Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Don Dasco: Pembisik Keadilan yang Mengoreksi Ketimpangan Hukum di Indonesia

Don Dasco: Pembisik Keadilan yang Mengoreksi Ketimpangan Hukum di Indonesia

  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menilai langkah rehabilitasi terhadap Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), serta abolisi terhadap Thomas Trikasih Lembong, bukan sekadar keputusan politik biasa. Keduanya adalah contoh paling baru bagaimana negara kembali mengoreksi proses hukum yang dianggap tidak selaras dengan nilai keadilan.

Dan dalam dua peristiwa ini, ada satu nama yang konsisten muncul di garis depan:
Prof. Dr. Sufmi “don” Dasco Ahmad.

Hukum Tidak Selalu Menemukan Kebenaran

Sebagai lembaga bantuan hukum, kami memahami betul bagaimana sistem hukum sering bergerak tanpa nurani. Tidak jarang hukum berjalan, tetapi kebenaran tertinggal. Tidak sedikit kasus yang didorong oleh tekanan kekuasaan, permainan agenda, atau kekeliruan prosedural.

Dalam banyak kesempatan, masyarakat hanya bisa pasrah karena semua pintu koreksi seolah tertutup.

Namun dalam dua momentum besar ini, negara mengambil langkah korektif:
• Abolisi untuk Tom Lembong, dan
• Rehabilitasi penuh untuk Dirut ASDP, Ira Puspadewi, beserta direksi lain.

Kedua keputusan ini tidak lahir dari ruang hampa. Ada tangan dan pikiran yang bekerja untuk memastikan Presiden mendapat perspektif yang utuh tentang cacat keadilan dalam perkara tersebut.

Menurut LBH Ansor Malut, peran itu dimainkan oleh Don Dasco

Kami tidak menyanjung. Kami menilai berdasarkan fakta politik-hukum yang tampak.

Dalam setiap momen koreksi negara, Don Dasco selalu berada dalam posisi strategis:
• menyerap laporan masyarakat,
• menimbang ulang fakta hukum yang terabaikan,
• mengingatkan eksekutif ketika hukum berjalan melenceng dari asas fairness,
• dan memastikan keputusan final negara tidak dibajak oleh kepentingan tertentu.

Di negeri yang sistem hukumnya sering terjebak dalam formalitas kaku, peran ini penting.
Sangat penting.

Mengapa LBH Ansor Malut Menyebutnya “Pembisik Keadilan”?

Karena pembisik keadilan bukan orang yang memperhalus situasi.
Ia justru orang yang mengoreksi arah.

Ia memberi desakan moral pada pimpinan negara ketika prosedur hukum telah gagal menangkap substansi.

Ia mendorong koreksi negara bukan dengan sentimentalitas, tapi dengan keberanian politik.

Dalam konteks abolisi Tom Lembong dan rehabilitasi Dirut ASDP Ira Puspadewi, LBH Ansor Malut melihat pola yang sama:
keberanian untuk memastikan keadilan substantif menang, meski harus berhadapan dengan tekanan opini dan resistensi lembaga penegak hukum.

Apresiasi yang Tetap Kritis

LBH Ansor Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas peran strategis Don Dasco. Namun kami tetap memberikan batas tegas:
• Rehabilitasi dan abolisi bukan hak istimewa elite.
• Mekanisme koreksi tidak boleh menjadi alat melindungi pelaku korupsi.
• Keputusan negara harus tetap berbasis fakta yang objektif, bukan negosiasi kepentingan.
• Transparansi harus dijaga agar masyarakat memahami alasan dan dasar koreksi tersebut.

Apresiasi tidak berarti kehilangan kewaspadaan. Justru sebaliknya semakin besar kekuasaan korektif, semakin besar pula tanggung jawab moralnya.

Kesimpulan

Dalam situasi hukum yang sering kali pincang, Indonesia membutuhkan figur yang berani menegakkan keadilan di luar diksi legalisme sempit. Dalam dua peristiwa besar abolisi Tom Lembong dan rehabilitasi Dirut ASDP Ira Puspadewi LBH Ansor Malut melihat peran itu dijalankan oleh:

Prof. Dr. Sufmi “Don” Dasco Ahmad

Pembisik keadilan. Penegur nurani negara. Korektor ketika hukum tersesat.

Begitulah pandangan LBH Ansor Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi damai Forum BEM Se-DIY memperingati Hari Jadi Yogyakarta ke-269 dengan tema Maklumat Jogja: Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang.

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi Damai: Maklumat Jogja, Demokrasi Tanpa Kekerasan dan Budaya sebagai Penopang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 8 Oktober 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Yogyakarta ke-269, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Se–Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM Se-DIY) menggelar aksi damai bertajuk “Menggugah Maklumat Jogja: Demokrasi Tanpa Kekerasan, Budaya sebagai Penopang.” Aksi ini bukan sekadar seremonial peringatan, melainkan refleksi moral dan politik terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin […]

  • Roni Zaenuri

    Wacana Revisi Perda Miras dan Pelacuran Ditentang, SAPMA PP: Bisa Rusak Moral Generasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kota Tangerang (BALENGKO) — Wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol serta Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran menuai penolakan dari berbagai pihak. Kedua perda tersebut rencananya masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kota Tangerang tahun 2026. Namun, sejumlah elemen masyarakat menilai revisi aturan […]

  • Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    Tabaru Meletus lagi : Warga Desa Goin berjaga dalam kewaspadaan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 856
    • 0Komentar

    Sumber foto : Wilton Nyoma Halmahera Barat : Sabtu (11/1/25) Gunung Tabaru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan meletus dan memuntahkan awan panas pada pukul 19.50 WIT. Erupsi kali ini memunculkan pemandangan dramatis dengan lava pijar, gumpalan awan, dan abu vulkanik yang menyelimuti Desa Goin, Kecamatan Ibu, Halmahera Barat. Wilton Nyoma, salah seorang warga Desa Goin, […]

  • Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut

    Menggugat “Rektornya Rektor”: Menanti Fajar Baru Kepemimpinan Visioner.

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Ada fenomena aneh tapi nyata kawan pada rezim kepemimpinan Rektorat di IAIN Ternate saat ini. Memang ada Rektor, Wakil Rektor satu, dua, dan tiga. Namun, ada jabatan yang lebih tinggi dari seorang Rektor dan sangat besar pengaruhnya dalam mengambil sebuah kebijakan strategis tapi sangat menyebalkan. Jabatan itu diistilah dengan “Rektornya Rektor” di IAIN Ternate yang […]

  • Perang melawan tirani adalah keharusan untuk hidup sebagaimana mestinya

    Perang melawan tirani adalah keharusan untuk hidup sebagaimana mestinya

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Yusril S. Pom (Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan)
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Kesejahteraan dan kebebasan merupakan cita-cita mendasar setiap manusia. Setiap orang berhak menjalani hidup secara bermartabat tanpa tekanan, ketidakadilan, maupun perlakuan sewenang-wenang. Ketika penindasan dan ketidakadilan menjadi praktik yang dinormalisasi, nilai-nilai kemanusiaan pun tercederai. Dalam konteks tersebut, perlawanan terhadap praktik penindasan bukanlah pilihan emosional, melainkan tuntutan etis. Upaya ini diperlukan agar kelompok-kelompok yang termarjinalkan dapat menjalankan […]

  • Kejutan dari Timur! Malut United Tundukkan Persib dan Meroket di Klasemen Liga 1 Indonesia

    Kejutan dari Timur! Malut United Tundukkan Persib dan Meroket di Klasemen Liga 1 Indonesia

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Ternate, 2 Mei 2025 – Malut United kembali membuktikan ketangguhannya di Liga 1 Indonesia. Bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Kie Raha, Laskar Kie Raha sukses mengalahkan Persib Bandung dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 13 pertandingan sekaligus memperkuat posisi mereka di klasmen atas liga 1 Indonesia. Sejak menit […]

expand_less