Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketika sebuah rumah sakit meraih Akreditasi Paripurna, publik biasanya langsung membayangkan layanan yang nyaman, peralatan yang lengkap, tenaga medis yang bekerja dengan tenang, dan sistem manajemen yang berjalan rapi. Seperti hotel bintang lima, begitulah kira-kira bayangan dari Akreditasi Paripurna yang dihadiahi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo pada  penghujung tahun 2023.

Di atas kertas, prestasi ini tentu sangat membanggakan. Tapi apakah realitasnya sejalan? masyarakat dan tenaga kesehatan tentu tahu jawabannya – realitasnya tidak sesederhana sertifikat yang dipajang di dinding.

RSUD Jailolo adalah satu-satunya rumah sakit di Halmahera Barat. Artinya, tidak ada tempat rujukan lain bagi masyarakat untuk mencari pertolongan ketika sakit datang tiba-tiba. Semua harapan, semua kecemasan, semua pertaruhan nyawa tertumpuk di satu fasilitas ini. Olehnya itu, ketika akreditasi paripurna diumumkan banyak yang berharap besar. Mungkin akan ada perubahan, mungkin ini awal perbaikan, mungkin saja layanan akan menjadi lebih baik.

Namun justru setelah gelar itu diraih, berbagai keluhan mengalir tidak hanya dari luar, melainkan dari dalam. Tenaga medis, dokter spesialis, perawat pelaksana, dan orang-orang yang berjuang di garis terdepan, mengeluhkan hal-hal yang sangat mendasar. Bukan hal mewah, bukan permintaan berlebihan, tetapi kebutuhan pokok dalam pelayanan kesehatan. Obat sering kosong, alat pemeriksaan penunjang tidak tersedia, alat kesehatan habis pakai banyak yang tidak ada. Semua ini membuat tenaga medis bekerja dengan beban pikiran berlapis-lapis.

Bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kalau alat sarana penunjang penegakan diagnosa dan pemberian terapi tidak tersedia? Padahal bulan November 2025, Klaim BPJS Rawat Inap dan Rawat Jalan RSUD Jailolo terbayarkan 1,7 Milyar. Ironisnya obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) banyak yang tidak tersedia.

Jalur transfer pasien yang terbuka tanpa penutup, pasien yang sedang dalam kondisi lemah, rentan, bahkan mungkin kritis, harus melewati jalur yang langsung terpapar hujan atau panas. Ini bukan hanya soal kenyamanan, Ini soal keselamatan dan martabat manusia dalam situasi sakit. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan standar penilaian Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Pasien.

Semua itu terasa janggal bila disandingkan dengan predikat Paripurna. Seakan ada jurang besar antara label dan kenyataan.

Jika melihat data Harmoni BPKP tahun 2025 Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur tahun 2024 53,3%. Angka dibawah 60% menunjukkan tingkat pemanfaatan tempat tidur yang rendah dan dapat mengindikasikan adanya masalah dalam manajemen atau kualitas pelayanan Rumah Sakit .

Data ini tidak serta-merta menunjukkan kualitas buruk, tentu saja banyak faktor mempengaruhi. Tetapi data ini cukup menjadi pengingat, bahwa RSUD Jailolo memikul beban besar dan karenanya manajemennya harus benar-benar kuat, bukan sekadar kuat di dokumen akreditasi.

Tenaga kesehatan di RSUD Jailolo sudah bekerja keras. Mereka seringkali mengisi kekurangan dengan kreativitas dan keikhlasan, namun dedikasi tidak bisa selamanya menutupi masalah struktural. Karena pada titik tertentu, sistem manajemen yang menentukan apakah sebuah rumah sakit bisa melayani masyarakat dengan baik atau tidak.

Predikat Paripurna bukan sekadar gelar seremonial. Ia adalah janji – janji kepada masyarakat, bahwa rumah sakit ini memenuhi standar tertinggi dalam pelayanan. Namun ketika janji itu tidak sepenuhnya tampak dalam pelayanan sehari-hari, wajar jika muncul keresahan di berbagai ruang publik terkait pelayanan RSUD Jailolo.

RSUD Jailolo seharusnya bisa menjadi kebanggaan. Rumah sakit ini punya potensi besar, dengan predikat Paripurna, dengan dukungan Pemerintah Daerah, dan dengan tenaga kesehatan yang berdedikasi. RSUD Jailolo bisa menjadi contoh – bukan hanya contoh prestasi administratif, tetapi contoh mutu layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Maka dari itu, manajemen perlu membuka mata, melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, mendengar keluhan tenaga medis tanpa defensif, melihat kebutuhan yang tidak terpenuhi, bukan sekadar membaca laporan di atas meja kerja. Meningkatkan kesejahteraan Pegawai, membenahi tata kelola obat, memastikan alat kesehatan tersedia, serta memperhatikan keamanan pasien. Hal-hal sederhana ini dampaknya luar biasa besar.

Masyarakat tidak menuntut rumah sakit yang sempurna. Mereka hanya berharap rumah sakit satu-satunya ini layak, aman, dan manusiawi. Akreditasi Paripurna adalah titik awal, perbaikan adalah langkah berikutnya. Harapan yang sederhana, tetapi sangat berarti untuk menjadikan RSUD Jailolo benar-benar sebagai rumah sakit berpredikat Paripurna.

Ini refleksi atas realitas yang sama-sama kita hadapi, bukan upaya menjatuhkan apalagi mempermalukan. Ini upaya untuk mengingatkan, bahwa ada tanggung jawab besar yang sedang ditanggung RSUD Jailolo – yang tidak bisa diselesaikan dengan janji manajemen yang hanya berakhir didepan mata kamera atau ujung pena pewarta.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    PKB Pulau Taliabu Apresiasi Terpilihnya Muhajrin Bailusy sebagai Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Sosok Visioner dan Perekat Alumni

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Pulau Taliabu (BALENGKO), — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Pulau Taliabu menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ketua DPC PKB Kota Ternate, Sahabat Muhajrin Bailusy, yang secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030. Ucapan ini disampaikan langsung […]

  • Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (27/2/25) – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura) di Lapangan Ngaralamo (Salero), Kota Ternate, pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Sosialisasi Bank Indonesia untuk Masyarakat […]

  • NAHKODA BARU: Ketua Umum terpilih PKPM NUKU Yogyakarta periode 2025–2026, Nurfina Ahmad (tengah), berfoto bersama peserta usai ditetapkan dalam Kongres XXII di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, Kamis (22/1/2025).(Foto: Istimewa)

    Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Baru

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 161
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Perkumpulan Keluarga dan Mahasiswa Nuku (PKPM NUKU) Yogyakarta resmi menetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum periode 2025–2026. Penetapan ini dilakukan dalam Kongres ke-XXII yang dirangkaikan dengan Simposium Kepemimpinan di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, 16–22 Januari 2026. Kongres yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi ini berjalan demokratis meski sempat mengalami perpanjangan jadwal […]

  • HMI

    Arah Baru Komsariat Janabadra: HMI Komisariat Janabadra Canangkan “Rekonstruksi Arah Perkaderan” Sambut Era 5.0

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 6 Desember 2025 – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Janabadra Cabang Yogyakarta baru saja menggelar acara pelantikan pengurus periode 2025–2026. Acara ini menjadi momentum penting dengan diangkatnya tema sentral: “Rekonstruksi Arah Perkaderan Komsariat Janabadra Demi Menciptakan Kader Umat dan Kader Bangsa dalam Pergulatan 5.0.” Panggilan Jiwa untuk Pembaharuan Kaderisasi Ketua Umum HMI Komisariat […]

  • Rektor UNUTARA Dr. M. Nasir Tamalene (kanan) bersama Dubes RI di Uzbekistan, Prof. Siti Ruhaini Dzuhayatin (tengah) . Kunjungan ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan PTNU untuk berkarir sebagai tenaga pendidik sains di sekolah internasional Uzbekistan. (Foto: Istimewa)

    LPTNU Jajaki Kerja Sama Pendidikan di Uzbekistan, Siapkan Lulusan Berwawasan Global

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 467
    • 0Komentar

    TASHKENT (BALENGKO) — Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Indonesia melakukan kunjungan strategis ke Uzbekistan untuk menjajaki kolaborasi pendidikan internasional. Langkah ini bertujuan memperkuat posisi perguruan tinggi NU di kancah global serta membuka peluang karier bagi lulusannya di kawasan Asia Tengah. Pertemuan Strategis di Kedutaan Besar Delegasi yang terdiri dari sejumlah rektor perguruan tinggi NU […]

  • Anggota DPD RI Hasbi Yusuf mendesak penyelesaian proporsional konflik lahan TNI AU di Morotai guna menyeimbangkan kedaulatan negara dan hak-hak masyarakat.

    Hasbi Yusuf Desak Penyelesaian Proporsional Konflik Lahan TNI AU di Morotai

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Komite III DPD RI, Hasbi Yusuf, mengeluarkan pernyataan tegas terkait sengketa lahan menahun antara TNI Angkatan Udara (AU) dan masyarakat di Pulau Morotai. Ia mendesak agar penyelesaian konflik tersebut dilakukan secara proporsional dengan mengedepankan prinsip keadilan bagi semua pihak. Pernyataan ini disampaikan Hasbi usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-II MD […]

expand_less