Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Don Dasco: Pembisik Keadilan yang Mengoreksi Ketimpangan Hukum di Indonesia

Don Dasco: Pembisik Keadilan yang Mengoreksi Ketimpangan Hukum di Indonesia

  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menilai langkah rehabilitasi terhadap Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta abolisi terhadap Thomas Trikasih Lembong, bukan sekadar keputusan politik biasa. Keduanya adalah contoh paling baru bagaimana negara kembali mengoreksi proses hukum yang dianggap tidak selaras dengan nilai keadilan.

Dan dalam dua peristiwa ini, ada satu nama yang konsisten muncul di garis depan:
Prof. Dr. Sufmi “don” Dasco Ahmad.

Hukum Tidak Selalu Menemukan Kebenaran

Sebagai lembaga bantuan hukum, kami memahami betul bagaimana sistem hukum sering bergerak tanpa nurani. Tidak jarang hukum berjalan, tetapi kebenaran tertinggal. Tidak sedikit kasus yang didorong oleh tekanan kekuasaan, permainan agenda, atau kekeliruan prosedural.

Dalam banyak kesempatan, masyarakat hanya bisa pasrah karena semua pintu koreksi seolah tertutup.

Namun dalam dua momentum besar ini, negara mengambil langkah korektif:
• Abolisi untuk Tom Lembong, dan
• Rehabilitasi penuh untuk Dirut ASDP, Ira Puspadewi, beserta direksi lain.

Kedua keputusan ini tidak lahir dari ruang hampa. Ada tangan dan pikiran yang bekerja untuk memastikan Presiden mendapat perspektif yang utuh tentang cacat keadilan dalam perkara tersebut.

Menurut LBH Ansor Malut, peran itu dimainkan oleh Don Dasco

Kami tidak menyanjung. Kami menilai berdasarkan fakta politik-hukum yang tampak.

Dalam setiap momen koreksi negara, Don Dasco selalu berada dalam posisi strategis:
• menyerap laporan masyarakat,
• menimbang ulang fakta hukum yang terabaikan,
• mengingatkan eksekutif ketika hukum berjalan melenceng dari asas fairness,
• dan memastikan keputusan final negara tidak dibajak oleh kepentingan tertentu.

Di negeri yang sistem hukumnya sering terjebak dalam formalitas kaku, peran ini penting.
Sangat penting.

Mengapa LBH Ansor Malut Menyebutnya “Pembisik Keadilan”?

Karena pembisik keadilan bukan orang yang memperhalus situasi.
Ia justru orang yang mengoreksi arah.

Ia memberi desakan moral pada pimpinan negara ketika prosedur hukum telah gagal menangkap substansi.

Ia mendorong koreksi negara bukan dengan sentimentalitas, tapi dengan keberanian politik.

Dalam konteks abolisi Tom Lembong dan rehabilitasi Dirut ASDP Ira Puspadewi, LBH Ansor Malut melihat pola yang sama:
keberanian untuk memastikan keadilan substantif menang, meski harus berhadapan dengan tekanan opini dan resistensi lembaga penegak hukum.

Apresiasi yang Tetap Kritis

LBH Ansor Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas peran strategis Don Dasco. Namun kami tetap memberikan batas tegas:
• Rehabilitasi dan abolisi bukan hak istimewa elite.
• Mekanisme koreksi tidak boleh menjadi alat melindungi pelaku korupsi.
• Keputusan negara harus tetap berbasis fakta yang objektif, bukan negosiasi kepentingan.
• Transparansi harus dijaga agar masyarakat memahami alasan dan dasar koreksi tersebut.

Apresiasi tidak berarti kehilangan kewaspadaan. Justru sebaliknya semakin besar kekuasaan korektif, semakin besar pula tanggung jawab moralnya.

Kesimpulan

Dalam situasi hukum yang sering kali pincang, Indonesia membutuhkan figur yang berani menegakkan keadilan di luar diksi legalisme sempit. Dalam dua peristiwa besar abolisi Tom Lembong dan rehabilitasi Dirut ASDP Ira Puspadewi LBH Ansor Malut melihat peran itu dijalankan oleh:

Prof. Dr. Sufmi “Don” Dasco Ahmad

Pembisik keadilan. Penegur nurani negara. Korektor ketika hukum tersesat.

Begitulah pandangan LBH Ansor Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sahrul Ali Poipessy
    • visibility 999
    • 0Komentar

    Hermeneutika pembebasan berangkat dari pendekatan yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi dalam rangka untuk memahami Al-Qur’an. Pendekatan ini merupakan salah satu cara dan alternatif baru dalam menafsirkan teks suci dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan eksploitasi. Dalam pengembangannya, Hanafi banyak dipengaruhi oleh pemikiran Hans-Georg Gadamer dan Edmund Husserl yang merupakan dua […]

  • GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Kulon Progo (Balengko Space) – Semangat persatuan dan pembinaan kader muda NU mewarnai kegiatan Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kulon Progo. Acara tersebut digelar pada Ahad, 25 Mei 2025, di Pondok Pesantren Al-Miftah, Nanggulan. Mengusung tema “Satu […]

  • Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    Kabupaten Morowali, yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, memiliki potensi alam yang luar biasa. Kabupaten ini menjadi pusat industri dan ekonomi karena sumber daya alamnya yang melimpah, terutama dalam pertambangan, kelautan, dan pertanian/perkebunan. Tetapi potensi alam yang luar biasa ini juga membawa tantangan hukum yang signifikan, baik dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang […]

  • DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Implementasi reformasi kebijakan dalam pengalokasian Dana Alokasi Umum (DAU) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang kemudian membagi DAU ini menjadi DAU yang berjenis kelamin Block Grant dan DAU yang berjenis kelamin Specific Grant. Pemerintah Pusat melakukan reformasi kebijakan pengalokasian Dana Alokasi Umum tersebut […]

  • Polres Pulau Morotai Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat” Melalui Sinergi Lintas Sektor

    Polres Pulau Morotai Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat” Melalui Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Pulau Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, ini menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk mempertegas dedikasi sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang profesional serta humanis. Upacara yang […]

  • MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

    MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai sukses menyelenggarakan Expo Seni Kelulusan (Expo Art and Graduation) yang dirangkaikan dengan Wisuda Tahfiz Angkatan II Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut dihadiri oleh dewan guru, orang tua siswa, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai. Ketua Panitia, Mukmin […]

expand_less