PMII Ternate Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Syarat Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Pemkot Diminta Beri Klarifikasi
- calendar_month Rab, 3 Des 2025
- visibility 431
- comment 0 komentar
Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Safrian Sula | Sumber foto : Istimewa
Ternate (BALENGKO) – Proses penerimaan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Ternate pada tahun ini menyedot perhatian publik. Program tersebut pada dasarnya dinilai positif karena menjadi langkah penataan birokrasi sekaligus memberikan kepastian status bagi tenaga honorer untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Namun, munculnya dugaan adanya peserta yang lolos seleksi tanpa memenuhi persyaratan memicu tanggapan dari berbagai kalangan. Dalam Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 347 Tahun 2024 disebutkan bahwa peserta minimal harus memiliki masa pengabdian dua tahun. Beberapa laporan masyarakat menyebutkan terdapat peserta yang belum mencapai masa pengabdian tersebut tetapi tetap dinyatakan lulus. Informasi ini masih membutuhkan klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ternate, Safrian Sula, menjadi salah satu pihak yang memberikan perhatian terhadap isu tersebut.
“Sebagai Ketua PC PMII Ternate, saya berharap proses rekrutmen P3K paruh waktu berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan. Jika ada dugaan ketidaksesuaian syarat, tentu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” ujar Safrian.
Ia juga mendorong agar Pemerintah Kota Ternate menyampaikan keterangan resmi untuk memastikan keberlangsungan proses yang adil dan akuntabel.
“Kami meminta Pemkot Ternate dan pemangku kebijakan memberikan klarifikasi kepada publik agar persoalan ini terang dan tidak menimbulkan kegaduhan,” tambahnya.
Di sisi lain, hingga saat ini Pemerintah Kota Ternate belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Publik pun menantikan penjelasan lebih lanjut untuk memastikan proses seleksi berlangsung sesuai ketentuan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem rekrutmen aparatur.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Mursid Puko

Saat ini belum ada komentar