Sayuri Cetak Hattrick, Malut United Hajar PSIS Semarang 5-1 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Ternate (balengkospace.com) – Malut United tampil tajam saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat malam, 16 Mei 2025. Tim tuan rumah menang telak 5-1. Yance Sayuri jadi bintang utama lewat hattrick gemilangnya. Gol pertama datang pada menit ke-15. Yance Sayuri mencetak gol setelah menyambar bola muntah hasil tembakan Chino yang ditepis kiper […]

  • Asril Sermaf berpose usai ditetapkan sebagai Formatur Ketua Umum Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum HMI Cabang Yogyakarta dalam Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa (RAKLB) Ke-I yang digelar di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

    Komisariat (P) Ali Maksum Resmi Berdiri, RAKLB Ke-I Tetapkan Formatur dan Caretaker

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta resmi mendirikan Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum melalui Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa Ke-1 (RAKLB Ke-I) yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H) bertempat di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta. Forum tertinggi komisariat tersebut menetapkan M. Asril Sermaf sebagai […]

  • Tumpukan sampah di Pelabuhan SpeedBoat Sofifi, bukti Kurangnya Kesadaran Lingkungan?

    Tumpukan sampah di Pelabuhan SpeedBoat Sofifi, bukti Kurangnya Kesadaran Lingkungan?

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Sumber Dok : @Mimi.nabiu Sofifi kembali menjadi sorotan publik setelah video berdurasi 27 detik yang diunggah akun Instagram @mimi.nabiu pada Minggu (12/1/24) memicu keprihatinan masyarakat. Dalam video tersebut terlihat jelas tumpukan sampah mencemari pesisir pantai di sekitar pelabuhan speedboat Sofifi. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait pengelolaan sampah dan kebersihan di kawasan tersebut. Mimi Nabiu, pengunggah […]

  • Penampilan puisi “Alam & Manusia” di Living Law Art Stage Yogyakarta menghadirkan kritik tajam terhadap eksploitasi alam dan ketidakadilan masyarakat adat.

    “Alam & Manusia” di Living Law Art Stage: Seni sebagai Kritik Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 270
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA — Suasana penuh refleksi menyelimuti gelaran Living Law Art Stage, sebuah panggung seni yang melampaui batas estetika untuk menjadi medium kritik sosial yang tajam. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian publik adalah kolaborasi multidimensi bertajuk “Alam & Manusia”. Karya orisinal dari Andika Budi Saputra ini dibawakan melalui aksi visual yang menggandeng […]

  • Makan bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Wujudkan SDM Unggul dan Kurangi Stunting

    Makan bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Wujudkan SDM Unggul dan Kurangi Stunting

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Balengko Space – Hari ini, Senin (6/1/2024), sekolah-sekolah resmi menjalankan Program Makan Bergizi Gratis. Presiden dan Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, menjadikan program ini sebagai prioritas utama untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Pemerintah memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi dengan baik dan berkualitas demi meningkatkan kualitas pangan dan gizi […]

  • M. Ade Bahtiar, SKM., MM., Bendahara Umum PC GP Ansor Kota Tidore Kepulauan, saat memberikan keterangan pers terkait rencana pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor tahun 2025 di Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan.

    GP Ansor Kota Tidore Kepulauan Akan Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD)

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara, akan kembali melaksanakan agenda kaderisasi formal melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) pada bulan Jumadil Akhir 1447 H mendatang. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5–8 Desember 2025 di Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan. PKD akan diikuti oleh […]

expand_less