Manasik Haji Mandiri Pekan Kelima: Jemaah Ternate Praktik Langsung Tata Cara Umrah
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jemaah haji Ternate simulasi tata cara umrah. (Source:Istimewa)
BALENGKO SPACE, TERNATE – Ratusan calon jemaah haji Kota Ternate mengikuti praktik langsung tata cara pelaksanaan ibadah umrah dalam kegiatan Manasik Haji Mandiri pekan kelima, Minggu (20/9/2026). Kegiatan yang bertema “Praktik Umrah” ini digelar di Masjid Quba, Asrama Haji Transit Ngade, Kota Ternate, dengan tujuan membekali jemaah keterampilan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci pada tahun 1448 H/2027 M.
Para jemaah diajak mempraktikkan mulai dari cara mengenakan pakaian ihram, melafalkan niat, memahami larangan selama berihram, hingga menjalankan rukun dan wajib umrah secara berurutan.

Kepala Seksi Bina dan Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate, Hj. Nelly, S.E., yang memantau jalannya kegiatan, menekankan pentingnya penguasaan praktik bagi kemandirian jemaah.
“Manasik mandiri ini menjadi bagian vital untuk membekali calon jemaah agar mereka tidak hanya paham secara konsep, tetapi juga mampu melaksanakan ibadah dengan benar, tertib, dan mandiri saat nanti berada di Mekkah,” ujar Hj. Nelly di sela-sela kegiatan.
Untuk memastikan materi tersampaikan dengan akurat, lima pembimbing haji bersertifikat turun langsung mendampingi jemaah. Mereka adalah Ustadz H. Lukman Hatari, Ustadz H. Muhammad Abdullah, Ustadz H. Fauji Abdullah, Ustadz H. Maskur Sapsuha, dan Ustadz H. Mu’min Arif. Para pembimbing memberikan koreksi instan jika ditemukan kekeliruan dalam gerakan atau bacaan jemaah selama simulasi berlangsung.
Suasana di area praktik terlihat interaktif. Jemaah tampak antusias mencoba setiap tahapan, sambil aktif mengajukan pertanyaan terkait situasi spesifik yang mungkin dihadapi di lapangan. Metode learning by doing atau belajar sambil praktik ini dinilai efektif meminimalkan risiko kesalahan prosedur ibadah di masa depan.
Salah seorang peserta manasik menyatakan bahwa pendampingan intensif dari para ustadz bersertifikat sangat membantu menghilangkan keragu-raguan. “Dengan dipraktikkan langsung dan dikoreksi di sini, kami jadi lebih percaya diri dan tidak bingung lagi saat nanti benar-benar melaksanakan umrah di sana,” katanya.
Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate merancang program Manasik Haji Mandiri ini dalam 15 kali pertemuan yang dilaksanakan setiap pekan. Materi disusun secara bertahap, mulai dari pengetahuan dasar, manasik haji, hingga praktik lapangan.
Melalui rangkaian pelatihan intensif ini, Pemkot Ternate berharap calon jemaah hajinya tidak hanya siap secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki disiplin ilmu agama yang mumpuni sehingga dapat menjalankan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat.
- Penulis: Mursid
- Editor: Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar