Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Dr. Lukman Tamhir Dilantik Jadi Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan

Dr. Lukman Tamhir Dilantik Jadi Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan

  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SOFIFI, BALENGKO SPACE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tidore Kepulauan (Tikep) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Kota Ternate, resmi dilantik menjadi Kepala MAN 2 Tikep pada Selasa (21/04/2026).

Pelantikan jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini membawa harapan besar bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Maluku Utara. Dr. Lukman berkomitmen melanjutkan serta mengembangkan inovasi yang telah dirintis oleh kepala madrasah sebelumnya, Nurlela Usman, S.Pd., yang memasuki masa purna tugas.

Dalam visi kepemimpinannya, Dr. Lukman menitikberatkan pada integrasi Gerakan Literasi Madrasah (Galatama) ke dalam kurikulum, terutama pada mata pelajaran PAI, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan budaya baca. Ia bertekad mengalihkan paradigma literasi konvensional menuju literasi kritis dan digital.

“Transformasi yang saya usung di MAN 2 Tikep adalah menyiapkan siswa menghadapi Festival Galatama di Maluku Utara. Siswa diharapkan tidak hanya mengonsumsi informasi, tetapi mampu mengolah, memfilter, dan menciptakan konten bermanfaat dengan ‘ruh’ keislaman yang kuat,” ungkap Lukman.

Tiga Pilar Utama dan Motto “CERDAS” Sebagai sosok dengan latar belakang kuat di bidang kurikulum dan riset, Dr. Lukman merumuskan transformasinya melalui tiga pilar strategis:

  1. Akselerasi Madrasah Riset & Karya Tulis Ilmiah (KTI).
  2. Transformasi Literasi Digital.
  3. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Deep Learning, dan Ekoteologi.

Keluarga besar civitas akademika MAN 2 Tikep menyambut positif nakhoda baru ini. Dengan kualifikasi Doktor Manajemen Pendidikan, Dr. Lukman dianggap memiliki modal kuat untuk membawa madrasah menjadi branding unggul dan role model.

Untuk memperkuat visi tersebut, MAN 2 Tikep mengusung motto baru “CERDAS” yang merupakan akronim dari Cekatan, Empati, Religius, Disiplin, Amanah, dan Santun. Melalui motto ini, mutu lulusan diharapkan tidak hanya unggul secara digital dan memiliki daya saing tinggi, tetapi juga kokoh secara spiritual maupun kultural. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    peserta simulasi BHD di Pantai Falajawa bersama Komunitas Pijar NC.

  • Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Zidni Ilman Warnangan
    • visibility 972
    • 0Komentar

    Krisis ekologis Indonesia hari-hari ini tidak dapat dipahami sebagai persoalan teknis dalam tata kelola lingkungan.

  • Analisis Kemiskinan dalam Perspektif Islam dan Sosiologi

    Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Pernah terjadi pelaksanaan seminar bertajuk tentang kemiskinan yang ditinjau dari perspektif Islam, yang dihadiri oleh beberapa profesor Islam dalam seminar tersebut. Salah seorang profesor Islam di antara mereka mengemukakan pendapatnya begini: “Problem kemiskinan tidak dapat kita atasi, karena Allah Swt yang mengatur rezeki.” Profesor itu kemudian mengutip ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan sebagai basis argumennya secara […]

  • NAHKODA BARU: Ketua Umum terpilih PKPM NUKU Yogyakarta periode 2025–2026, Nurfina Ahmad (tengah), berfoto bersama peserta usai ditetapkan dalam Kongres XXII di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, Kamis (22/1/2025).(Foto: Istimewa)

    Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Baru

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 135
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Perkumpulan Keluarga dan Mahasiswa Nuku (PKPM NUKU) Yogyakarta resmi menetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum periode 2025–2026. Penetapan ini dilakukan dalam Kongres ke-XXII yang dirangkaikan dengan Simposium Kepemimpinan di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, 16–22 Januari 2026. Kongres yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi ini berjalan demokratis meski sempat mengalami perpanjangan jadwal […]

  • Foto: Jamaah IKA-PMII Kota Tidore Kepulauan bersama warga Nahdliyin mengikuti Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025).

    Sambut Tahun Baru 2026, IKA-PMII Tikep Gelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menggelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025). Istighosah dipimpin oleh Kiai Anim Fatahna dan berlangsung khidmat. Kehadiran sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) turut menambah semangat jamaah yang memadati masjid. Dalam […]

  • Fahrul Abd Muid, Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Maluku Utara.

    Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam […]

expand_less