Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » LBH Ansor Ternate Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

LBH Ansor Ternate Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Kader Banser di Tangerang

  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • visibility 400
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Ternate mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida di Kota Tangerang. Insiden ini dinilai sebagai bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat.

Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera bertindak profesional dan transparan dalam mengusut kasus tersebut.

“Kami mendesak aparat kepolisian segera menangkap dan memproses hukum para pelaku pengeroyokan. Tidak boleh ada tebang pilih, apalagi pembiaran, karena kejadian ini jelas melukai rasa keadilan dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas Zulfikran dalam keterangan persnya, Minggu (28/9/25).

Bukti Video Pengeroyokan

Menurut Zulfikran, bukti di lapangan cukup kuat untuk menjerat para pelaku. Rekaman video pengeroyokan bahkan telah beredar luas di media sosial, memperlihatkan korban dipukul dan dianiaya hingga mengalami luka serius. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

LBH Ansor Ternate meminta aparat penegak hukum memberikan perlindungan maksimal kepada korban dan keluarganya, termasuk jaminan layanan medis yang layak.

“Negara harus hadir, bukan hanya dengan janji, tetapi dengan tindakan nyata,” sambung Zulfikran.

Imbauan Menjaga Kondusivitas

Di sisi lain, LBH Ansor Ternate juga mengimbau seluruh kader Ansor dan Banser agar tetap tenang serta tidak melakukan tindakan sepihak.

“Perjuangan kita adalah melalui jalur hukum. Mari kawal proses ini secara damai dan konstitusional,” ujarnya.

Komitmen Advokasi

Sebagai bentuk tanggung jawab, LBH Ansor Ternate menyatakan siap memberikan pendampingan hukum dan advokasi publik bila diperlukan. Zulfikran juga mengajak masyarakat sipil dan media ikut mengawal proses hukum agar berjalan transparan, akuntabel, dan bebas intervensi.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran penting. Tidak boleh ada lagi kekerasan yang dibiarkan tanpa hukuman. Hukum harus tegak untuk semua, demi menjaga marwah keadilan dan rasa aman bagi rakyat,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Dari Sajdah ke Kesadaran: Ramadan dan Tanggung Jawab Menjaga Bumi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Gilang Hi Adam
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Di awal bulan Ramadan ini, mari kita berhenti sejenak. Sebab di tengah ibadah yang kita jalani, ada ketertindasan yang terus berlangsung di hadapan mata dan batin kita.Ramadan bukan sekadar menahan lapar, dahaga, dan nafsu. Ia seharusnya menjadi latihan empati—agar kita tidak lagi memandang penderitaan sebagai sesuatu yang biasa. Lebih dari itu, puasa adalah momentum kesetaraan. […]

  • Dies Natalis ke-14: SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Mencetak Tenaga Medis Petarung Sejati Berintegritas

    Dies Natalis ke-14: SMK Kesehatan Safa Atthiyyah Mencetak Tenaga Medis Petarung Sejati Berintegritas

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – SMK Kesehatan Safa Atthiyyah menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (Dies Natalis) ke-14 pada Sabtu, (19/9/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan sekolah ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pulau Morotai, tokoh masyarakat, akademisi, serta seluruh civitas akademika sekolah. Perayaan tahun ini mengusung semangat refleksi perjalanan 14 tahun lembaga pendidikan kesehatan tersebut […]

  • Source : Istimewa

    Kohati HMI Ternate Desak Evaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian Terkait Dugaan Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 327
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Korps HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Ternate mendesak Pemerintah Kota Ternate segera mengevaluasi Kepala SDN 32 Kalumata Galian menyusul adanya dugaan kekerasan terhadap siswi kelas 5 oleh oknum keamanan sekolah. Selain kekerasan fisik, sekolah tersebut juga dilaporkan mengalami berbagai kasus perundungan hingga intimidasi terhadap orang tua wali. Kegagalan Pengawasan Sekolah Kohati menilai rentetan […]

  • BEM Se-Riau Desak Kejaksaan Kabupaten Bengkalis Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR

    BEM Se-Riau Desak Kejaksaan Kabupaten Bengkalis Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Bengkalis, (11/2/25) – Menyikapi lemahnya penindakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi di Kabupaten Bengkalis, khususnya yang melibatkan dugaan penyalahgunaan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saya, Sarifah Aini, selaku Koordinator Daerah Bengkalis BEM Se-Riau, dengan tegas menyatakan keprihatinan kami atas kondisi ini. Dugaan Korupsi yang Merugikan Masyarakat Dugaan korupsi […]

  • Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Ada fenomena aneh tapi nyata kawan pada rezim kepemimpinan Rektorat di IAIN Ternate saat ini. Memang ada Rektor, Wakil Rektor satu, dua, dan tiga. Namun, ada jabatan yang lebih tinggi dari seorang Rektor dan sangat besar pengaruhnya dalam mengambil sebuah kebijakan strategis tapi sangat menyebalkan. Jabatan itu diistilah dengan “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate yang […]

  • Sekretaris Departemen Advokasi Hukum dan Kebijakan HMP UGM, Moh. Resa, S.H. Source : Istimewa

    HMP UGM Mengecam Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Brimob di Tual yang Menyebabkan Anak Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 22 Februari 2026 — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (HMP UGM) mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brigade Mobil Polda Maluku di Kota Tual yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis, 19 Februari 2026. Korban, pelajar berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal, […]

expand_less